- 31 Perwira TNI AL Naik Pangkat, 25 Pecah Bintang, Ini Daftarnya
- 124 Hari Pelayaran Misi Muhibah Duta Bangsa, KRI Bima Suci Kembali ke Tanah Air
- KKP dan Pemprov Kepri Perkuat Sinergi Tata Kelola Ruang Laut
- Modernisasi Alat, Berdaya Saing Global, IPC TPK Panjang Resmi Operasikan Alat Baru
- Marinir TNI AL dan Tentara Amerika Pimpin Serbuan di Hawaii, Rebut Kembali Kadar Village
- Kasal Buka PORAL 2026, Jaring Bibit Atlet TNI AL dan Perkuat Sportivitas
- Tiga Pejabat Kabinet Diusir Mahasiswa UGM
- Pekan Olahraga Angkatan Laut 2026, Seskoal Tuan Rumah Cabor Bola Voli
- Burung Langka di Papua Nyaris Diselundupkan, Ketahuan Tim Gabungan TNI AL di KM Gunung Dempo
- KRI Beladau-643 Sukses Kawal Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Tapal Batas Kepri
Sempat Kisruh, Pelindo Regional 4 Pastikan Aktivitas Pelabuhan Ambon Normal dan Kondusif

Keterangan Gambar : Terminal Penumpang Pelabuhan Ambon kondusif dan berjalan normal pasca terjadinya keributan. Foto: Pelindo Regional 4
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAKASSAR: Pasca keributan antara sejumlah calon penumpang, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memastikan operasional di Terminal Penumpang Pelabuhan Ambon tetap berjalan normal seperti biasa.
Keributan dipicu beberapa calon penumpang terdiri dari oknum mahasiswa yang tidak menunjukkan tiket untuk masuk ke dalam terminal saat akan naik KM Dobonsolo pada Kamis (8/8/2024) sekira pukul 04.45 WIT.
Abdul Azis, Executive Director 4 Pelindo Regional 4 mengatakan usai kejadian tersebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak Pelindo Regional 4 Ambon, untuk memastikan operasional di Terminal Penumpang Pelabuhan Yos Sudarso Ambon tetap berjalan normal seperti biasa.
“Meskipun beberapa pintu kaca dan jendela pecah, Alhamdulillah pelayanan tetap normal dan segera dilakukan pembenahan untuk tetap memberi pelayanan yang nyaman kepada calon penumpang,” kata Abdul Azis.
Dia menambahkan, pada prinsipnya Pelindo selalu berupaya memberikan rasa nyaman, tertib, dan aman kepada para penumpang yang akan menggunakan seluruh fasilitas yang ada di Pelabuhan Ambon.
Pelindo sebagai pengelola Terminal Penumpang Pelabuhan Ambon juga memastikan semua fasilitas yang ada dapat digunakan dengan baik oleh para penumpang kapal.
“Kami sudah berkomitmen akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh customer, terutama para penumpang kapal,” tukas Abdul Azis.
General Manager Pelindo Regional 4 Ambon, Moh. Akira Fauzi mengungkapkan usai kejadian tersebut pihaknya langsung bergerak cepat melakukan pembersihan di Terminal Penumpang Pelabuhan Ambon.
Pihaknya juga memastikan keamanan dan kenyamanan para penumpang yang akan menggunakan fasilitas di Terminal Penumpang Pelabuhan Ambon.
“Saat ini kondisi di Pelabuhan Ambon cukup kondusif. Aktivitas operasional berjalan dengan normal seperti biasa. Seluruh fasilitas yang ada juga dapat digunakan dengan baik,” pungkas Akira.
Baca Lainnya :
- Arus Petikemas Internasional dan Domestik TPS Meroket, Segini Angkanya0
- Arus Petikemas Internasional dan Domestik TPS Meroket, Segini Angkanya0
- KSOP Sunda Kelapa Gandeng Politeknik Pelayaran Banten Latih Masyarakat Soal Keselamatan Pelayaran0
- Semester I-2024 Kinerja Pelindo Regional 4 Meningkat Layanan Kapal Tumbuh 6,01 Persen0
- Pelindo Siap Bangun Pelabuhan Batang Layani Kapal Tongkang & General Cargo Bobot 7000 DWT0
Informasi yang dihimpun indonesiamaritimenews.com sekitar 50 mahsiswa memaksa menumpang KM Dobonsolo rute Ambon-Jakarta. Saat pemeriksaan, petugas hanya mengizinkan 10 orang saja karena hanya mereka mengantongi tiket Ambon-Jakarta. Sedangkan puluhan lainnya tertahan di terminal. Hal inilah yang kemudian memicu keributan. (Bow/Oryza)











