- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih
- Kodaeral V Hadiri 700 Air Defence Run di Surabaya, Olahraga Terpadu dan Jaga Soliditas
- Pesawat ATR 42-500 Bawa 10 Orang Hilang Kontak di Kabupaten Maros Makassar
- Tim Gabungan TNI AL Amankan Terduga Penjual Senjata Api Ilegal
- Longsor di Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, 6 Warga Tewas, 84 Masih Dicari
- Peringati Bulan K3 2026, Pelindo Group Wilayah Makassar Gelar Donor Darah
10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
Operasi SAR Resmi Ditutup

Keterangan Gambar : Tim SAR mengevakuasi jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Balusaraung, Sulawesi Selatan. Foto Basarnas
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAKASSAR: Operasi pencarian tanpa lelah Tim SAR gabungan terhadap 10 korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 berakhir sukses. Di hari ketujuh proses pencarian, Jumat (23/1/2026) semua korban ditemukan.
Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Siaga Kantor SAR Makassar, Andi Sultan pun menangis sujud syukur. Dalam video yang diunggah akun Instagram resmi Kantor SAR Makassar, terlihat suasana haru di Posko saat menerima kabar dari tim lapangan, korban ke-10 telah ditemukan. Andi Sultan bersama tim SAR dan TNI AD di posko mengucap doa.
Baca Lainnya :
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi0
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung0
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih0
- Pesawat ATR 42-500 Bawa 10 Orang Hilang Kontak di Kabupaten Maros Makassar0
- Longsor di Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, 6 Warga Tewas, 84 Masih Dicari0
Andi bahkan sujud syukur, lalu sambil menahan tangis dia mengungkapkan hasil temuan jenazah korban ke 10. "Pada pukul 09.16 (WITA), Alhamdulilah, korban ditemukan. "Ya, korban ke-10 sudah ditemukan. Dan saat ini, sementara proses evakuasi. Terimakasih...," ucap Andi Sultan terbata-bata menahan tangis.
Kerja keras tiada henti di tengah kondisi medan yang penuh tantangan selama sepekan dan rasa letih Tim SAR gabungan, terbayar sudah.
Operasi SAR hari terakhir tersebut tim bergerak dengan melalui sandi 'sapu bersih', seperti diungkapkan oleh Asisten Operasi Kodam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Dody Triyo Hadi.
"Alhamdulillah, hari ketujuh kita bisa temukan seluruhnya, baik benda penting di pesawat maupun seluruh korban. Dan tepat dengan sandi hari ini kita gunakan 'sapu bersih', Allah meridhai sandi tersebut," jelas Dody.
Resmi Ditutup
Setelah ditemukannya 10 korban serta black box, operasi Search and Rescue (SAR) atau pencarian dan pertolongan kecelakaan pesawat ATR 42-500 resmi ditutup.
Operasi SAR resmi ditutup oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Jumat (23/1) malam. "Setelah mempertimbangkan hasil pencarian, evakuasi, serta evaluasi di lapangan, maka Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 ini kami nyatakan ditutup per hari ini,” jelas Syafii.
Hingga akhir operasi, tim SAR gabungan telah berhasil menemukan total 11 paket, terdiri dari 10 paket body pack dan 1 paket body part. Seluruh paket yang ditemukan telah diserahkan kepada Bidokkes Polda Sulawesi Selatan.
Dijelaskan Syafii, kotak hitam (black box) pesawat yang berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada hari kelima pencarian, telah diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
“Black box yang ditemukan saat ini sedang ditangani oleh KNKT untuk proses investigasi guna mengetahui penyebab kecelakaan pesawat secara teknis,” jelas Syafii.
Dijelaskan Syafii, Operasi SAR dapat dibuka kembali untuk dilakukan pencarian lanjutan bila hasil identifikasi menyatakan bahwa jumlah paket yang ditemukan tidak sesuai dengan data manifest penumpang.
Seperti diketahui, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat hendak menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pesawat tersebut membawa 7 kru dan 3 penumpang pegawai KKP. Daftar nama 10 korban pesawat ATR 42-500:
Kru:
1. Kapten Andi Dahananto,
2. Muhammad Farhan Gunawan
3. Hariadi
4. Restu Adi
5. Dwi Murdiono
6. Florencia lolita
7. Esther Aprilita
Penumpang (karyawan KKP):
1. Ferry Irawan dengan pangkat penata muda tingkat I dan jabatan analis kapal pengawas.
2. Deden Mulyana, penata muda tingkat I dengan jabatan pengelola barang milik negara.
3. Yoga Naufal dengan jabatan operator foto udara.
Pesawat tersebut jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. (Arry/Mar)











