- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
- IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau Bodong di Priok
- TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok
- PT Pelabuhan Tanjung Priok Torehkan Prestasi, Raih Gold Award di LCAP 2024/25 Vision Awards
- Penyelundupan 40 Ton Solar di Natuna Digagalkan TNI AL, Modus Angkut Cumi 50 Kg, ABK Pakai Narkoba
Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025

Keterangan Gambar : PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatat arus petikemas Tahun 2025 mencapai 2.827.256 TEUs atau naik sebesar 6% dari Tahun 2024 sebesar 2.673.125 TEUs. Angka ini merupakan performa dari tiga terminal Petikemas dibawah manajemen TTL, yaitu TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian.Foto:TTL
Indonesiamaritimenews.com (IMN),SURABAYA:PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatat arus petikemas Tahun 2025 mencapai 2.827.256 TEUs atau naik sebesar 6% dari Tahun 2024 sebesar 2.673.125 TEUs.
Angka ini merupakan performa dari tiga terminal Petikemas dibawah manajemen TTL, yaitu TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian.
Baca Lainnya :
- H+8 Nataru 2025/2026, Pelindo Layani 1,5 Juta Penumpang Angkutan Laut0
- Demo Sekitar Akses Terminal, TPK Kendari Pastikan Layanan Terminal Tetap Normal0
- Over Kapasitas, KKP Tunda Sementara Izin Kapal Berpangkalan di Muara Angke0
- Libur Nataru 2025/2026 Arus Penumpang Capai 962.777 orang, Pelindo: Layanan Pelabuhan Tetap Optimal0
- Sambut Nataru 2025/2026, Pelindo Multi Terminal Melayani Sepenuh Hati0
Pencapaian ini manifestasi dari meningkatnya kepercayaan global terhadap TTL sebagai hub perdagangan strategis di Jawa Timur.
Peningkatan arus petikemas selaras dengan tren pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) terus menunjukkan resiliensi, di mana aktivitas bongkar muat pelabuhan menjadi motor utama penggerak sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh stabil di angka 6,5% secara tahunan.
Performa ekspansif ini mencatat lonjakan layanan petikemas internasional dengan kenaikan sebesar 25%, meningkat signifikan dari 306.030 TEUs pada 2024 menjadi 382.612 TEUs pada 2025.
Pertumbuhan tersebut dipegaruhi adanya 34 unit kapal Petikemas adhoc serta 5 new service pelayaran petikemas internasional yang dilayani di TTL pada Tahun 2025.
Secara sektoral, lonjakan arus petikemas internasional ini didominasi oleh komoditas ekspor manufaktur seperti produk kimia, komponen elektronik, dan furnitur, serta impor bahan baku industri yang meningkat tajam seiring ekspansi kawasan industri di Jawa Timur.
Sejalan dengan penguatan konektivitas domestik melalui TPK Nilam dan TPK Berlian juga menunjukkan tren positif.
Selama periode tahun 2025, TPK Nilam mencatatkan pertumbuhan 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 437.211 TEUs menjadi 490.878 TEUs, ini dikarenakan tingginya permintaan komoditas barang konsumsi (fast-moving consumer goods), semen, dan produk besi baja menuju Banjarmasin, Kendari, Bau-Bau, dan Berau.
Di sisi lain, TPK Berlian juga mengalami pertumbuhan sebesar 3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 1.344.223 TEUs menjadi 1.386.570 TEUs. Capaian ini didominasi rute Makassar dan wilayah Indonesia Timur di TPK Berlian, yang banyak mengangkut komoditas pangan pokok dan bahan bangunan, membuktikan bahwa terminal ini memegang peranan kunci dalam menjaga stabilitas pasokan logistik nasional sesuai dengan visi ketahanan pangan 2025.
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menegaskan bahwa kepercayaan pengguna jasa adalah fondasi utama dari pencapaian ini dan adanya penambahan layanan baru serta kunjungan kapal internasional sepanjang tahun 2025 merupakan pengakuan nyata atas keunggulan operasional TTL.
TTL akan terus bertransformasi dan melakukan inovasi-inovasi untuk mewujudkan kualitas layanan yang prima,lanjutnya, perluasan sinergi dengan mitra strategis dan juga optimalisasi konektivitas logistik melalui integrasi layanan pelabuhan yang komprehensif akan terus kami lakukan guna menghadirkan nilai tambah yang nyata serta daya saing kompetitif bagi seluruh pengguna jasa.
Semangat memberikan layanan Operational and Commercial Excellent kepada pengguna jasa, PT Terminal Teluk Lamong terus bertransformasi untuk memberikan kepastian sandar dan kecepatan bongkar muat yang optimal. Menghadapi tahun 2026, dengan mengintegrasikan keunggulan infrastruktur dan sistem digitalisasi terminal petikemas, PT TTL siap berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan tantangan logistik Jawa Timur serta bagi kemajuan maritim Indonesia.(Riz/Mar)










