- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
- IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau Bodong di Priok
- TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok
- PT Pelabuhan Tanjung Priok Torehkan Prestasi, Raih Gold Award di LCAP 2024/25 Vision Awards
- Penyelundupan 40 Ton Solar di Natuna Digagalkan TNI AL, Modus Angkut Cumi 50 Kg, ABK Pakai Narkoba
Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%

Keterangan Gambar : Throughout IPC Terminal Petikemas menorehkan sejarah baru. Sepanjang tahun 2025, total throughput menembus 3.597.487 TEUs, tumbuh 13,2%.Foto: IPCTPK
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Throughout IPC Terminal Petikemas menorehkan sejarah baru. Sepanjang tahun 2025, total throughput menembus 3.597.487 TEUs, tumbuh 13,2% dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 3.177.939 TEUs.
Ini pencapaian tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, sekaligus menegaskan peran strategis IPC TPK sebagai penggerak arus logistik dan perdagangan ekspor-impor nasional, khususnya di wilayah barat Indonesia.
Capaian historis ini mencerminkan keberhasilan transformasi layanan dan penguatan daya saing terminal petikemas yang dilakukan IPC Terminal Petikemas secara berkelanjutan. Melalui peningkatan efisiensi operasional, pengembangan layanan, penguatan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan serta peningkatan kompetensi dan kapabilitas sumber daya manusia menjadi fondasi penting dalam mendukung operasional terminal yang semakin kompleks dan berstandar internasional.
Corporate Secretary IPC Terminal Petikemas, Pramestie Wulandary, menyampaikan pencapaian 3,6 juta TEUs merupakan hasil dari kepercayaan pengguna jasa serta sinergi kuat dengan seluruh stakeholder. “Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti nyata kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan IPC Terminal Petikemas.
Baca Lainnya :
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 20250
- H+8 Nataru 2025/2026, Pelindo Layani 1,5 Juta Penumpang Angkutan Laut0
- Demo Sekitar Akses Terminal, TPK Kendari Pastikan Layanan Terminal Tetap Normal0
- Over Kapasitas, KKP Tunda Sementara Izin Kapal Berpangkalan di Muara Angke0
- Libur Nataru 2025/2026 Arus Penumpang Capai 962.777 orang, Pelindo: Layanan Pelabuhan Tetap Optimal0
Inovasi berkelanjutan, peningkatan kualitas layanan, serta dibukanya sejumlah layanan baru baik reguler maupun adhoc menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan throughput sepanjang 2025,” ujarnya.
Kinerja positif juga tercermin pada capaian bulan Desember 2025 yang mencatatkan throughput sebesar 327.880 TEUs, meningkat 12% dibandingkan Desember 2024 sebesar 292.690 TEUs.
Dari total tersebut, petikemas domestik tercatat 247.153 TEUs, sementara petikemas internasional mencapai 80.727 TEUs, menunjukkan pertumbuhan yang seimbang antara arus logistik domestik dan internasional.
Sepanjang 2025, IPC Terminal Petikemas melayani 25 new service baik reguler maupun adhoc service, yang membuka peluang baru bagi pengguna jasa serta memperkuat ketersediaan armada pengangkut barang. Langkah ini turut mendorong kelancaran arus logistik dan memperluas konektivitas perdagangan nasional dan internasional.
Peningkatan kinerja juga terjadi di hampir seluruh area operasional IPC Terminal Petikemas. Di wilayah Tanjung Priok, kinerja meningkat 13,74%, disusul Area Panjang yang melonjak 24,5%, Area Teluk Bayur tumbuh signifikan sebesar 16,74%, Area Pontianak meningkat 7,4%, serta Area Palembang tumbuh 6,1%.
Sejalan dengan capaian tersebut, data Badan Pusat Statistik menunjukkan kinerja perdagangan nasional yang positif, di mana nilai ekspor nonmigas meningkat 7,07% menjadi US$244,75 miliar, sementara impor nonmigas naik 4,37% menjadi US$188,61 miliar, dengan surplus neraca perdagangan nonmigas Januari–November 2025 sebesar US$56,15 miliar.
Pramestie menyatakan capaian ini menjadi fondasi untuk pertumbuhan ke depan. “Pencapaian historis ini menjadi pijakan bagi IPC Terminal Petikemas untuk terus berinovasi dan memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder atas dukungan dan kolaborasi yang telah mengantarkan IPC Terminal Petikemas menembus capaian 3,6 juta TEUs untuk pertama kali,” tegasnya.(Arry/Mar)










