- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih
- Kodaeral V Hadiri 700 Air Defence Run di Surabaya, Olahraga Terpadu dan Jaga Soliditas
- Pesawat ATR 42-500 Bawa 10 Orang Hilang Kontak di Kabupaten Maros Makassar
- Tim Gabungan TNI AL Amankan Terduga Penjual Senjata Api Ilegal
- Longsor di Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, 6 Warga Tewas, 84 Masih Dicari
- Peringati Bulan K3 2026, Pelindo Group Wilayah Makassar Gelar Donor Darah
Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung

Keterangan Gambar : Tim SAR gabungan menemukan dan mengevakusi korban kedua jatuhnya pesawat ATR 42-500 di jurang kedalaman 500 meter Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026). Foto: Basarnas Makassar
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAKASSAR: Hari kedua operasi pencarian pesawat ATR 42-500, Senin (19/1/2026) Tim SAR gabungan kembali menemukan jenazah satu korban di jurang dengan kedalaman sekitar 500 meter dari puncak Gunung Bulusaraung.
Seperti diketahui, pesawat yang membawa 10 orang tersebut jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Sabtu (27/1) setelah sebelumnya hilang kontak.
Baca Lainnya :
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih0
- Pesawat ATR 42-500 Bawa 10 Orang Hilang Kontak di Kabupaten Maros Makassar0
- Longsor di Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, 6 Warga Tewas, 84 Masih Dicari0
- Deden Maulana Gugur dalam Tugas, KKP Berduka0
- Play Therapy, Cara Prajurit Jalasena Beri Trauma Healing Bagi Korban Bencana di Aceh0
Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan temuan tersebut merupakan hasil penyisiran lanjutan yang dilakukan tim pada Senin, 19 Januari 2026. “Kemarin (hari pertama) kita sudah menemukan satu korban. Kemudian hari ini juga telah ditemukan satu korban,” jelas Syafii di Makassar.
Korban kedua berjenis kelamin laki-laki ditemukan tidak jauh dari lokasi korban pertama, namun medannya jauh lebih ekstrem. Kedalaman jurang tempat korban ditemukan diperkirakan mencapai 500 meter.
Tim SAR gabungan rencananya akan mengevakuasi korban melalui jalur darat, karena kondisi cuaca belum memungkinkan melalui udara. Untuk memastikan identitas korban harus melalui proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan.
Seperdi diketahui, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat hendak menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pesawat tersebut membawa 7 kru dan 3 penumpang pegawai KKP. Daftar nama 10 korban pesawat ATR 42-500:
Kru:
1. Kapten Andi Dahananto,
2. Muhammad Farhan Gunawan
3. Hariadi
4. Restu Adi
5. Dwi Murdiono
6. Florencia lolita
7. Esther Aprilita
Penumpang (karyawan KKP):
1. Ferry Irawan dengan pangkat penata muda tingkat I dan jabatan analis kapal pengawas.
2. Deden Mulyana, penata muda tingkat I dengan jabatan pengelola barang milik negara.
3. Yoga Naufal dengan jabatan operator foto udara.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebelumnya menjelaskan, ketiga pegawai KKP tersebut sedang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara, atau air surveillance di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia.
Dijelaskan Trenggono, selama ini KKP memang menjalankan tugas air surveillance, bekerja sama dengan IAT sebagai operator pesawat untuk beroperasi di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, khususnya pengawasan di daerah-daerah perbatasan. (Arry/Mar)











