- Kemenhub Tngkatkan Kompetensi Teknisi Telekomunikasi Perkuat Keselamatan Pelayaran
- Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Pastikan Penanganan Medis Terbaik
- Standar Kesehatan Pelaut Ditingkatkan, Kemenhub Perkuat Kompetensi Dokter Pemeriksa
- Korban Tewas Diperkirakan Lebih 5 Orang, Banyak Terjepit di Dalam Gerbong
- Upaya Pangkas Waktu Tunggu Kapal, TTL dan KSOP Tanjung Perak Uji Zona Labuh 2
- Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran
- Arus Peti Kemas Teluk Bayur Naik 5,3% Tren Positif Kinerja Awal Tahun
- Qanaah: Harta yang Tak Pernah Habis ( bagian 1)
- KA Argo Bromo Anggrek Terjang KRL di Stasiun Bekasi Timur, Dipicu Taksi Mogok
- Lampung Sang Bumi Rua Jurai Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
Ini Langkah Pelindo Multi Terminal Perkuat Implementasi Safety Culture di Seluruh Terminal Nonpetikemas

Keterangan Gambar : Direktur Utama Pelindo Multi Terminal Ary Henryanto.Foto: SPM
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MEDAN: PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero)yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memperkuat komitmen terhadap keselamatan kerja dan keamanan operasional melalui kegiatan Reinforcing Safety Culture yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting pada Rabu (11/3).
Direktur Utama Pelindo Multi Terminal Ary Henryanto menegaskan bahwa penguatan budaya keselamatan merupakan bagian penting dari upaya perusahaan untuk memastikan operasional terminal berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Siapkan Layanan Terbaik0
- Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Regional 2 Banten Siapkan Pelabuhan Ciwandan Layani Pemudik0
- Ketika Pelaksanaan Bongkar Muat di Pelabuhan Tak Sesuai Perencanaan Teknologi Operasi Kembaran Digital Super Cerdas Hadir Menyelesaikan0
- Arus Mudik Lebaran 2026, Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral0
- Bappenas Dorong Pembangunan Depo Peti Kemas untuk Perkuat Logistik Papua Selatan0
Ia menekankan bahwa keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab fungsi tertentu, tetapi harus menjadi budaya yang dijalankan oleh seluruh insan perusahaan di setiap lini operasional.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap terminal di lingkungan Pelindo Multi Terminal menerapkan standar keselamatan yang jelas dan terukur. Safety patrol, pengawasan area terbatas, serta kepatuhan terhadap rambu dan prosedur keselamatan harus benar-benar dijalankan, bukan sekadar formalitas,” ujar Ary.
Melalui program Reinforcing Safety Culture ini, perusahaan juga akan melakukan self-assessment terhadap tingkat kematangan (maturity level) penerapan keselamatan di setiap terminal. Penilaian tersebut dilakukan menggunakan sistem checklist yang mencakup berbagai aspek, mulai dari akses masuk terminal, fasilitas keselamatan, rambu dan marka, hingga pengawasan aktivitas di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Pelindo Multi Terminal berharap dapat meningkatkan disiplin keselamatan, memperkuat sterilisasi area operasional terminal, serta memastikan setiap fasilitas pendukung keselamatan tersedia dan berfungsi dengan baik. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus mendukung kelancaran operasional terminal nonpetikemas di seluruh wilayah kerja perusahaan. (Arry/Oryza)











