- Petuah, Kata dan Cinta: Rumah Sunting Gelar Tadarus Puisi dan Santuni Anak Yatim
- Akurasi Laboratorium Produk Perikanan KKP Sudah Diakui
- Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Presiden Prabowo Sampaikan Surat Dukacita
- Bappenas Dorong Pembangunan Depo Peti Kemas untuk Perkuat Logistik Papua Selatan
- Tanamkan Cinta Bahari dan Wawasan Maritim, Pelajar Kepulauan Aru Naik Kapal Perang
- Bikin Bahaya, Penyelundupan 1,4 Ton Sianida dari Filipina Digagalkan TNI AL
- Buka Bersama Prajurit Marinir, Kasal Berpesan Amalkan Al Quran Sebagai Kompas Hidup
- Operasi Trisila-26, KRI Dorang-847 Lego Jangkar Bagikan Sembako ke Nelayan Pulau Wamar
- KSOP Kelas II Cirebon dan PT. Langgeng Jaya Maritim Teken Kerja Sama, Apa Saja ?
- Cegah Kasus Hukum, Terminal Teluk Lamong Gandeng Kejari Tanjung Perak
Bappenas Dorong Pembangunan Depo Peti Kemas untuk Perkuat Logistik Papua Selatan

Keterangan Gambar : Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong operasional Pelabuhan Merauke untuk memperkuat sistem logistik dan kelancaran arus barang di wilayah Papua Selatan. Salah satu langkah strategis yang dibahas saat melakukan kunjungan adalah rencana pembangunan depo peti kemas di luar area pelabuhan guna meningkatkan efisiensi layanan logistik.Foto: HUMAS SPTP
Indonesiamaritimenews.com (IMN),MERAUKE: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong operasional Pelabuhan Merauke untuk memperkuat sistem logistik dan kelancaran arus barang di wilayah Papua Selatan.
Salah satu langkah strategis yang dibahas saat melakukan kunjungan adalah rencana pembangunan depo peti kemas di luar area pelabuhan guna meningkatkan efisiensi layanan logistik.
Baca Lainnya :
- KSOP Kelas II Cirebon dan PT. Langgeng Jaya Maritim Teken Kerja Sama, Apa Saja ?0
- Jalin Kebersamaan Nuansa Ramadhan Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Stakeholder0
- Mengapa Teknologi Operasi Kembaran Digital Super Cerdas Masa Depan Terminal Peti Kemas Indonesia?0
- Pelindo Regional 2 Pelabuhan Ciwandan Uji Sandar Kapal, Persiapan Hadapi Mudik Lebaran 20260
- Seminar Nasional HPN 2026: Peran Strategis Pelabuhan Banten dalam Sistem Logistik Nasional0
Perwakilan Bappenas, Adi Perdana, melakukan peninjauan langsung ke area dermaga dan lapangan penumpukan peti kemas pada Jumat (6/3). Kunjungan ini turut dihadiri Kepala Kantor KSOP Kelas IV Merauke Julivan Ch. L. Salindeho, manajemen PT Pelindo Terminal Petikemas (TPK) Merauke, perusahaan pelayaran, serta Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).
Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung aktivitas bongkar muat serta kondisi operasional pelabuhan. Para pemangku kepentingan juga menyampaikan berbagai masukan terkait penataan operasional dan pengembangan fasilitas pendukung logistik di Pelabuhan Merauke.
Kepala Kantor KSOP Kelas IV Merauke Julivan Ch. L. Salindeho mengatakan koordinasi antara operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, dan pelaku logistik selama ini berjalan baik dalam menjaga kelancaran operasional pelabuhan.
"Upaya optimalisasi operasional sudah dilakukan bersama seluruh stakeholder kepelabuhanan. Namun, salah satu kebutuhan utama yang masih perlu diwujudkan adalah keberadaan depo peti kemas di luar area pelabuhan,"ujarnya.
Usai peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi yang membahas penataan operasional serta rencana pengembangan fasilitas logistik di Pelabuhan Merauke.
Ketua DPC ALFI/ILFA Merauke, Abi Bakri Alhamid, menilai pembangunan depo peti kemas di luar area pelabuhan penting untuk mendukung kelancaran distribusi barang di Merauke.
"Keberadaan depo peti kemas di luar pelabuhan sangat penting agar penanganan kontainer lebih fleksibel dan aktivitas logistik di dalam pelabuhan tidak menumpuk, jelas Abi.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan perusahaan pelayaran juga menyampaikan harapannya agar langkah-langkah penataan operasional yang tengah dibahas dapat segera direalisasikan. Kepala PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Merauke, Puji Hermoko, menilai ketersediaan fasilitas pendukung logistik yang memadai akan sangat membantu meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.
"Kami berharap rencana pengembangan fasilitas pendukung logistik ini dapat segera diwujudkan sehingga pelayanan kapal menjadi lebih efisien dan arus barang dari maupun menuju Merauke dapat berjalan semakin lancar, "ujar Puji.
Dalam pembahasan tersebut, dua lokasi potensial untuk pembangunan depo dipertimbangkan, yakni kawasan Pelabuhan Perikanan seluas sekitar 3,8 hektar serta lahan milik Pelindo seluas sekitar 1,7 hektar di belakang kantor Pelindo, juga dibahas rencana pembangunan akses jalan menuju lokasi depo guna mendukung kelancaran distribusi logistik.
Terminal Head TPK Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan terminal melalui penguatan peralatan dan infrastruktur operasional.
"TPK Merauke akan terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan, termasuk melalui penguatan peralatan operasional serta pengembangan infrastruktur guna mendukung kelancaran aktivitas logistik di Pelabuhan Merauke,"ungkap Rasul.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan juga menyatakan dukungan terhadap rencana pengembangan tersebut. Hasil pembahasan ini akan dilaporkan kepada pimpinan Bappenas sebagai bahan pertimbangan dalam percepatan penanganan kendala operasional di Pelabuhan Merauke.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator pelabuhan, dan pelaku usaha logistik, penguatan sistem logistik di Papua Selatan diharapkan dapat semakin optimal serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.(Riz/Oryza)











