- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
- 1.101 Sarjana Penggerak Pembangunan Kampung Nelayan Timba Ilmu Maritim di Koarmada II
Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang

Keterangan Gambar : Tim SAR gabungan dari Basarnas dan unsur lainnya masih melakukan pencarian terhadap korban KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kepulauan Selayar, Kamis (16/7/2026). Foto: Basarnas Makassar
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAKASSAR: Kapal penumpang KM Nurul Salsa tenggelam di perairan Selayar, sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2026).
Sebanyak 47 penumpang ditemukan, 1 di antaranya meninggal dunia. Diperkirakan puluhan penumpang lainnya masih hilang. Jumlah total penumpang di kapal itu belum bisa dipastikan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar melaksanakan operasi SAR melakukan pencarian koran bersama unsur lainnya.
Baca Lainnya :
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 20260
- Penanganan Kasus Perempuan dan Anak, Menteri PPPA Apresiasi Peran Media0
- Wamenaker: Kepercayaan Publik Dibangun Melalui Pelayanan Cepat dan Transparan0
- Jakarta Penuh Warna, Menuju 5 Abad Warga Diajak Jaga Keberagaman Kota Metropolitan0
- Semarak Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Refleksi Perjalanan Kota Metropolitan0
Informasi yang dihimpun, kapal tersebut berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA. Di tengah perjalanan, kapal mengalami mati mesin kemudian tenggelam di perairan sekitar 43 nautical mile (NM) dari Pelabuhan Benteng Selayar.
Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim SAR gabungan setelah menerima laporan kejadian. "Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal," jelas Arif.
Salah satu kapal yang ikut memberi bantuan adalah KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea. Kapal ini berhasil menemukan dan mengevakuasi 41 penumpang KM Nurul Salsa termasuk awak kapal pada Kamis (16/7) sekitar pukul 04.00 WITA sekitar 18 NM dari titik kejadian. Sementara itu, enam orang lainnya berhasil diselamatkan kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian, lalu dievakuasi menuju Pulau Polassi.
Arif menegaskan bahwa seluruh unsur SAR gabungan akan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal sesuai dengan prosedur operasi SAR. Pihaknya meminta doa agar tim SAR dapat segera menemukan korban secepatnya.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Selayar, Tim Rescue Kantor Basarnas Makassar, TNI AL, ABK KRI Marlin 877, ABK KM Harapan Kita, BPBD Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, Polair, serta kapal nelayan yang turut membantu proses evakuasi.
Data sementara, total korban yang telah dievakuasi mencapai 47 orang, terdiri atas 46 orang selamat dan satu meninggal dunia. Data jumlah penumpang sendiri masih simpang siur dan belum valid.
Dikatakan Arif, data awal menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 50 orang. "Namun setelah dilakukan verifikasi ulang bersama pihak terkait, jumlah keseluruhan orang di kapal mencapai 70 orang. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan," jelas Arif. (Bow/Mar)











