1.101 Sarjana Penggerak Pembangunan Kampung Nelayan Timba Ilmu Maritim di Koarmada II

By Indonesia Maritime News 15 Jul 2026, 09:39:01 WIB Hankam
1.101 Sarjana Penggerak Pembangunan Kampung Nelayan Timba Ilmu Maritim di Koarmada II

Keterangan Gambar : Sebanyak 1.101 orang peserta Pendidikan dan Pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026 mengunjungi Koarmada II, Ujung Surabaya, Kamis (14/7/2026). Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Sebanyak 1.101 orang peserta Pendidikan dan Pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026 menimba ilmu di Koarmada II, Ujung Surabaya, Kamis (14/7/2026).

Peserta SPPI dari Satdik X-A Puslatdiksarmil Kodiklatal ini mendapat kesempatan mengenal lebih dekat kekuatan pertahanan maritim Indonesia melalui kunjungan edukatif ke Koarmada II, Ujung Surabaya, Kamis (14/7/2026).

Melalui kunjungan peserta Diklat SPPI KNMP 2026 Satdik X-A Puslatdiksarmil ke Koarmada II, diharapkan mereka bisa mendapatkan pembelajaran praktis, menerapkan teori yang telah dipelajari di kelas ke dalam situasi nyata, serta mengembangkan keterampilan praktis yang relevan dengan bidang studi.

Baca Lainnya :

Selain memperoleh pembekalan mengenai peran TNI Angkatan Laut, para peserta juga meninjau fasilitas Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya), serta melaksanakan ship tour di KRI Makassar-590 dan KRI Surabaya-591. Mereka dibawa melihat secara langsung kesiapan unsur-unsur TNI AL dalam mendukung tugas operasi maupun kemanusiaan.

Sebagai catatan, program pelatihan dan pemberdayaan SPPI ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan bersama TNI. Program ini bertujuan mencetak manajer atau pengelola profesional yang akan memajukan perekonomian dan memberdayakan masyarakat di wilayah pesisir dan desa.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari sebelumnya mengatakan pemerintah melakukan berbagai penyempurnaan dalam program pelatihan SPPI. Pemerintah ingin mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga siap menyongsong program-program prioritas pemerintah dengan penuh rasa percaya diri.

Ia menjelaskan sejumlah materi pokok, seperti pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan cinta tanah air tetap dipertahankan. Hanya saja, metode pelaksanaannya disesuaikan agar lebih efektif serta ramah terhadap kondisi fisik dan mental peserta yang mengikuti program tersebut. (Bow/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook