- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
- PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung, Nataru 2025/2026 Kebutuhan Meningkat
KSOP Sunda Kelapa Gandeng Politeknik Pelayaran Banten Latih Masyarakat Soal Keselamatan Pelayaran

Keterangan Gambar : KSOP Sunda Kelapa bersama Politeknik Pelayaran Banten menggelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat. Foto: KSOP Sunda Kelapa
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Sunda Kelapa memberikan pelatihan Basic Safety Training dan Surat Keterangan Kecakapan 60 Mil kepada masyarakat tentang prosedur keselamatan yang harus dipahami.
Kegiatan yang digelar mulai Senin 5 Agustus hingga 10 Agustus 2024 ini bertujuan untuk menekan risiko dan pencegahan kecelakaan kapal. KSOP Sunda Kelapa menggelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat, bekerja sama dengan Politeknik Pelayaran Banten.
Baca Lainnya :
- Semester I-2024 Kinerja Pelindo Regional 4 Meningkat Layanan Kapal Tumbuh 6,01 Persen0
- Pelindo Siap Bangun Pelabuhan Batang Layani Kapal Tongkang & General Cargo Bobot 7000 DWT0
- Komitmen Pelabuhan Tanjungpinang, Lonjakan Penumpang Tak Kurangi Kualitas Layanan0
- Komitmen Pelabuhan Tanjungpinang, Lonjakan Penumpang Tak Kurangi Kualitas Layanan0
- Ini Ketentuan Serentak ,Pelindo Regional 2, Sempurnakan Layanan Terapkan Sistem Autogate0
Langkah proaktif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, mengurangi risiko cidera, meningkatkan produktivitas, serta memastikan bahwa masyarakat dapat bekerja dengan aman dan tanpa kekhawatiran.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Sunda Kelapa, Capt. Antoni Arif Priadi. Diklat Pemberdayaan Masyarakat (BST KLM & SKK-60) digelar di Aula Fatahillah selama lima hari mulai 5 Agustus hingga 10 Agustus 2024. Acara yang diikuti oleh 144 masyarakat ini diisi dengan berbagai materi serta praktik lapangan.
“Pelaksanaan diklat ini sebagai bentuk sarana dalam meningkatkan kompetensi masyarakat terhadap keselamatan pelayaran dan dalam harapan masyarakat dapat bekerja dengan lebih aman dan produktif, serta berkonstribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat maritim," jelasnya Capt. Antoni.
Diklat ini dilaksanakan gratis atau tanpa dipungut biaya dan diikuti oleh 144 peserta. Prinsipnya, kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dasar tentang keselamatan bekerja di atas kapal dan menunjukan bahwa seseorang telah memiliki kompetensi untuk berlayar hingga jarak 60 mil dari pantai.
TINGKATKAN KOMPETENSI SDM
Sementara itu dalam sambutannya Direktur Politeknik Pelayaran Banten, Capt. Samuel Palembangan mengungkapkan tujuan diklat sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 63 Tahun 2018, adalah untuk meningkatkan kompetensi SDM dan pelayanan publik di bidang transportasi.
“Pelaksanaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui Kementerian Perhubungan dan diharapkan peserta mendapatkan pengetahuan terhadap keselamatan pelayaran," jelas Capt. Samuel.
Hadir dalam acara tersebut, perwakilan masing-masing instansi memberikan pembekalan untuk peserta diklat dari Kepolisian Sektor Sunda Kelapa dan Pos TNI Angkatan Laut Sunda Kelapa. (Arry/Oryza)











