- Mudik Lebaran 2026, Diskon Tiket Kapal PELNI Hingga 30% Sudah Dibuka
- Kasal Resmikan SPPG Puspomal, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- Kepulauan Tersembunyi di Beranda Nusantara, Rumah Nyaman Biota Laut yang Harus Dijaga
- Revitalisasi Pasar Baru Harus Padukan Nilai Kesejarahan, Keberagaman, dan Kekinian
- Tiga Bulan, KKP Ekspor 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS
- KKP: Bisnis Rantai Dingin di Lokasi KNMP Dikelola Profesional
- Dua Kapal Perang RI Unjuk Kekuatan di Perbatasan Laut Karang Unarang, Ada Apa ?
- KKP Gandeng Kejagung dan BPKP Perkuat Pengawasan Internal
- Deretan Brand dan Aftermarket Luncurkan Produk Baru di IIMS 2026
- Berthing Window 2026 IPC TPK, Perkuat Sinergi Optimalisasi Layanan Terminal
Mudik Lebaran 2026, Diskon Tiket Kapal PELNI Hingga 30% Sudah Dibuka

Keterangan Gambar : PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menerapkan diskon 30 persen harga tiket mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H /Lebaran 2026. Foto: Pelni
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) kembali mendapatkan penugasan untuk menyukseskan diskon transportasi. Hal ini sebagai bagian dari program stimulus ekonomi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H /Lebaran 2026.
Program diskon transportasi ini berlaku untuk pembelian tiket kelas ekonomi yang mulai dibuka pada Rabu (11/2/2026). Pada program stimulus ekonomi periode Lebaran 2026 ini, Pemerintah memberikan tarif diskon untuk tiket kapal PELNI sebesar 30 persen dari tarif dasar kelas ekonomi, tidak termasuk biaya asuransi serta pas pelabuhan.
Baca Lainnya :
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang0
- Nataru 2025/2026, ASDP Layani 3,4 Juta Penumpang dan 850 Ribu Kendaraan di 15 Lintasan0
- Posko Pusat Resmi Ditutup, Menhub: Angkutan Nataru 2025/2026 Lancar Terkendali0
- PELNI Tutup Tahun 2025, Tandatangani 3 Kerja Sama Terpadu Pelayaran Perintis dan PSO Rp 2,78 T0
- Lepas Mudik Gratis Nataru 2025/2026, Menhub: Jaga Kesehatan, Semoga Selamat...0
Direktur Utama PELNI, Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat melalui harga tiket kapal PELNI yang lebih murah lagi. “Semakin murah harga tiket, semakin banyak sisa uang untuk dibelanjakan di kampung halaman,” ujar Anda.
Diskon sebesar 30% berlaku khusus untuk kelas ekonomi di seluruh trayek kapal penumpang PELNI untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026, dengan proyeksi sekitar 445 ribu penumpang akan memanfaatkan program ini.
Anda juga menyampaikan, program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat selama angkutan Lebaran 2026, sekaligus menjaga daya beli dan kelancaran arus mudik-balik di seluruh wilayah Indonesia.
“Penjualan tiket diskon transportasi ini dibuka secara serentak di seluruh channel resmi PELNI mulai hari ini (11/2), termasuk aplikasi PELNI Mobile. Kami mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket agar tidak kehabisan kuota, mengingat antusiasme pemudik terhadap program serupa di tahun sebelumnya sangat tinggi,” tambah Anda.
Aman, Nyaman, Terjangkau
Melalui program diskon transportasi ini, PELNI berkomitmen untuk terus menyediakan layanan transportasi laut yang aman, nyaman dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia. PELNI juga selalu memastikan kelancaran operasional, berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan stakeholder terkait, serta penerapan protokol keselamatan secara penuh selama angkutan Lebaran 2026.
Adapun kebijakan stimulus ekonomi diskon transportasi tiket kapal PELNI ini berlaku di seluruh channel pembelian tiket kapal PELNI yaitu:
- aplikasi PELNI Mobile
- website PELNI
- contact center 162
- loket cabang
- fitur Lifestyle BCA Mobile, OVO, Sukha by Livin Mandiri, BNI agen46, dan BRImo
- jaringan Indomaret dan OMI mitra Indogrosir
- jaringan Alfamart dan Alfamidi
- ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.
Sementara untuk pembayaran, PELNI sudah bekerja sama dengan Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay, dan Fastpay. (Arry/Mar)











