- IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan Warakas Nuansa K3 Nasional 2026
- Seminar Nasional HPN 2026: Bangun Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan untuk Banten
- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
- IPC TPK Palembang Melejit Saat Perdagangan Global Lesu, Tumbuh 6,15% Sepanjang 2025
- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan Warakas Nuansa K3 Nasional 2026

Keterangan Gambar : IPC TPK menyelenggarakan Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran bagi warga Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, (4/2/2026).Foto:IPC TPK
Indonesiamaritimenew.com (IMN), JAKARTA: IPC TPK menyelenggarakan Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran bagi warga Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, (4/2/2026).
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kegiatan ini digelar dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026.
Baca Lainnya :
- Trauma Healing ala Brimob, Anak-anak Korban Bencana Diajak Main Wahana Flying Fox0
- Terima Audiensi Siswa SMA Taruna Nusantara, Kadispenal Berbagi Wawasan dan Inspirasi0
- PWI Jaya dan FWP Gelar UKW, 86 Jurnalis Digodok di Polda Metro Jaya0
- Yummy... Siswa SD Tanjung Sengkuang Nikmati MBG di Markas Kodaeral IV0
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Dukung Program Carbon Village Kelurahan Koja0
IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. Upaya membangun kawasan pelabuhan yang aman tidak hanya dilakukan dari dalam area operasional, tetapi juga dengan melibatkan masyarakat sekitar.
Kelurahan Warakas merupakan kawasan padat penduduk yang berbatasan langsung dengan area Pelabuhan Tanjung Priok dan memiliki potensi risiko kebakaran cukup tinggi. Menyadari kondisi tersebut, IPC TPK mengambil langkah preventif dengan membekali warga keterampilan dasar penanganan keadaan darurat, sehingga respons awal dapat dilakukan secara cepat sebelum risiko meluas.
Sebanyak 50 peserta perwakilan dari 14 Rukun Warga (RW), Karang Taruna, PPSU, Babinsa, PKK serta perangkat kelurahan lainnya mengikuti pelatihan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sektor Kecamatan Tanjung Priok. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan mulai dari teori pencegahan kebakaran, pengenalan jenis sumber api, praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga simulasi pemadaman kebakaran skala kecil.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kesiapsiagaan lingkungan, IPC TPK menyampaikan bantuan berupa 5 unit APAR baru serta melakukan pengisian ulang 33 unit APAR milik warga, sehingga warga sarana memiliki sarana penanganan kebakaran mandiri yang dapat digunakan saat kondisi darurat.
“Masyarakat sekitar merupakan bagian penting dari ekosistem pelabuhan. Ketika warga memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menangani kebakaran, risiko dapat diminimalkan dan lingkungan menjadi lebih aman bagi semua pihak. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, serta warga menjadi kunci terciptanya kawasan yang tangguh,” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Sumarno, PLT Kepala Sektor Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Tanjung Priok.
“Harapannya dengan pelatihan dan pemahaman yang diberikan hari ini, angka kejadian kebakaran di Warakas dapat turun, sehingga masyarakat semakin siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sri Diana Tungga Dewi, Lurah Warakas, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah kelurahan dan perusahaan dalam memperkuat keselamatan lingkungan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, IPC TPK mendorong lahirnya penggerak keselamatan (safety champion) di tingkat komunitas yang mampu menularkan pengetahuan dan membangun budaya sadar keselamatan secara berkelanjutan di lingkungan masing-masing.
Program TJSL ini sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, dengan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko kebakaran dan bencana di sekitar kawasan pelabuhan.
Ke depan, IPC TPK akan terus menghadirkan program TJSL yang berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat dan penguatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal, sebagai bagian dari komitmen membangun kawasan pelabuhan yang tidak hanya produktif, tetapi juga aman dan berkelanjutan.(Riz/Oryza)











