- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih
- Kodaeral V Hadiri 700 Air Defence Run di Surabaya, Olahraga Terpadu dan Jaga Soliditas
- Pesawat ATR 42-500 Bawa 10 Orang Hilang Kontak di Kabupaten Maros Makassar
- Tim Gabungan TNI AL Amankan Terduga Penjual Senjata Api Ilegal
- Longsor di Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, 6 Warga Tewas, 84 Masih Dicari
Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo

Keterangan Gambar : Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin memimpin pemeriksaan beserta Tim dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan. sebagai tindak lanjut dari Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 1 Tahun 2026 tentang Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Lebaran Tahun 2026.
Indonesiamaritimenews.com (IMN),LABUAN BAJO: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, melaksanakan kegiatan uji petik kelaiklautan kapal dan pemeriksaan kesiapan sarana angkutan laut dalam rangka Angkutan Lebaran Tahun 2026, yang berlangsung pada tanggal 28 s.d. 30 Januari 2026 di wilayah kerja KSOP Kelas III Labuan Bajo.
Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin memimpin pemeriksaan beserta Tim dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan. sebagai tindak lanjut dari Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 1 Tahun 2026 tentang Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Lebaran Tahun 2026.
Baca Lainnya :
- Tol Laut Dinilai Belum Berhasil,Muatan Tak Seimbang Kapal Balik Muatan Minim0
- IPC TPK Mantapkan Arah Strategis 2026, Ini Strateginya0
- TPK Bagendang Catatkan Kinerja Solid, Arus Peti Kemas Tumbuh Positif0
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 30
- Utamakan Korban Bencana Sumatera, PELNI Bebaskan Biaya Angkut Rp1,2 M Pengiriman Barang Bantuan0
Uji petik dan pemeriksaan dilakukan terhadap beberapa kapal penumpang, kapal penyeberangan dan kapal wisata yang akan melayani Angkutan Lebaran, di antaranya Kapal KM Binaiya milik PT Pelni (Persero), KMP Cakalang milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), KM Dharma Rucitra VII milik Kapal PT Dharma Lautan Utama, kapal wisata Adishree serta kapal kecepatan tinggi (HSC type C).
Pemeriksaan dilaksanakan secara menyeluruh mencakup verifikasi dokumen kelaiklautan kapal, pemeriksaan kondisi fisik kapal, alat keselamatan jiwa, alat navigasi, perlengkapan darurat, serta penerapan standar manajemen keselamatan pelayaran, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Direktur Perkapalan dan Kepelautan menegaskan bahwa kegiatan uji petik ini merupakan langkah preventif yang strategis untuk memastikan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran tetap terjaga. Selain itu juga, sebagai wujud komitmen Ditjen Perhubungan Laut dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut, khususnya di daerah wisata seperti Labuan Bajo.
“Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Ditjen Perhubungan Laut berharap seluruh operator kapal senantiasa mematuhi ketentuan keselamatan pelayaran dan meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, selamat, tertib, dan lancar,” ujar Samsuddin.
Selain dilaksanakan oleh Tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, kegiatan ini melibatkan Tim Marine Inspector KSOP Kelas III Labuan Bajo serta Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), yang secara bersama-sama melakukan pemeriksaan teknis dan klasifikasi kapal untuk memastikan seluruh kapal berada dalam kondisi laiklaut dani siap beroperasi.(Arry/Mar)











