- Operasi Ketupat dan Arus Mudik Lebaran 2026 Sukses, ASDP dan Korlantas Polri Perkuat Kolaborasi
- Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat
- TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar MOWG 2026, Perkuat Kerjasama Operasi dan Latihan Maritim
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Bersama KRI Dorang-874: BI dan TNI AL Sasar Pulau 3T di Maluku
- Tabrakan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Menhub: Korban 106 Orang, 15 Meninggal, 91 Luka-luka
- Transformasi PELNI 74 Tahun Berlayar untuk Indonesia, Perubahan Logo hingga Peremajaan Kapal
- Tragedi Tabrakan KA di Bekasi Timur, Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang, 84 Luka-luka
- Kemenhub Tngkatkan Kompetensi Teknisi Telekomunikasi Perkuat Keselamatan Pelayaran
- Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Pastikan Penanganan Medis Terbaik
- Standar Kesehatan Pelaut Ditingkatkan, Kemenhub Perkuat Kompetensi Dokter Pemeriksa
TPK Bagendang Catatkan Kinerja Solid, Arus Peti Kemas Tumbuh Positif

Keterangan Gambar : Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang mencatatkan kinerja operasional positif sepanjang 2025. Foto: PT TPK
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SAMPIT: Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang mencatatkan kinerja operasional positif sepanjang 2025. Arus peti kemas tercatat mencapai 75.175 TEUs, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 sebesar 72.233 TEUs.
Capaian ini mencerminkan pertumbuhan arus peti kemas sekaligus meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap keandalan layanan dan operasional terminal.
Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menyampaikan bahwa peningkatan kinerja tersebut juga tercermin dari capaian indikator produktivitas terminal.
Baca Lainnya :
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif0
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 30
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove0
- PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung, Nataru 2025/2026 Kebutuhan Meningkat0
- Diskon Tiket PELNI Nataru 2025/2026 Laris, Serapan Kuota Stimulus Capai 91 Persen0
“Kami mencatatkan Box Ship Hour (BSH) sebesar 19,46 melampaui target yang ditetapkan sebesar 17. Sementara itu, Berth Crane Hour (BCH) mencapai 28,27 lebih tinggi dari target yakni 27, yang menunjukkan efektivitas peralatan serta kinerja operasional di lapangan. Selain itu, tingkat Effective Time (ET) / Berthing Time (BT) berhasil dicapai sebesar 69,28%,” jelas Fajar dalam keterangan tertulis, Senin (19/1/2026).
Fajar menjelaskan pencapaian kinerja tersebut juga ditopang oleh optimalisasi pola kunjungan kapal serta peningkatan produktivitas per kapal. Meskipun terjadi penyesuaian jumlah ship call dibandingkan tahun sebelumnya, arus peti kemas tetap menunjukkan tren pertumbuhan positif, seiring dengan meningkatnya utilisasi kapasitas kapal dan efektivitas layanan bongkar muat di TPK Bagendang.
Selain itu, kebijakan penambahan jam kerja operasional dari 20 jam menjadi 21 jam juga terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas pelayanan serta mempercepat arus bongkar muat peti kemas.
Penambahan Container Crane
Sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mengantisipasi peningkatan volume di tahun 2026, TPK Bagendang telah merencanakan penambahan satu unit Container Crane.
“Saat ini, operasional terminal masih ditopang oleh satu unit Container Crane. Dengan adanya penambahan peralatan, kami optimis kapasitas pelayanan akan meningkat, waktu tunggu kapal dapat ditekan, serta produktivitas terminal dapat terus ditingkatkan secara konsisten,” sambung Fajar.
Sementara itu, Kepala Operasional PT Salam Pacific Indonesia Lines Cabang Sampit, Cahya Agung Saputra, menyampaikan bahwa peningkatan arus peti kemas merupakan implikasi positif dari perbaikan kinerja operasional yang dilakukan di TPK Bagendang.
“Salah satu faktor pendorong kenaikan ini adalah penambahan jam kerja operasional, dari yang sebelumnya 18 jam menjadi 20 jam di tahun 2024, serta dari 20 jam kini menjadi 21 jam di tahun 2025, ditambah dengan komitmen TPK Bagendang dalam menjaga kinerja,” ujarnya.
Cahya juga berharap ke depan TPK Bagendang dapat merealisasikan operasional 24 jam 7 hari (24/7) pada tahun 2026 guna mendorong peningkatan arus kapal dan arus peti kemas secara lebih optimal.
Melalui capaian kinerja tersebut, TPK Bagendang salah satu terminal yang dikelola oleh PT Pelindo Terminal Petikemas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja operasional, memberikan pelayanan optimal bagi para pengguna jasa, serta berkontribusi nyata dalam mendukung kelancaran arus logistik dan pertumbuhan ekonomi, khususnya di Kalimantan Tengah. (Arry/Mar)











