- Kontribusi Kemanusian dan Kesehatan, TPK Koja Selenggarakan Donor Darah
- TTL Sambut Maiden Voyage MV WANTAI,Rutin Setiap Minggu,Perkuat Akses Surabaya-Tiongkok
- Optimisme Masyarakat, Kabupaten Garut Utara Segera Menjadi Prioritas Nasional Otonomi Daerah
- Libur Panjang Aman & Lancar, ASDP Menyeberangkan 804 Ribu Penumpang dan 215 Ribu Kendaraan
- KM Tri Samudra Jaya 69 terbakar, Pos Binpotmar TNI AL Turun Tangan
- KKP Dorong Partisipasi Nelayan, Subjek Utama Pengembangan Kawasan Pesisir Marunda
- Ryamizard Ryacudu Dimakamkan di TMP Kalibata, Menhan Sjafrie Pimpin Upacara
- Presiden Prabowo: Pancasila Landasan Utama Pembangunan Ekonomi Nasional
- Kemandirian Terpaksa Missile City Iran
- KKP Dorong Kontes Arwana Indonesia Mendunia, Menjadi Komunitas Unggulan
Realisasi PNBP Ditjen Perhubungan Laut Tahun 2022 Mencapai Rp3,6 Triliun, Melampaui Target

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Hubla Kemenhub
Indonesiamaritimenees.com (IMN),JAKARTA: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub mencatatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun 2022 sebesar Rp 4,573 T (126%). Angka ini melampaui target sebesar Rp 3,621 T.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha mengatakan, target PNBP Ditjen Perhubungan Laut Tahun 2022 telah ditetapkan sebesar 3,621 T. Saat ini realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) telah melebihi target yaitu sebesar Rp. 4,573 T atau 126%.
Baca Lainnya :
- 10 Pelabuhan Raih Penghargaan Green Port 2022, Ini Daftarnya0
- Truk Bawa 24 Ton Semen Kecebur ke Laut di Pelabuhan Merak0
- Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi, Pelabuhan Merak-Bakauheni Ditutup Lagi0
- Peduli Disabilitas, Pelindo Solusi Logistik Bagikan AFO dan Kaki Palsu 0
- Lantik KSAL, Presiden Jokowi Tekankan Penegakan Kedaulatan di Laut0
"Peningkatan PNBP yang signifikan tersebut merupakan kabar gembira karena dalam pengelolaan PNBP kita telah melakukannya secara efektif dan efisien guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat," kata Arif dalam keterangan tertulis, Kamis (29/12/2022).
Realisasi PNBP per 28 Desember Tahun 2022, yaitu Jasa Kepelabuhanan sebesar 2,656 T atau 120%, Jasa Kenavigasian sebesar 685 M atau 121%, Jasa Perkapalan sebesar 291 M atau 119%.
Kemudian, Jasa Konsesi sebesar 672 M atau 129%, Jasa Transportasi Lainnya 81 M atau 133%, Jasa Non Fungsional sebesar 177 M atau 1945% dan Penerimaan BLU sebesar 7 M atau 87%.
"Semoga capaian ini dapat terus kami pertahankan dan tingkatkan di tahun-tahun berikutnya," tandas Arif. (Riz/Oryza)











