- Penyelundupan 10,9 Ton Pasir dan Balok Timah Rp1,7 M Dibongkar TNI AL di Jakarta Utara
- Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia digagalkan Kodaeral IV di Perairan Karimun
- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
GM Pelindo Regional 2 Panjang: Tren Operasional Semester I Tahun 2026 Positif, Optimistis Kinerja Tumbuh Hingga Akhir Tahun

Keterangan Gambar : GM Pelindo Regional 2 Panjang Hardianto menjelaskan Tren Operasional Semester I Tahun 2026 Positif, Optimistis Kinerja Terus Tumbuh Hingga Akhir Tahun.Foto: Properti of Indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANDAR LAMPUNG: Mentari garang memancarkan sinarnya saat pekerja melakukan aktivitas di Pelabuhan Panjang. Derit crane bongkar muat bergesekan dengan kontainer menjadi irama bersahutan. Namun, di balik nuansa itu ada hal yang menarik untuk Anda simak di pelabuhan ini.
Aura denyut nadi Pelabuhan Panjang begitu kuat menyimpan potensi besar untuk pemasukan negara dan memajukan ekonomi masyarakat sekitar. Peningkatan operasional dan kinerja pelabuhan semakin menarik perhatian.Tim Indonesiamaitimenews.com, meluncur untuk melakukan liputan pelabuhan yang berada di negeri berlambang Siger ini.
Tiba di lokasi,Tim IMN menemui General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang, Hardianto dan Staf Pelabuhan Panjang untuk bertanya dan mencari tahu bagaimana operasional dan kinerja serta growth pelabuhan.
Baca Lainnya :
- Ini yang Dioperasikan, Modernisasi Alat Baru IPC TPK Panjang Berdaya Saing Global0
- IPC TPK Wujudkan Green Port, Fasilitasi Uji Emisi Gratis0
- Ini Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Menandatangani Maklumat Standar Pelayanan0
- PELNI Angkut Lebih dari 335 Ribu Ton Batubara pada Semester I 20260
- Hadapi Peningkatan Trafik Kapal di TPK Berlian, Begini Strategi Terminal Teluk Lamong0
Data yang diterima Indonesiamaritimenews.com menunjukan angka yang menggembirakan. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang positif hingga Semester I Tahun 2026. Awak Pelabuhan Panjang Optimistis kinerja operasional pelabuhan terus tumbuh.
Beberapa hal yang menjadi alasan keyakinan kinerja tumbuh. "Pertumbuhan kinerja di Pelabuhan Panjang terjadi pada sejumlah indikator utama pelayanan kepelabuhanan, terutama arus kapal dan arus barang, yang menunjukkan semakin meningkatnya aktivitas logistik," ujar General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang, Hardianto kepada Indonesiamaritimews.com di daerah kerjanya, Bandar Lampung, Rabu (21/7/2026).
Berdasarkan data, lanjut, Hardianto, Pelabuhan Panjang sebagai salah satu gerbang utama distribusi barang di wilayah Sumatera bagian Selatan terus menggeliat positip.
Hardianto menunjukan Data operasional, hingga Juni 2026, arus kapal tercatat mencapai 1.779 unit, meningkat 9,95% (year on year) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar 1.618 unit. Dari sisi Gross Tonnage (GT), volume kapal yang dilayani mencapai 11.751.830 GT, atau tumbuh 11,00% dibandingkan Semester I Tahun 2025 yang tercatat 10.587.406 GT.

Bongkar muat Pelabuhan Panjang.Foto: Indonesiamaritimenwws.com
Kinerja positif juga terlihat pada arus barang, khususnya peti kemas. Hingga Juni 2026, arus peti kemas mencapai 64.787 TEUs, meningkat 17,44% dibandingkan capaian Semester I Tahun 2025 sebesar 55.167 TEUs. Sementara itu, volume barang dalam satuan ton/m³ mencapai 4.111.369 ton/m³, atau mengalami pertumbuhan 19,89% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3.429.421 ton/m³.
"Di sisi lain, arus ternak yang dilayani tercatat sebanyak 69.088 ekor, sementara pelayanan kendaraan mencapai 23.656 unit, menunjukkan Pelindo Regional 2 Panjang tetap berkomitmen memberikan pelayanan terhadap berbagai jenis komoditas yang dilayani di pelabuhan,"ungkap Lelaki yang lama bertugas di Semarang ini.
Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan Pelindo Regional 2 Panjang sekaligus menjadi indikator semakin membaiknya aktivitas perdagangan dan distribusi logistik di wilayah Lampung dan sekitarnya.
Tantangan dan Solusi
Beberapa tantangan yang muncul di Pelabuhan Panjang dan berhasil diatasi sehingga kegiatan bongkar muat dan ekspor-impor kembali normal.
Ekspor Pelabuhan panjang tetap tinggi. Tantangan yang sempat dihadapi adalah ketersedian Kontainer yang sempat langkah.Hal itu,"Sudah ada solusinya, kita sempat buka depo petikemas dengan salah satu pelayaran dilingkungan pelabuhan agar tak susah mendapatkan kontainer. Sudah ada solusi kendati belum terselesaikan 100 persen," jelas Hardianto.
Menurut Hardianto,"Pelabuhan Panjang akan semakin tumbuh ketika progres jalan tol dari Lematang ke Pelabuhan Panjang terealisasi. Berkaitan hal itu Pelabuhan Panjang membuat kajian apa saja yang harus dipersiapan."
Selanjutnya, Pelabuhan Panjang akan membuat buffer area. "Selama ini, buffer area hanya untuk kapal RoRo tujuan panjang ke Kratau Steel namun tidak ada penumpang, khusus truk saja," kata Hardianto.
Solusi lain , untuk melancarkan arus logistik Pelabuhan Panjang, adanya rencana aktivasi rel kreta api yang masuk pelabuhan yang masih dalam progres. "Tim Perhubungan akan datang untuk realisasi rel kereta api," terangnya.
Hardianto, General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang ini menyampaikan , Posisi Pelabuhan Panjang strategis, terletak di Samudera dan di dalam teluk dengan ke dalaman hampir tidak ada isu.Tren pencapaian kinerja yang positif semakin mendorong Pelabuhan Panjang optimistis, mencapai kinerja pelabuhan tumbuh hingga akhir tahun. (M.Arifin Mukeandar)











