- Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya
- Kinerja 2025 Tumbuh, Pelindo Naik Tiga Peringkat di Fortune Indonesia 100
- Penyelam Pasukan Katak TNI AL Evakuasi 3 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- Penyelam Pasukan Katak TNI AL Evakuasi 3 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- Dirjen Perhubungan Laut Dicopot, Kemenhub: Tidak Terkait Kecelakaan Kapal
- Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Sandar di Tanjung Priok, Menhan Tinjau Keunggulan Operasional
- Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 5 Digelar 17–23 September
- Open Tournament Bulutangkis Piala Panglima TNI 2026, TNI AL Sabet Medali
- 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tenaga Ahli dari AS dan Hongkong Bakal Didatangkan
- Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking
Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya

Keterangan Gambar : ITS Giuseppe Garibaldi, kapal induk pertama RI yang akan diberi nama KRI Sriwijaya-100 nantinya akan memiliki pangkalan di Lampung. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Provinsi Lampung dipilih menjadi pangkalan ITS Giuseppe Garibaldi, kapal induk pertama RI yang akan diberi nama KRI Sriwijaya-100. Perairan Lampung dinilai cocok menjadi dermaga sandar kapal induk tersebut.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali mengatakan Lampung sedang disiapkan untuk menjadi pangkalan KRI Sriwijaya-100.
"Lampung sedang kita siapkan. Dalam paralel kita sedang siapkan juga pangkalannya untuk di Lampung," kata Kasal usai acara penyambutan kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (18/9/2026).
Baca Lainnya :
- Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Sandar di Tanjung Priok, Menhan Tinjau Keunggulan Operasional0
- ITS Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat TNI AL Masuk Perairan Indonesia, Disambut Resmi Menhan0
- Welcome To Sea Giant, Indonesia Protective Sea Fortress, Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Memasuki Laut Nusantara0
- Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali Terima Bintang Kehormatan Nishan-e-Imtiaz dari Presiden Pakistan0
- Satgas Port Visit 2026 Dilepas Menkopolkam dan Panglima TNI, Emban Misi ke Pasifik Selatan0
Kasal mengungkapkan keunggulan Lampung hingga dipilih menjadi pangkalan kapal induk KRI Sriwijaya-100. "Lampung kenapa kita pilih. Karena situasi geografisnya sangat memungkinkan, kedalamannya juga cukup, draftnya sekitar 8 meter, akses navigasinya bagus, agak terlindung juga," ungkap Kasal.
"Tapi ada pangkalan-pangkalan lain yang kita siapkan. Nanti kita pertimbangkan lagi," sambung Kasal.
Seperti diketahui, TNI AL mendapat hibah kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia. Kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi tiba di Jakarta, Jumat (18/9/2026) pagi dan disambut oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan para pejabat lainnya.
Kapal berjenis Through-deck Aviation Cruiser tersebut menempuh pelayaran lintas benua dari Pelabuhan Taranto, Italia, sejak 24 Agustus 2026. Pelayaran sejauh 6.870 Nautical Mile melintasi Terusan Suez, Laut Merah, dan Samudra Hindia hingga masuk perairan Indonesia melalui ALKI I pada Kamis (17/9/2026).
Selama pelayaran di perairan Nusantara, kapal dikawal ketat unsur KRI TNI AL hingga tiba dengan aman di Dermaga 107 Tanjung Priok. Kapal ini akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100 setelah secara resmi diserahkan kepada TNI AL pada 24 September mendatang.
Adapun klasifikasi dari ITS Giuseppe Garibaldi ini yaitu memiliki panjang 180,2 meter, lebar 33,4 meter, draft 6,7 meter. dan berat 13.850 Ton. Dengan sistem pendorong yang terdiri dari Combined Gas Turbine and Gas Turbine (COGAG) dan 4 Turbin Gas General Electric/Avio LM2500, kapal ini menghasilkan daya 81.000 tenaga kuda dengan kecepatan maksimal 30 knot.
Jarak jelajah ITS Giuseppe Garibaldi mencapai 7.000 mil laut pada kecepatan ekonomis 20 knot. Sedangkan kapasitas angkutnya sanggup membawa lebih dari 10-18 helikopter kelas menengah/berat, drone serta mengakomodasi hingga 830 personel. (Arry/Mar)











