- Tiba di Vladivostok Rusia, Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan di Eastern Economic Forum ke-11
- Diduga Jaringan Narkoba, Kapal MT ASHLEY Disergap KRI Pulau Rangsang-727 di Perairan Bintan
- HPN 2027 di Lampung Digelar Inklusif dan Kolaboratif, Begini Sejarah Lahirnya Hari Pers
- Pasmar 2 Gelar Maulid Nabi, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dalam Pengabdian
- Kemnaker dan PT PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja
- Tegakkan Hukum di Laut, Kemenhub Cetak PPNS Pelayaran Profesional dan Berintegritas
- TNI AL Edukasi Masyarakat Cegah Karhutla di Mempawah dan Kubu Raya
- Indonesia - Australia Kolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan
- TNI AL Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal dan WNA Bangladesh di Perairan Indonesia
- Diikuti 12.128 Peserta, Kemnaker Mulai Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4
Pusat Perikanan Internasional Dibangun di Jembrana Bali, Rp891 Miliar Digelontorkan

Keterangan Gambar : Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meninjau lokasi pembangunan Pusat Perikanan Internasional. Foto: dok. KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN),BALI: Provinsi Bali tepatnya Kabupaten Jembrana, akan memiliki Pusat Perikanan Internasional. Mega proyek senilai Rp891 miliar tersebut tahun ini mulai dibangun.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan Kabupaten Jembrana di ujung barat Pulau Bali, tepatnya di Desa Pangembangan, dipilih menjadi lokasi pembangunan Pusat Perikanan Internasional karena lokasinya strategis Selain itu berhubungan langsung dengan laut internasional dan memiliki potensi perikanan yang sangat besar.
Di PPN (Pusat Perikanan Nusantara) Pengambengan, adalah wilayah perairan yang memiliki hasil laut melimpah dan potensi ikan sangat besar. Mulai dari ikan tuna, ikan lemuru, serta ikan pelagis lainnya, jadi sangat strategis," kata Sakti Wahyu Trenggono, Senin (23/1/2023).
Baca Lainnya :
- Catat! Potensi Gelombang 7 Hari Kedepan dan Sebaran Hujan0
- Gunung Anak Krakatau Menggeliat Lagi, Masyarakat Diimbau Waspada0
- TNI AL dan US Navy Chaplain Tukar Pengalaman Soal Membina Mental Prajurit0
- Pesawat SAM Air Bawa 11 Penumpang Tergelincir di Papua, Ban Pecah Sayap Patah 0
- 340.411 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Liburan Imlek 20230
Menurut Sakti, lokasi strategis yang dekat dengan Surabaya dan menyambung Laut Banda, sangat cocok jadi lokasi pembangunan mega proyek tersebut. "Saya kira ini akan menjadi pelabuhan perikanan modern, apalagi lokasinya sangat strategis dan langsung berhubungan dengan laut internasional," sambung Sakti.
Selain itu, lahan PPN Pengambengan juga akan diperluas, dengan tambahan lahan darat dan kolam labuh. Dengan perluasan ini semua fasilitas pendukung Pusat Perikanan Internasional bisa lebih maksimal.
Sebelumnya, luas lahan PPN pengambengan i 13,5 hektar dan kolam labuh 25 hektar. "Nah ini diperluas lagi sekitar 88,5 hektar," kata Sakti.
Pembangunan mega proyek di Jembrana tersebut diharapkan melibatkan seluruh tokoh masyarakat dalam pengawasan, sehingga dapat berjalan lancar dan sesuai apa yang direncanakan.
Diharapkan juga, tempat ini tidak hanya pusat perikanan, namun juga akan dimanfaatkan sebagai kawasan wisata. Karena akan dibuatkan port yacht atau pelabuhan mini tempat berlabuh kapal pesiar yang rencananya akan terintegrasi dengan Sircuit All In One. (Riz/Oryza)











