- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Pesawat SAM Air Bawa 11 Penumpang Tergelincir di Papua, Ban Pecah Sayap Patah

Keterangan Gambar : Pesawat SAM Air. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),PAPUA: Pesawat SAM Air nomor penerbangan PK-SMS membawa 11 penumpang, Senin (23/1/2023) tergelincir Bandara Beoga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun ban depan pesawat pecah dan sayap pesawat patah.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIT.
Baca Lainnya :
- 340.411 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Liburan Imlek 20230
- Tambak Udang Modern Bakal Dibangun di Sumba Timur, Menteri KP: Dongkrak Ekonomi Rakyat0
- Peduli Yatim dan Dhuafa De Nasti Cafe Berbagi0
- Anggota Komisi I DPR Saksikan Kesigapan Prajurit di Sarang Petarung Brigif 2 Mar0
- Kasal: Negara Kepulauan, Kekuatan Armada Laut Kebutuhan Mutlak0
Pesawat yang dipiloti Alex Agapa dan Co-pilot Desly Putut Priambudi serta teknisi Minarno sebelumnya terbang dari bandara Moses Kilangin Timika menuju Beoga.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan pesawat mengalami hard landing sesaat mendarat karena ban depan pesawat pecah. "Terjadi hard landing, ban pesawat depan pecah saat mendarat. Ada 11 penumpang, semuanya selamat termasuk kru pesawat," ungkap Kombes Benny kepada wartawan.
Akibat terjadi hard landing, pesawat tergelincir ke kanan landasan pacu. Ban depan pecah, ujung sayap kanan juga rusak akibat menghantam pohon. Semua penumpang termasuj kru pesawat selamat.
Pascakejadian pilot, co-pilot, dan teknisi pesawat diterbangkan ke Timika. Sedangkan penyebab pasti kecelakaan, akan diselidiki oleh KNKT. Aktivitae di Bandara Beoga tetap normal berkat kesigapan aparat TNI-Polri dibantu masyarakat yang mendorong pesawat keluar runway.
Sementara itu Direktur Utama PT SAM Air, Wagus Hidaya mengatakan dibutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk proses perbaikan pesawat. Sedangkan penyebab insiden tersebut masih diselidiki. (*)











