- Pimpin Wisuda dan Penutupan Ditreg Seskoal, Kasal: Siap Hadapi Tantangan Dinamika Politik Global
- ASDP Peduli Desa Adat dan Budaya Bali, Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
- Pelindo Hadir Restorasi Terumbu Karang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Labuan Bajo
- Moncer Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs
- Sebagai Kekuatan Sosial dan Budaya, Ketua IKANAS Erwan Rozadi Ajak Keluarga Besar Nasution Bangun Sumut
- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan
- Dampak Pemadaman Listrik di Sumut, Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau
- KKP Bawa Kembali Produk Perikanan Budi Daya Masuk Pasar Uni Eropa
- Ketika Kekuasaan Tidak Terawasi maka Kemanusiaan akan Menjadi Korban
Kasal: Negara Kepulauan, Kekuatan Armada Laut Kebutuhan Mutlak

Keterangan Gambar : Kasal: Negara Kepulauan, Kekuatan Armada Laut Kebutuhan Mutlak
Indonesiamaritimenews.com( (IMN),JAKARTA: Bagi negara kepulauan besar seperti Indonesia, kekuatan armada laut yang tangguh bukanlah sebuah kemewahan. Tetapi kebutuhan mutlak untuk menegakkan kedaulatan dan hukum di seluruh penjuru teritori dan yurisdiksi.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali saat acara serah terima dan pengukuhan pesawat udara serta helikopter latih milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (19/1/2023).
Sejumlah Alutsista kembali menambah kekuatan udara TNI AL di bawah Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal). Alutsista tersebut terdiri dari satu unit helikopter latih Single Engine Bell-505, tiga unit pesawat latih Piper Archer, dan satu unit pesawat CN 235-220 MPA akan memperkokoh satuan yang dikenal sebagai Rajawali Laut.
Baca Lainnya :
- Likupang Sambut Kunjungan Wisatawan, Presiden: Destinasi Wisata Segera Pulih Kembali0
- Bareskrim Polri Bongkar Kasus Penipuan Modus APK Android, 13 Orang Diciduk0
- Erick Thohir: Kontribusi Pelindo Kepada Negara Meningkat Signifikan0
- Silaturahmi PPAL Bandung, Pensiunan Jangan Merasa Tua0
- Luar Biasa! Gelaran Wayang Orang Pandawa Boyong Dapat Apresiasi UNESCO0
Lebih lanjut menurut Kasal, dalam menyelenggarakan operasi laut yang efektif, unsur udara memiliki peran yang sangat vital, yaitu sebagai kepanjangan mata dan tangan dari armada kapal perang. “Dengan memanfaatkan keunggulan yang dimiliki berupa kemampuan dalam hal kecepatan dan manuver akan memberikan efek yang menguntungkan bagi pelaksanaan operasi,” kata Kasal.
Kasal telah menempatkan pemenuhan kebutuhan Alutsista sebagai Program Prioritas dengan memfokuskan diri untuk mencapai kekuatan yang siap dioperasionalkan dalam bentuk kesiagaan dan kesiapan yang tinggi. Pemenuhan tersebut juga didukung dengan modernisasi sesuai perkembangan teknologi.
Termasuk di dalamnya kekuatan udara sebagai imbas dari semakin kompleks dan bervariasinya bentuk-bentuk kerawanan yang dapat mengancam kedaulatan negara. Hal ini sebagai dampak dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat.
Di sisi lain, membangun kemampuan tempur TNI AL yang tangguh, juga diperlukan pengawak yang militan dan profesional. "Pembangunan alutsista dan Sumber Daya Manusia (SDM) senantiasa berjalan beriringan, oleh karena itu diperlukan integrasi antar keduanya. “Pesawat dan heli latih mempunyai nilai penting dalam keselarasan antara pembangunan Alutsista dan personel pengawaknya,” tegas Kasal. (Ted/Oryza)











