IPC TPK Dorong Kampung Kopi Salipayak Jokoh Jadi Destinasi Unggulan Sumatera Selatan

By Indonesia Maritime News 13 Feb 2026, 10:40:50 WIB Bisnis
IPC TPK Dorong Kampung Kopi Salipayak Jokoh Jadi Destinasi Unggulan Sumatera Selatan

Keterangan Gambar : IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mendukung penguatan ekonomi berbasis potensi lokal melalui pembangunan gapura Kampung Kopi Salipayak Jokoh, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Foto: IPC TPK



Indonesiamaritimenews.com (IMN), PAGAR ALAM: IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berkomitmen mendukung penguatan ekonomi berbasis potensi lokal melalui pembangunan gapura Kampung Kopi Salipayak Jokoh, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam peningkatan ekspor kopi daerah.

Baca Lainnya :

Corporate Secretary IPC Terminal Petikemas, Pramestie Wulandary menjelaskan IPC Terminal Petikemas tidak hanya berfokus pada konektivitas logistik nasional, tetapi juga berkomitmen menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan.

"Melalui pembangunan gapura Kampung Kawe Salipayak Jokoh, kami berharap dapat memperkuat identitas Kopi Pagar Alam sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, sejalan dengan upaya peningkatan ekspor kopi Sumatera Selatan,” ujar Pramestie Wulandary dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2/2026).

Kota Pagar Alam dikenal sebagai salah satu sentra Kopi Robusta unggulan Sumatera Selatan yang tumbuh di ketinggian 1.000–1.600 mdpl di kaki Gunung Dempo. Selain menjadi mata pencaharian utama masyarakat, kopi Pagar Alam juga berkembang sebagai daya tarik wisata edukasi dan kuliner, seiring tumbuhnya desa wisata kopi dan kedai kopi lokal. Dengan demikian, kopi Pagar Alam memiliki potensi daya saing untuk dipasarkan ke mancanegara.

Jangsah, Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya di Kampung Kawe Salipayak Jokoh, Kota Pagar Alam menyambut baik inisiatif IPC TPK pada peresmian Gapura “Terima kasih kepada IPC TPK yang telah memberikan bantuan dengan pembangunan gapura di desa kami. Kami harap ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan Kampung Kawe sebagai sentra wisata dan edukasi kopi di Sumatera Selatan," ucap Jangsah.

Pembangunan gapura Kampung Kopi Salipayak Jokoh dirancang sebagai simbol branding kawasan sekaligus pintu masuk desa penghasil kopi. Kehadiran gapura ini diharapkan mampu meningkatkan visibilitas wilayah, mendorong kunjungan wisata, serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian dan pariwisata berbasis kopi.

Inisiatif ini diharapkan menjadi langkah awal menjadikan Desa Salipayak Jokoh sebagai kebun percontohan sekaligus kampung pariwisata kopi di Kota Pagar Alam, serta memperkuat posisi Kopi Pagar Alam sebagai komoditas ekspor asli Sumatera Selatan.

Ke depan, IPC TPK optimistis atas sinergi antara perusahaan dengan kelompok tani, pemerintah daerah, dan masyarakat akan mendorong Kampung Kopi Salipayak Jokoh berkembang menjadi destinasi kopi unggulan yang berdaya saing tinggi, menghadirkan nilai tambah ekonomi lokal, sekaligus memperluas promosi kopi Sumatera Selatan hingga ke tingkat nasional dan internasional” tutup Pramestie. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook