- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
- 1.101 Sarjana Penggerak Pembangunan Kampung Nelayan Timba Ilmu Maritim di Koarmada II
Pengemudi Truk Disertifikasi Lewat Program CSR, Uji Kompetensi Sekaligus Kesadaran K3

Keterangan Gambar : Pelindo Grup belum lama ini. PT Pelindo Regional 3 bersama PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), PT Terminal Teluk Lamong (TTL), dan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berkolaborasi dengan LSP Transportasi Indonesia (LSPTI) dan Klub Logindo melakukan sertifikasi BNSP bagi pengemudi truk eksternal yang beroperasi di dalam dan luar terminal.Foto: TTL
Indonesiamaritimenews.com (IMN), RSURABAYA: Sebanyak 30 pengemudi berhasil mendapatkan sertifikasi pada dan telah dinyatakan kompeten oleh LSPTI. Program ini sangat bermanfaat karena pengemudi punya kompetensi sekaligus sadar akan K3.
Kegiatan sertifikasi pengemudi truk digelar oleh Pelindo Grup belum lama ini. PT Pelindo Regional 3 bersama PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), PT Terminal Teluk Lamong (TTL), dan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berkolaborasi dengan LSP Transportasi Indonesia (LSPTI) dan Klub Logindo melakukan sertifikasi BNSP bagi pengemudi truk eksternal yang beroperasi di dalam dan luar terminal.
Baca Lainnya :
- Tongkang Batu Bara Kembali Tumpah, Ini Saran PRAMARIN Banten ke PLTU Labuan0
- RSO Pertamina Trans Kontinental Gandeng Peteka Shorebase Tanjung Batu Gelar Exercise ISPS Code0
- Program Blue Economy, Ini Sederet Kegiatan Pertamina Trans Kontinental0
- Ini Penyebab Port Stay Kapal di TPK Kendari Lebih Cepat, Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen0
- Dipicu Petikemas Internasional Kinerja TPS Naik 9,27 Persen0
Sebanyak 30 pengemudi berhasil mendapatkan sertifikasi pada Kamis, 5 Desember 2024 lalu dan telah dinyatakan kompeten oleh LSPTI.
Division Head Pelayanan SDM dan Umum, Juju Juarsih menyampaikan dukungannya terhadap program ini karena diyakini akan berdampak positif pada kelancaran operasional terminal.
”Program ini sangat bermanfaat karena menjadikan pengemudi kompeten sehingga operasional menjadi lebih aman dan selamat, ini juga bisa menjadi tolok ukur bagi terminal-terminal lain untuk mengembangkan standar keselamatan dan pelayanan” ujar Juju Juarsih dalam keterangan tertulisnya.
Selain meningkatkan kompetensi, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya dalam keselamatan berkendara.
KESADARAN K3S
ementara itu Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Sirait mengatakan upaya meningkatkan kesadaran K3, bukan hanya berlaku bagi pegawai perusahaan, tetapi juga bagi seluruh pihak yang beraktivitas di dalam terminal.
"Jangan sampai kelalaian dalam mengemudi menyebabkan kecelakaan yang merenggut nyawa, oleh karena itu kami mengadakan sertifikasi ini untuk memastikan keselamatan bersama," jelas David Sirait.
Ketua DPC Klub Logindo Jawa Timur, Christine Agni juga mengapresiasi Pelindo Group atas pelaksanaan program CSR ini. “Terima kasih kepada pelindo group yang telah mendukung kegiatan ini. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan pengemudi truk yang merupakan pahlawan logistik. Mereka memegang peranan penting dalam memastikan barang sampai ke pelanggan dengan selamat” ujarnya.
Program sertifikasi ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menciptakan dampak signifikan dalam meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pelindo dalam menciptakan budaya K3 yang kuat di lingkungan kerja perusahaan. (Arry/Mar)











