- Bareskrim Polri Hentikan Sepak Terjang 4 WN China Kasus Tambang Ilegal di Papua, Pelaku Diringkus
- KRI Bima Suci Sandar di Shanghai China, Taruna AAL dan Genderang Suling Bakal Unjuk Kebolehan
- 31.255 Benih Lobster Mau Diselundupkan dari Lampung ke Vietnam, Digagalkan KKP
- ASDP Gandeng Pemprov Aceh Buka Lintasan Jakarta-Malahayati, Perkuat Jalur Logistik Wilayah Barat
- PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta, Sambut Iduladha 2026
- Tanduk Rusa, Senapan Angin dan Aneka Sajam Diselundupkan Penumpang Kapal, Disita Prajurit TNI AL di Pelabuhan Ambon
- UKW Angkatan ke-65, Wali Kota Jakpus dan Ketua PWI Jaya Tekankan Pentingnya Kompetensi Wartawan
- Pos TNI AL Muara Kubu dan Masyarakat Patroli Bersama, Awasi Sumber Daya Kelautan
- 9 WNI Korban Kekejaman Israel Tiba di Jakarta, Menlu Sugiono: Terimakasih Pemerintah Turki, Yordan dan Mesir
- Bikin Gemes, Murid-murid TK Hang Tuah Sorong Berseragam Kelasi Tinjau Kapal Perang KRI Bawal-875
Kerjasama Selatan-selatan, KKP Bantu Kepulauan Solomon Kembangkan Tilapia dan Rumput Laut

Keterangan Gambar : Kunjungan Tim tenaga ahli perikanan Indonesia pada Program ‘Dispatch Expert’ ke Kementerian Perikanan dan Sumber Daya Laut Solomon. Pertemuan Tim dengan Dr. Christian Ramofafia, Sekretaris Tetap MFMR dan Mr. Wesley Garofe, Wakil Direktur Akuakultur. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), melaksanakan langkah strategis pengembangan kapasitas budidaya tilapia dan rumput laut di Kepulauan Solomon.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama teknis Selatan-Selatan yang bertujuan memperkuat sektor perikanan lintas negara dan mencapai visi ‘Pacific Elevation’ yang lebih maju dan sejahtera, dengan dukungan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Keuangan melalui Lembaga Dana Kerja sama Internasional (LDKPI).
Baca Lainnya :
- ASDP : Layanan Penyeberangan di Merak-Bakauheni Kembali Normal, Pengguna Jasa Diminta Tetap Waspada0
- Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi, Pelabuhan Merak-Bakauheni Ditutup0
- Helo Milenial... Yuk Makan Ikan, Penuhi Protein Tubuhmu0
- Pulau Morotai Dibangun Jadi Kawasan Pertahanan Sekaligus Perikanan0
- Antisipasi Perubahan Tata Kelola Garam, Begini Langkah KKP0
Kepala BPPSDM KP, I Nyoman Radiarta mengatakan kegiatan ini adalah wujud keberlanjutan komitmen Indonesia sebagai pionir dalam kerja sama Selatan-Selatan untuk meningkatkan kapasitas negara-negara berkembang di Pasifik.
"Kami berharap kegiatan ini dapat membangun masa depan ketahanan pangan yang lebih berkelanjutan serta mendukung stabilitas ekonomi dan politik di kawasan Pasifik," terang I Nyoman Radiarta dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Jumat (7/12/2024).
Sebagai bagian dari pengembangan kapasitas ini, BPPSDM KKP mengirimkan Tim Tenaga Ahli Perikanan Indonesia untuk melaksanakan ‘Dispatch Expert Program’ ke Kepulauan Solomon pada November 2024. Tim mengunjungi Pulau Guadalcanal, pusat budidaya tilapia, dan Pulau Wagina, yang merupakan sentra penghasil rumput laut terbesar di Pasifik, untuk mempelajari langsung kebutuhan dan potensi sektor akuakultur lokal.
“Dengan pengalaman dan teknologi yang dimiliki, Indonesia berkomitmen untuk berbagi praktik terbaik guna meningkatkan daya saing produk rumput laut di Kepulauan Solomon. Upaya ini diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan dan perekonomian masyarakat setempat,” jelas Nyoman.
MITRA STRATEGIS
Kepulauan Solomon yang selama ini dikenal sebagai mitra strategis Indonesia di kawasan Pasifik, memiliki potensi besar sebagai produsen rumput laut, namun masih membutuhkan dukungan dalam peningkatan keterampilan pengolahan produknya.
Budidaya rumput laut yang diperkenalkan sejak tahun 2002 kini mendukung sekitar 600 petani dan menyumbang tiga persen dari PDB negara tersebut. Sebagian besar produksinya diekspor ke Tiongkok dengan harga sekitar 4 USD per kilogram.
Hasil dari program ini akan menghasilkan Grand Design Roadmap Capacity Building 2025-2028, yang mencakup dokumen sesi pelatihan teknis, identifikasi kebutuhan sarana dan prasarana, serta indikator capaian dalam aspek sumber daya alam, manusia, sosial budaya, dan kelembagaan. Grand Design ini akan mengintegrasikan unsur-unsur dari program Ekonomi Biru KKP dan program strategis BPPSDM, termasuk Smart Fisheries Village.
Inisiatif ini akan ditawarkan kepada Kepulauan Solomon dan kawasan Pasifik secara umum sebagai bagian dari promosi teknologi dan inovasi produk perikanan Indonesia.
Sebagai informasi, rumput laut dan tilapia masuk dalam lima komoditas unggulan ekspor produk perikanan yang terus dikembangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Menteri Sakti Wahyu Trenggono telah menginisiasi pembangunan modeling budidaya tilapia dan rumput laut berkelanjutan di Karawang, Jawa Barat, dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara untuk pengembangan kualitas dua komoditas tersebut. (Riz/Oryza)
Kunjungan Tim tenaga ahli perikanan Indonesia pada Program ‘Dispatch Expert’ ke Kementerian Perikanan dan Sumber Daya Laut Solomon. Pertemuan Tim dengan Dr. Christian Ramofafia, Sekretaris Tetap MFMR dan Mr. Wesley Garofe, Wakil Direktur Akuakultur. Foto: KKP











