- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi, Pelabuhan Merak-Bakauheni Ditutup

Keterangan Gambar : Ilustrasi cuaca buruk di Selat Sunda. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: Penyeberangan kapal rute Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakauheni dan sebaliknya, Selasa (13/12/2024) ditutup akibat cuaca buruk dan gombang tinggi. Pengguna jasa transportasi laut dati Banten ke Lampung dan sebaliknya, harus menunggu di pelabuhan.
Penutupan penyeberangan pelayaran Merak-Bakauheni tersebut diumumkan oleh Korlantas Polri lewat akun Instagram resmi @korlantaspolri.ntmc, Selasa (3/12).
Baca Lainnya :
- Helo Milenial... Yuk Makan Ikan, Penuhi Protein Tubuhmu0
- Pulau Morotai Dibangun Jadi Kawasan Pertahanan Sekaligus Perikanan0
- Antisipasi Perubahan Tata Kelola Garam, Begini Langkah KKP0
- Dongkrak Ekonomi Nelayan Naik Kelas, KKP Dorong Budidaya Tuna Berteknologi Tinggi0
- Revitalisasi Puluhan Ribu Hektar Tambak Mangkrak di Pantura, KKP Gandeng BPKP0
Pengumuman tersebut berbunyi:
"Informasi terkini, 3 Desember 2024. Dikarenakan cuaca yang kurang bersahabat, saat ini Pelabuhan Merak sementara tidak melayani penyeberangan. Diimbau bagi pengendara yang sedang berada di tol arah Merak agar keluar Tol Cilegon, upaya ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan arus lalu lintas. Tetap jaga keselamatan berkendara dalam kondisi cuaca ekstrem."
Setiap akhir tahun atau bulan Desember,
cuaca buruk dan gelombang tinggi kerap terjadi di Selat Sunda. Akibatnya penyeberangan ferry rute Merak-Bakauheni terganggu karena gelombang tinggi hingga mencapai lebih dari 4 meter. Belum ada diketahui sampai kapan penutupan tersebut dilakukan. (Bow/Oryza)











