- Tim Kodaeral IX dan Wanadri Selam Konservasi Terumbu Karang dan Bersihkan Bawah Laut
- Membangun Sea Power, Pasis Dikreg Seskoal Ikuti Kuliah Umum Head of SPC Australia Capt Bernard Roy Dobson
- Curhat Siswa Sekolah Rakyat Sering Dibully, Presiden Prabowo: Saya Juga Sering Diejek, Kita Balas dengan Sopan
- Presiden Prabowo: MBG Bukan Sekadar Program Makan
- Tinggalkan Busan, KRI Bima Suci Otewe Rusia Lanjutkan Misi Diplomasi dan Latihan Taruna KJK
- 40 Peserta Ikuti Pelatihan Transplantasi Terumbu Karang di Pantai Jikumerasa
- Seskoal Terima Kunjungan Kehormatan Head of Sea Power Center Australia
- PPAL Ikuti Kegiatan Gerakan Tanam Tebu Serentak Nasional di Subang
- Ladokgi TNI AL Peduli Kesehatan Lansia
- Setetes Darah untuk Kehidupan, Bakes Lanudal Jakarta di HUT ke-70 Penerbangan TNI AL
Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi, Pelabuhan Merak-Bakauheni Ditutup

Keterangan Gambar : Ilustrasi cuaca buruk di Selat Sunda. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: Penyeberangan kapal rute Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakauheni dan sebaliknya, Selasa (13/12/2024) ditutup akibat cuaca buruk dan gombang tinggi. Pengguna jasa transportasi laut dati Banten ke Lampung dan sebaliknya, harus menunggu di pelabuhan.
Penutupan penyeberangan pelayaran Merak-Bakauheni tersebut diumumkan oleh Korlantas Polri lewat akun Instagram resmi @korlantaspolri.ntmc, Selasa (3/12).
Baca Lainnya :
- Helo Milenial... Yuk Makan Ikan, Penuhi Protein Tubuhmu0
- Pulau Morotai Dibangun Jadi Kawasan Pertahanan Sekaligus Perikanan0
- Antisipasi Perubahan Tata Kelola Garam, Begini Langkah KKP0
- Dongkrak Ekonomi Nelayan Naik Kelas, KKP Dorong Budidaya Tuna Berteknologi Tinggi0
- Revitalisasi Puluhan Ribu Hektar Tambak Mangkrak di Pantura, KKP Gandeng BPKP0
Pengumuman tersebut berbunyi:
"Informasi terkini, 3 Desember 2024. Dikarenakan cuaca yang kurang bersahabat, saat ini Pelabuhan Merak sementara tidak melayani penyeberangan. Diimbau bagi pengendara yang sedang berada di tol arah Merak agar keluar Tol Cilegon, upaya ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan arus lalu lintas. Tetap jaga keselamatan berkendara dalam kondisi cuaca ekstrem."
Setiap akhir tahun atau bulan Desember,
cuaca buruk dan gelombang tinggi kerap terjadi di Selat Sunda. Akibatnya penyeberangan ferry rute Merak-Bakauheni terganggu karena gelombang tinggi hingga mencapai lebih dari 4 meter. Belum ada diketahui sampai kapan penutupan tersebut dilakukan. (Bow/Oryza)











