- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal

Keterangan Gambar : PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) telah menyelesaikan pemasangan dan instalasi Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) terbaru berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) di seluruh 25 armada kapal penumpang. Foto: PELNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) telah menyelesaikan pemasangan dan instalasi Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) terbaru berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) di seluruh 25 armada kapal penumpang.
Melalui transformasi teknologi dari satelit Geostationary Earth Orbit (GEO) ke Low Earth Orbit (LEO), PELNI kini menghadirkan kualitas konektivitas yang jauh lebih optimal. Jika sebelumnya sistem GEO memiliki keterbatasan bandwidth dan latensi yang relatif tinggi, kini pemanfaatan teknologi LEO memungkinkan tersedianya bandwidth yang lebih besar dengan latensi sangat rendah.
Peningkatan ini mendukung komunikasi real-time yang lebih stabil dan andal, termasuk saat kapal beroperasi di perairan terpencil.
Baca Lainnya :
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara0
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara0
- Uji Petik 4 Kapal Penumpang, Ditjen Hubla Pastikan Angkutan Lebaran 2026 Aman0
- Libur Imlek Dongkrak Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali0
- Ditjen Hubla Revalidasi Auditor ISPS Code 2026, Perkuat Pengawasan Keamanan Kapal dan Pelabuhan0
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyatakan bahwa implementasi SisKomKap berbasis LEO ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat transformasi digital Perusahaan sekaligus meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan bagi penumpang maupun ABK.
“Dashboard SisKomKap yang telah dimodernisasi kini dilengkapi fitur baru seperti AIS Receiver untuk pemantauan lalu lintas laut di sekitar kapal PELNI, One Time Performance Analysis untuk evaluasi kinerja operasional, posisi pelabuhan, data curah hujan, kecepatan angin, serta Threat & Vulnerabilities jadi kita bisa melihat histori peristiwa penting di lingkup maritim yang pernah terjadi,” ujar Ditto, Selasa (3/3/2026).
Ditto juga menjelaskan, seluruh video dari CCTV di kapal dengan SisKomKap baru dapat dilihat secara real-time dan live stream dari pusat kendali. Peningkatan teknologi ini dinilai dapat memperkuat aspek keamanan dan pemantauan lingkungan maritim.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengadopsi teknologi terkini, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan laut yang aman, nyaman dan berkualitas,” tambah Ditto.
Melalui implementasi SisKomKap pada 25 kapal penumpang, PELNI semakin memperkokoh posisinya sebagai Perusahaan pelayaran nasional yang aman, modern dan berorientasi pada pelayanan.
Seperti diketahui, PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan. (Bow/Mar)











