- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal

Keterangan Gambar : PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) telah menyelesaikan pemasangan dan instalasi Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) terbaru berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) di seluruh 25 armada kapal penumpang. Foto: PELNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) telah menyelesaikan pemasangan dan instalasi Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) terbaru berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) di seluruh 25 armada kapal penumpang.
Melalui transformasi teknologi dari satelit Geostationary Earth Orbit (GEO) ke Low Earth Orbit (LEO), PELNI kini menghadirkan kualitas konektivitas yang jauh lebih optimal. Jika sebelumnya sistem GEO memiliki keterbatasan bandwidth dan latensi yang relatif tinggi, kini pemanfaatan teknologi LEO memungkinkan tersedianya bandwidth yang lebih besar dengan latensi sangat rendah.
Peningkatan ini mendukung komunikasi real-time yang lebih stabil dan andal, termasuk saat kapal beroperasi di perairan terpencil.
Baca Lainnya :
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara0
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara0
- Uji Petik 4 Kapal Penumpang, Ditjen Hubla Pastikan Angkutan Lebaran 2026 Aman0
- Libur Imlek Dongkrak Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali0
- Ditjen Hubla Revalidasi Auditor ISPS Code 2026, Perkuat Pengawasan Keamanan Kapal dan Pelabuhan0
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyatakan bahwa implementasi SisKomKap berbasis LEO ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat transformasi digital Perusahaan sekaligus meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan bagi penumpang maupun ABK.
“Dashboard SisKomKap yang telah dimodernisasi kini dilengkapi fitur baru seperti AIS Receiver untuk pemantauan lalu lintas laut di sekitar kapal PELNI, One Time Performance Analysis untuk evaluasi kinerja operasional, posisi pelabuhan, data curah hujan, kecepatan angin, serta Threat & Vulnerabilities jadi kita bisa melihat histori peristiwa penting di lingkup maritim yang pernah terjadi,” ujar Ditto, Selasa (3/3/2026).
Ditto juga menjelaskan, seluruh video dari CCTV di kapal dengan SisKomKap baru dapat dilihat secara real-time dan live stream dari pusat kendali. Peningkatan teknologi ini dinilai dapat memperkuat aspek keamanan dan pemantauan lingkungan maritim.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengadopsi teknologi terkini, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan laut yang aman, nyaman dan berkualitas,” tambah Ditto.
Melalui implementasi SisKomKap pada 25 kapal penumpang, PELNI semakin memperkokoh posisinya sebagai Perusahaan pelayaran nasional yang aman, modern dan berorientasi pada pelayanan.
Seperti diketahui, PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan. (Bow/Mar)











