- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Kebebasan Pers Indonesia Pilar Penting Kemajuan Bangsa

Keterangan Gambar : Presiden Jokowi memberi sambutan dalam puncak acara HPN 2022 dari Istana Bogor. Foto: YouTube Sekretariat Presiden.
Indonesiamaritim.com (IMN), KENDARI: Pers Indonesia adalah lokomotif kemajuan bangsa, jadi inspirasi serta menjadikan masyarakat dan negara percaya diri untuk mewujudkan Indonesia Maju. Kebebasan pers juga menjadi salah satu pilar penting kemajuan bangsa.
Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 yang dipusatkan di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (9/2/2022). Presiden menyampaikan sambutannya secara dari dari Istana Bogor didampingi, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Baca Lainnya :
- Presiden Jokowi: Pers Membangun Optimisme Hadapi Pandemi Covid-190
- 7 Gubernur dan 6 Bupati/Walikota Peroleh Penghargaan Inisiator Olahraga0
- Waspadai Cuaca Buruk Selat Sunda dan Gelombang Tinggi di Pelabuhan Merak0
- Catat! Ini Dia Wilayah PPKM Level 3 Jabodetabek, Jawa dan Bali0
- Pasien Gejala Rendah Diimbau Isoman dan Isoter0
“Indonesia sebagai negara domokrasi terbesar di dunia. kebebasan pers dan perlindungan terhadap profesi wartawan dijamin oleh undang-undang,” kata Jokowi.
Presiden juga mengatakan, pers Indonesia adalah lokomotif kemajuan bangsa, menjadi inspirasi serta jadikan masyarakat dan negara percaya diri untuk wujudkan Indonesia Maju.
Jokowi juga mengatakan, berbagai kritik, masukan, dan dukungan insan pers sangat diperlukan pemerintah bagi kemajuan bangsa. Sebab dengan adanya kritikan, masukan, dan dukungan pemerintah akan mendapan masukan mana yang kurang, mana yang harus diperbaiki dan mendorong yang masih lambat.
"Dan juga mengapresiasi yang sudah berjalan baik agar seluruh jajaran pemerintah dari pusat sampai ke daerah dapat bekerja dalam frekuensi yang sama, visi yang sama untuk negara kita, untuk Indonesia Maju," jelas Presiden.
Presiden juga mendukung rencana perubahan undang-undang terkait dengan pers. Pilihannya ada dua, mendorong Undang-udang baru atau merevisi Undang-undang lama. “Kami serahkan pada PWI dan Dewan Pers agar regulasi itu segera bisa kita selesaikan. Saya akan dorong terus bila pilihannya sudah ditentukan,” ungkap Jokowi.
Kepala negara juga meminta pers memberikan informasi terbaik dalam agenda besar internasional yang akan dihadapi Indonesia di tahun 2022 ini yaitu G20. “Saat mata dunia tertuju pada Indonesia, pers punya tugas besar untuk menyukseskan agenda-agenda penting tersebut. Manfaatkan sebaik-baiknya kesempatan berharga yang kita miliki,” ungkap Jokowi. Presiden juga menekankan, bahwa komitmen Indonesia dalam melakukan transformasi energi akan diangkat dalam Presidensi G20 tahun ini. ( Fat/ Oriz)











