- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
Waspadai Cuaca Buruk Selat Sunda dan Gelombang Tinggi di Pelabuhan Merak

Keterangan Gambar : Pelabuhan Merak, Banten, terganggu. Bahkan dermaga eksekutif ditutup selama 12 jam, Sabtu malam (5/2/2022). Karena angin kencang dan ombak tinggi mengakibatkan aktivitas bongkar muat terganggu.Foto: Indonesiamaritimenews.com/ Mar.
Baca Lainnya :
- Catat! Ini Dia Wilayah PPKM Level 3 Jabodetabek, Jawa dan Bali0
- Pasien Gejala Rendah Diimbau Isoman dan Isoter0
- BPS Ungkap Ekonomi Indonesia Kuartal IV/2021 Tumbuh 5,02 Persen0
- Ratusan Karangan Bunga Duka Cita Iringi Pemakaman Mertua Sandiaga Uno0
- Jenazah Mertua Sandiaga Uno Dimakamkan di Masjid At Taqwa Sriwijaya0
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: Pengguna Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni atau sebaliknya, sebaiknya waspada dalam sepekan ini. Sebab, cuaca buruk dan gelombang tinggi dalam beberapa hari ini cukup mengkhawatirkan.
Cuaca buruk di Selat Sunda juga membuat aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak, Banten, terganggu. Bahkan dermaga eksekutif ditutup selama 12 jam, Sabtu malam (5/2/2022). Karena angin kencang dan ombak tinggi mengakibatkan aktivitas bongkar muat terganggu.
Cuaca yang kurang bersahabat juga mengakibatkan kapal tanker SWR 1801 kandas di perairan Merak, Banten, Minggu (7/2/2022). Kapal tersebut kandas di depan sebuah hotel sekitar pukul 14.00 WIB saat ombak besar dan angin kencang menghantam perairan Merak.
Data yang dirangkum indonesiamaritimenews.com gelombang tinggi juga mengakibatkan kapal ferry KMP Jatra II oleng saat akan bongkar muat di Dermaga 5 Pelabuhan Merak, Senin (7/2/2022). Akibatnya truk di dalam lambung kapal terguling menimpa kendaraan Avanza dan Fortuner.
Cuaca kurang bersahabat diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, cuaca di sekitar barat laut Pelabuhan Merak antara 25 derajat hingga 29 derajat, berawan tebal dan berawan sejak pagi hingga sore hari. Sedangkan malam hari, mulai pukul 19:00 hingga pukul 22:00 berawan tebal dan diprediksi terjadi hujan ringan.( Arry/Oriz)











