- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi

Keterangan Gambar : Personel TNI AL dan instansi terkait mengecek bangunan yang hancur akibat diguncang gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: dok. Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, korban meninggal dunia akibat gempa berkekuatan M 7.7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) berjumlah 111 orang.
BNPB menyebut tidak ada lagi tambahan angka korban meninggal selama dua hari terakhir atau sejak 26 Agustus 2026. Sedangkan jumlah pengungsi tercatat meningkat menjadi 21.552 orang.
Baca Lainnya :
- Jelajahi Medan Ekstrem via Darat, Prajurit Jalasena Tembus Lokasi Terisolir Korban Gempa NTT0
- Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah, Bahas Penanganan Karhutla dan Peran Masyarakat Adat0
- Menembus Wilayah Terisolir Lewat Udara, 2 Helikopter TNI AL Bagikan 1,2 Ton Bantuan Logistik di NTT0
- KRI Teluk Palu-523 Gelar Baksos di Permukiman Terdampak Kebakaran di Kalimantan0
- TNI AL dan Bank Indonesia Peduli Warga Terdampak Gempa, Salurkan Bantuan ke Waiwerang NTT0
BNPB mencatat gempa susulan sudah terjadi 9.278 kali sejak gempa utama berkekuatan Magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026. Gempa susulan terbesar terjadi dengan keluatan magnitudo 6,2. "Paling kecil satu, dan yang dirasakan oleh masyarakat ada 153 kali," tandas Berton. (Bow/Mar)











