- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
BPS Ungkap Ekonomi Indonesia Kuartal IV/2021 Tumbuh 5,02 Persen
-

Keterangan Gambar : Pedagang ramai memperebutkan ikan di Pelelangan Tanjung Karang, Lampung, Foto: Indonesiamaritimenews..co./Han
Indonesiamaritimenews.com ( (IMN), JAKARTA: Ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2021 tumbuh mencapai 5,02 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Realisasi ini lebih baik dibanding 3,51 persen di kuartal III 2021 setelah dihantam Covid-19, serta lebih baik dari -2,19 persen di kuartal IV 2020.
Baca Lainnya :
- Ratusan Karangan Bunga Duka Cita Iringi Pemakaman Mertua Sandiaga Uno0
- Jenazah Mertua Sandiaga Uno Dimakamkan di Masjid At Taqwa Sriwijaya0
- Haul Akbar Kota Batam Bermunajad Keselamatan di Hadiri Ribuan Jamaah0
- Innalillahi... Ayah Mertua Sandiaga Uno Tutup Usia0
- Haul Akbar Batam ke 12, Membawa Berkah, Hujan Turun Mendinginkan Cuaca Panas.0
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Senin (7/2/2022). Perekonomian Indonesia diukur berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) pada kuartal IV/2021 atas dasar harga berlaku mencapai Rp4.498,0 triliun, sementara berdasarkan harga konstan mencapai Rp2.845,9 triliun.
Menurut Margo Yuwono, pertumbuhan ekonomi akhir 2021 yang kembali ke angka 5 persen adalah bukti pemulihan bahwa pemulihan pandemi menjadi faktor penting dalam pemulihan ekonomi.
“Kuartal IV 2021, ekonomi kita 5,02 persen karena pandemi sudah berkurang dan mobilitas masyarakat semakin bagus," kata Margo. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi RI mencapai 3,69 persen (yoy). Dia berharap, pertumbuhan ekonomi bisa berlanjut di kuartal I 2022 meski varian Omicron mulai melonjak.
"Dengan catatan kita sepakat protokol kesehatan memegang peran penting sehingga kasus harian berkurang dan mobilitas penduduk semakin bagus," sambung Margo.
Pertumbuhan ekonomi masih terkonsentrasi di Jawa dengan share 57,89 persen. Pertumbuhan ekonomi di Jawa sendiri mencapai 3,66 persen pada tahun 2021. Lalu diikuti Sumatera sebesar 21,70 persen; Kalimantan 8,25 persen; Sulawesi 6,89 persen; Bali dan Nusa Tenggara 2,78 persen; serta Maluku dan Papua 2,49 persen.
Menurut Margo, Pertumbuhan ekonomi di Maluku dan Papua ditopang oleh peningkatan aktivitas pertambangan sepanjang tahun 2021. Seperti di Maluku Utara, ada aktivitas pertambangan bijih logam khususnya bijih nikel, bijih emas, dan bijih perak. Sedangkan di Papua, ada aktivitas pertambangan bijih logam khususnya produksi tembaga dan emas, serta konstruksi pelaksanaan PON XX.( Han/ Oriz)











