BPS Ungkap Ekonomi Indonesia Kuartal IV/2021 Tumbuh 5,02 Persen
-

By Indonesia Maritime News 08 Feb 2022, 06:52:38 WIB Ekonomi
BPS Ungkap Ekonomi Indonesia   Kuartal IV/2021 Tumbuh 5,02 Persen

Keterangan Gambar : Pedagang ramai memperebutkan ikan di Pelelangan Tanjung Karang, Lampung, Foto: Indonesiamaritimenews..co./Han




Indonesiamaritimenews.com ( (IMN), JAKARTA: Ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2021 tumbuh mencapai 5,02 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Realisasi ini lebih baik dibanding 3,51 persen di kuartal III 2021 setelah dihantam Covid-19, serta lebih baik dari -2,19 persen di kuartal IV 2020.

Baca Lainnya :

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Senin (7/2/2022). Perekonomian Indonesia diukur berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) pada kuartal IV/2021 atas dasar harga berlaku mencapai Rp4.498,0 triliun, sementara berdasarkan harga konstan mencapai Rp2.845,9 triliun.

Menurut Margo Yuwono, pertumbuhan ekonomi akhir 2021 yang kembali ke angka 5 persen adalah bukti pemulihan bahwa pemulihan pandemi menjadi faktor penting dalam pemulihan ekonomi. 

“Kuartal IV 2021, ekonomi kita 5,02 persen karena pandemi sudah berkurang dan mobilitas masyarakat semakin bagus," kata Margo. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi RI mencapai 3,69 persen (yoy). Dia berharap, pertumbuhan ekonomi bisa berlanjut di kuartal I 2022 meski varian Omicron mulai melonjak. 

"Dengan catatan kita sepakat protokol kesehatan memegang peran penting sehingga kasus harian berkurang dan mobilitas penduduk semakin bagus," sambung Margo. 

Pertumbuhan ekonomi masih terkonsentrasi di Jawa dengan share 57,89 persen. Pertumbuhan ekonomi di Jawa sendiri mencapai 3,66 persen pada tahun 2021. Lalu diikuti Sumatera sebesar 21,70 persen; Kalimantan 8,25 persen; Sulawesi 6,89 persen; Bali dan Nusa Tenggara 2,78 persen; serta Maluku dan Papua 2,49 persen. 

Menurut Margo, Pertumbuhan ekonomi di Maluku dan Papua ditopang oleh peningkatan aktivitas pertambangan sepanjang tahun 2021.  Seperti di Maluku Utara, ada aktivitas pertambangan bijih logam khususnya bijih nikel, bijih emas, dan bijih perak. Sedangkan di Papua, ada aktivitas pertambangan bijih logam khususnya produksi tembaga dan emas, serta konstruksi pelaksanaan PON XX.( Han/ Oriz)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook