- KKP Mulai Bangun Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu, Nilai Investasi Rp7,2 T
- Tug Boat dan Tongkang Angkut Nikel Diamankan KRI Hampala-880 di Teluk Weda
- Kapal Cepat Rudal KRI Surik-645 Tangkap Tug Boat Bawa Solar Ilegal
- Mudik Gratis 2026 Bersama PELNI Dibuka, Buruan Daftar
- Mudik Lebaran 2026, Diskon Tiket Kapal PELNI Hingga 30% Sudah Dibuka
- Kasal Resmikan SPPG Puspomal, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- Kepulauan Tersembunyi di Beranda Nusantara, Rumah Nyaman Biota Laut yang Harus Dijaga
- Revitalisasi Pasar Baru Harus Padukan Nilai Kesejarahan, Keberagaman, dan Kekinian
- Tiga Bulan, KKP Ekspor 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS
- KKP: Bisnis Rantai Dingin di Lokasi KNMP Dikelola Profesional
BPS Ungkap Ekonomi Indonesia Kuartal IV/2021 Tumbuh 5,02 Persen
-

Keterangan Gambar : Pedagang ramai memperebutkan ikan di Pelelangan Tanjung Karang, Lampung, Foto: Indonesiamaritimenews..co./Han
Indonesiamaritimenews.com ( (IMN), JAKARTA: Ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2021 tumbuh mencapai 5,02 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Realisasi ini lebih baik dibanding 3,51 persen di kuartal III 2021 setelah dihantam Covid-19, serta lebih baik dari -2,19 persen di kuartal IV 2020.
Baca Lainnya :
- Ratusan Karangan Bunga Duka Cita Iringi Pemakaman Mertua Sandiaga Uno0
- Jenazah Mertua Sandiaga Uno Dimakamkan di Masjid At Taqwa Sriwijaya0
- Haul Akbar Kota Batam Bermunajad Keselamatan di Hadiri Ribuan Jamaah0
- Innalillahi... Ayah Mertua Sandiaga Uno Tutup Usia0
- Haul Akbar Batam ke 12, Membawa Berkah, Hujan Turun Mendinginkan Cuaca Panas.0
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Senin (7/2/2022). Perekonomian Indonesia diukur berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) pada kuartal IV/2021 atas dasar harga berlaku mencapai Rp4.498,0 triliun, sementara berdasarkan harga konstan mencapai Rp2.845,9 triliun.
Menurut Margo Yuwono, pertumbuhan ekonomi akhir 2021 yang kembali ke angka 5 persen adalah bukti pemulihan bahwa pemulihan pandemi menjadi faktor penting dalam pemulihan ekonomi.
“Kuartal IV 2021, ekonomi kita 5,02 persen karena pandemi sudah berkurang dan mobilitas masyarakat semakin bagus," kata Margo. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi RI mencapai 3,69 persen (yoy). Dia berharap, pertumbuhan ekonomi bisa berlanjut di kuartal I 2022 meski varian Omicron mulai melonjak.
"Dengan catatan kita sepakat protokol kesehatan memegang peran penting sehingga kasus harian berkurang dan mobilitas penduduk semakin bagus," sambung Margo.
Pertumbuhan ekonomi masih terkonsentrasi di Jawa dengan share 57,89 persen. Pertumbuhan ekonomi di Jawa sendiri mencapai 3,66 persen pada tahun 2021. Lalu diikuti Sumatera sebesar 21,70 persen; Kalimantan 8,25 persen; Sulawesi 6,89 persen; Bali dan Nusa Tenggara 2,78 persen; serta Maluku dan Papua 2,49 persen.
Menurut Margo, Pertumbuhan ekonomi di Maluku dan Papua ditopang oleh peningkatan aktivitas pertambangan sepanjang tahun 2021. Seperti di Maluku Utara, ada aktivitas pertambangan bijih logam khususnya bijih nikel, bijih emas, dan bijih perak. Sedangkan di Papua, ada aktivitas pertambangan bijih logam khususnya produksi tembaga dan emas, serta konstruksi pelaksanaan PON XX.( Han/ Oriz)











