- KKP Dorong Kontes Arwana Indonesia Mendunia, Menjadi Komunitas Unggulan
- 8 UPI Izin Register, KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China
- ASDP Terapkan Transformasi Penyeberangan Modern Berorientasi Selamat, Aman dan Nyaman, Ujicoba 1Juni 2026
- Hasil Negoisasi, Udang Tangkap Indonesia Kembali Masuk Arab Saudi Efektif Mei 2026
- Negara Lindungi Awak Kapal Ikan, Nelayan Kecil Bagaimana ?
- Ketika TNI AL Gagalkan Penyelundupan 780 Kg Sisik Trenggiling
- Peringati Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Nilai Kebangsaan
- Menuju Prestasi Layar Internasional, Rakernas Porlasi 2026 Digelar Kuatkan Konsolidasi Nasional
- Ukir Sejarah, Indonesia VS Brasil Semifinal Piala Dunia IFA7 2026
- Predikat Kota Teraman se-ASEAN Jangan Cuma di Atas Kertas, Nyook Jaga Jakarta
KKP Dorong Kontes Arwana Indonesia Mendunia, Menjadi Komunitas Unggulan

Keterangan Gambar : Perikanan (KKP) mendorong pengembangan sektor ikan hias, khususnya Arwana Super Red sebagai komoditas unggulan Kalimantan Barat yang memiliki daya saing global.Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), PONTIANAK: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong pengembangan sektor ikan hias, khususnya Arwana Super Red sebagai komoditas unggulan Kalimantan Barat yang memiliki daya saing global. Salah satunya dengan mendukung pelaksanaan event APPS International Arowana Contest 2026 di Pontianak Convention Centre, Kalimantan Barat, pekan lalu.
"Kami berharap ajang tersebut dapat terus mendorong pengembangan sektor ikan hias nasional sekaligus memperkuat komitmen terhadap konservasi dan perdagangan yang legal serta berkelanjutan," ujar Direktur Konservasi Spesies dan Genetik KKP, Sarmintohadi, dalam dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Senin (1/6).
Baca Lainnya :
- 8 UPI Izin Register, KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China0
- Hasil Negoisasi, Udang Tangkap Indonesia Kembali Masuk Arab Saudi Efektif Mei 20260
- 31.255 Benih Lobster Mau Diselundupkan dari Lampung ke Vietnam, Digagalkan KKP0
- Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Sesuai Best Practice dan Berkualitas Ekspor0
- KKP Jembatani Hasil Produk KNMP dan Budidaya Tematik Bantul, Masuk ke SPPG hingga Ritel Modern0
Ia menambahkan, pencapaian terbesar dari kontes ini bukan hanya pada kualitas ikan arwana yang ditampilkan, tetapi juga keberhasilan menghadirkan kolaborasi internasional antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan peserta dari berbagai negara. Momentum tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperluas promosi Arwana Indonesia di pasar global.
Ajang tahunan berskala internasional ini menghadirkan sebanyak 192 ikan Arwana Super Red terbaik dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Jepang, China, Taiwan, dan Vietnam. Diselenggarakan oleh Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk bersama Mayin International, kegiatan ini menjadi wadah mempertemukan komunitas arwana internasional, pelaku usaha, dan pemerintah untuk memperkuat jejaring perdagangan ikan hias yang legal dan berkelanjutan.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turut mengapresiasi penyelenggaraan kontes internasional tersebut. Menurutnya, Kalimantan Barat memiliki keunggulan sebagai habitat asli arwana merah yang dikenal memiliki kualitas terbaik.
"Ikan siluk (arwana) yang merah dan indah tidak ada di daerah lain kecuali di Kalimantan Barat, yaitu di Kapuas Hulu sebagai habitat asalnya. Kalau di luar Kalimantan Barat ada, tetapi tidak seindah yang di Kalimantan Barat," ujar Ria Norsan usai pengumuman pemenang kontes arwana.
Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara menegaskan bahwa Arwana Super Red asal Kalimantan Barat menjadi salah satu jenis ikan hias paling bernilai di pasar internasional.
"Karakteristik warna merah cerah, bentuk tubuh yang elegan, serta kualitas sisik yang khas menjadikan ikan ini memiliki daya tarik tinggi dan diminati oleh kolektor maupun pecinta ikan hias dari berbagai negara," ujar Koswara dalam siaran resmi di Jakarta.
Ia menambahkan, seluruh kegiatan ekspor arwana wajib mengikuti regulasi ketat baik nasional maupun internasional karena arwana super red merupakan jenis ikan yang dilindungi penuh dan masuk dalam Appendiks I CITES. Perdagangan arwana diatur melalui Permen KP Nomor 61 Tahun 2018 dan Kepmen KP Nomor 1 Tahun 2021. “Pengawasan dilakukan ketat untuk memastikan kelestarian spesies,” jelasnya.
Selain menjadi ajang kompetisi internasional, APPS International Arowana Contest 2026 juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan potensi arwana Indonesia ke pasar dunia. Antusiasme peserta dan komunitas arwana serta dukungan multipihak berhasil menghadirkan kontes yang mendapat perhatian luas dari pecinta ikan hias dalam maupun luar negeri sekaligus memperkuat pengembangan sektor ikan hias nasional sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi.(Riz/Oryza)











