- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Sesuai Best Practice dan Berkualitas Ekspor

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan serta Menteri Kelautan dan Perikanan Zulkifli Hasan memanen udang hasil BUBK di Kebumen, Jawa Tengah. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEBUMEN: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memastikan operasional Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen di Jawa Tengah, beserta hasil panennya sudah sesuai best practice.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan panen raya sekitar 80 ton udang berkualitas ekspor bersama Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (23/5/2026).
BUBK Kebumen seluas 100 hektare berisi 139 kolam produksi. Sebelum panen raya siklus kedelapan Sabtu (23/5), KKP telah melakukan beberapa kali panen parsial.
Baca Lainnya :
- Panen Raya Udang Kebumen 1 Hektar 40 Ton, Presiden Prabowo: Luar Biasa0
- Presiden Prabowo Panen Raya Udang di BUBK Kebumen, Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Nomor Satu di Dunia0
- Disandera Militer Israel, 9 WNI Ditendang, Dipukul, Disetrum0
- 9 WNI Disandera Israel Akhirnya Dibebaskan, Menlu Sugiono: Pemerintah Mengecam Perlakuan Tidak Manusiawi0
- KKP Jembatani Hasil Produk KNMP dan Budidaya Tematik Bantul, Masuk ke SPPG hingga Ritel Modern0
“Panen kedelapan ini membuktikan bahwa per hektarenya sudah bisa mencapai target terbaik. Dengan memenuhi seluruh standar industri, dan kita bisa berhasil. Hari ini panennya sekitar 80 ton,” ungkap Menteri Trenggono di lokasi panen raya, Sabtu (23/5).
Untuk mencapai best practice pihaknya mengoptimalkan padat tebar. Selain itu, kegiatan budi daya didukung oleh teknologi water intake, tandon, saluran inlet dan outlet terpisah, hingga instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) untuk memastikan proses produksi aman bagi lingkungan.
Menurut Trenggono, tantangan yang dihadapi untuk mencapai best practice diantaranya menjaga konsistensi kualitas air yang digunakan untuk budidaya. Menjaga benih udangnya yang berkualitas baik. “Lalu kemudian pakan yang diberikan secara efektif, itu kira-kira yang harus dijaga,” bebernya.
Udang yang dipanen pada siklus ke-delapan sejak BUBK Kebumen diresmikan pada tahun 2023 lalu, berukuran 22 - 30. Harga jualnya rata-rata Rp70 ribu per kilogram, dan seluruh hasil panen sudah dibeli pelaku usaha lokal.
Udang hasil panen selanjutnya akan dibawa ke Cirebon, lalu diolah untuk diekspor ke Amerika Serikat. “Arahan dari pabrik untuk kami ambil dari BUBK Kebumen karena kualitasnya, dan ukurannya juga besar sesuai kebutuhan kami untuk ekspor ke Amerika Serikat,” ungkap Ciko Joyo supplier udang asal Cirebon yang mengawal langsung penyortiran udang hasil panen.
Panen raya udang di BUBK Kebumen dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto besarta sejumlah jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. Presiden Prabowo bahkan ikut langsung memanen udang bersama para pekerja lokal di tengah tambak.
Panen raya udang vannamei siklus ke-8 di BUBK Kebumen ini juga dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mensekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wamen KP Didit Herdiawan Ashaf, Wamen Pertanian Sudaryono, Wamen Kemkomdigi Angga Raka Prabowo, serta pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI. (Arry/Mar)











