- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
- IPC TPK Palembang Melejit Saat Perdagangan Global Lesu, Tumbuh 6,15% Sepanjang 2025
- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih
- Kodaeral V Hadiri 700 Air Defence Run di Surabaya, Olahraga Terpadu dan Jaga Soliditas
Buka Kejurnas Karate Kasal Cup 2023, Ini Harapan Laksamana Muhammad Ali

Keterangan Gambar : Keterangan: Kasal Laksamana Muhammad Ali membuka Kejurnas Karate Piala Kasal 2023. Foto: Dispen AL
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muhammad Ali berharap lahirnya talenta-talenta baru karateka unggul, baik dari kalangan TNI, Polri maupun masyarakat umum. Karate tidak hanya melatih kekuatan, ketahanan dan ketangkasan fisik semata. Namun juga menempa jiwa.
Harapan tersebut disampaikan Kasal Laksamana Muhammad Ali saat membuka Kejurnas Karate Piala Kasal Tahun 2023, Kamis (12/1/2023) di Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Kejurnas ini berlangsung mulai 12 – 14 Januari 2023 dan diikuti oleh 1.319 karateka.
“Saya berharap kejurnas ini akan melahirkan talenta-talenta baru karateka yang unggul dari kalangan prajurit TNI, Polri maupun komunitas karate secara umum. Sehingga dapat memberi kontribusi dalam membangun prestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia dalam berbagai ajang, baik tingkat nasional dan kancah Internasional,” kata Kasal.
Baca Lainnya :
- 4,4 Juta Orang Naik Kereta Api Selama Libur Nataru, Melebihi Target 10 %0
- Panglima TNI Kukuhkan KRI Teluk Wondama-527 Sebagai Kapal Angkut Tank Terbaru TNI AL0
- Sajian dan Suasana De Nasti Cafe Memanjakan Pengunjung Untuk Datang Kembali0
- Gubernur Papua Lukas Enembe Ditangkap, Ini Kata Presiden Jokowi 0
- Diguncang Gempa M 7,5 , Fasilitas Pelabuhan di Maluku Aman dan Tetap Beroperasi0
Kejuaraan mempertandingkan nomor KATA dan KUMITE untuk PEMULA sampai SENIOR, diikuti 95 kontingen meliputi kategori TNI/Polri : 180 peserta, kategori Open : 758 peserta, dan kategori Intern : 381 peserta.
MENEMPA JIWA
Kasal mengatakan, sebagai ilmu bela diri, karate tidak hanya melatih kekuatan, ketahanan dan ketangkasan fisik semata. Namun juga menempa jiwa dengan nilai-nilai moral kemanusiaan, budi pekerti dan kemampuan untuk menahan diri dari dorongan emosional maupun provokasi.
“Salam Oshinobu yang dilakukan bukan hanya sekedar teriakan tanpa arti, melainkan sebuah ikrar perjuangan bagi seorang karateka yang dijiwai semangat sportivitas, sikap mental pantang menyerah dan menolak kalah,“ ungkap Laksamana Muhammad Ali.
Menurut Kasal dalam suatu pertandingan kalah dan menang bukanlah segalanya. Tetapi tekad dan keteguhan jiwa untuk terus berproses dan mengembangkan kemampuan diri dalam semangat sportivitas dan saling menghormati adalah hal yang lebih utama. Karena seni beladiri bukan hanya tentang memenangkan pertarungan, tetapi tentang panggilan hati untuk melindungi sesama dan membangun jiwa kesatria.
“Seluruh karateka agar dapat memanfaatkan ajang ini untuk menjalin persahabatan, membangun jaringan dan memupuk solidaritas serta soliditas antar instansi TNI – Polri maupun dengan seluruh karateka dari berbagai perguruan yang turut berpartisipasi,” tegas Laksamana Muhammad Ali. (Arry/Oryza)











