- Heboh Lagi Kebakaran Kapal Berbendera Indonesia: Analisis Kasus Kebakaran KMP Batumandi
- Kondisi Kapal KMP Batumandi Kini, Penanganan Korban Luka Bakar, Anak-anak dan Lansia
- Menhub Minta Polri-KNKT Usut Kebakaran KMP Batumandi, Kapolri: Kami akan Selidiki
- Lewat Karirhub, Kemnaker dan Universitas Harkat Negeri Jembatani Kampus dan Industri
- InaSkills 2026 Digelar 26-31 Oktober, Jaring Talenta Keterampilan Nasional
- Jaga Pesisir Pantura, Pelindo Dukung Pemulihan Ekosistem Mangrove di Demak
- Jajaran Komisaris PELNI Temui Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali di Mabesal Cilangkap
- KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang Dimangsa Api, TNI AL Kerahkan 3 Kapal dan Tim Kesehatan
- KMP Batumandi Terbakar di Merak, Gubernur Banten Apresiasi Nelayan Sigap Menolong Penumpang
- Kemenhub: Utamakan Penyelamatan Penumpang, Kebakaran Ditangani Terkoordinasi
Buka Kejurnas Karate Kasal Cup 2023, Ini Harapan Laksamana Muhammad Ali

Keterangan Gambar : Keterangan: Kasal Laksamana Muhammad Ali membuka Kejurnas Karate Piala Kasal 2023. Foto: Dispen AL
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muhammad Ali berharap lahirnya talenta-talenta baru karateka unggul, baik dari kalangan TNI, Polri maupun masyarakat umum. Karate tidak hanya melatih kekuatan, ketahanan dan ketangkasan fisik semata. Namun juga menempa jiwa.
Harapan tersebut disampaikan Kasal Laksamana Muhammad Ali saat membuka Kejurnas Karate Piala Kasal Tahun 2023, Kamis (12/1/2023) di Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Kejurnas ini berlangsung mulai 12 – 14 Januari 2023 dan diikuti oleh 1.319 karateka.
“Saya berharap kejurnas ini akan melahirkan talenta-talenta baru karateka yang unggul dari kalangan prajurit TNI, Polri maupun komunitas karate secara umum. Sehingga dapat memberi kontribusi dalam membangun prestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia dalam berbagai ajang, baik tingkat nasional dan kancah Internasional,” kata Kasal.
Baca Lainnya :
- 4,4 Juta Orang Naik Kereta Api Selama Libur Nataru, Melebihi Target 10 %0
- Panglima TNI Kukuhkan KRI Teluk Wondama-527 Sebagai Kapal Angkut Tank Terbaru TNI AL0
- Sajian dan Suasana De Nasti Cafe Memanjakan Pengunjung Untuk Datang Kembali0
- Gubernur Papua Lukas Enembe Ditangkap, Ini Kata Presiden Jokowi 0
- Diguncang Gempa M 7,5 , Fasilitas Pelabuhan di Maluku Aman dan Tetap Beroperasi0
Kejuaraan mempertandingkan nomor KATA dan KUMITE untuk PEMULA sampai SENIOR, diikuti 95 kontingen meliputi kategori TNI/Polri : 180 peserta, kategori Open : 758 peserta, dan kategori Intern : 381 peserta.
MENEMPA JIWA
Kasal mengatakan, sebagai ilmu bela diri, karate tidak hanya melatih kekuatan, ketahanan dan ketangkasan fisik semata. Namun juga menempa jiwa dengan nilai-nilai moral kemanusiaan, budi pekerti dan kemampuan untuk menahan diri dari dorongan emosional maupun provokasi.
“Salam Oshinobu yang dilakukan bukan hanya sekedar teriakan tanpa arti, melainkan sebuah ikrar perjuangan bagi seorang karateka yang dijiwai semangat sportivitas, sikap mental pantang menyerah dan menolak kalah,“ ungkap Laksamana Muhammad Ali.
Menurut Kasal dalam suatu pertandingan kalah dan menang bukanlah segalanya. Tetapi tekad dan keteguhan jiwa untuk terus berproses dan mengembangkan kemampuan diri dalam semangat sportivitas dan saling menghormati adalah hal yang lebih utama. Karena seni beladiri bukan hanya tentang memenangkan pertarungan, tetapi tentang panggilan hati untuk melindungi sesama dan membangun jiwa kesatria.
“Seluruh karateka agar dapat memanfaatkan ajang ini untuk menjalin persahabatan, membangun jaringan dan memupuk solidaritas serta soliditas antar instansi TNI – Polri maupun dengan seluruh karateka dari berbagai perguruan yang turut berpartisipasi,” tegas Laksamana Muhammad Ali. (Arry/Oryza)











