- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Update Terkini Korban Gempa Cianjur, 310 Warga Tewas, 24 Orang Belum Ditemukan

Keterangan Gambar : Foto udara permukiman penduduk di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, porak poranda, diguncang gempa. Foto: dok. BNPB
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Korban tewas akibat gempa magnitudo (M) 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melansir data terbaru, Jumat (25/11/2022) korban meninggal dunia bertambah menjadi 310 orang, sementara 24 orang belum ditemukan.
Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan Tim SAR masih terus melakukan percarian. "Jumlah meninggal sampai saat ini (Jumat petang) menjadi 310 orang, dan yang masih belum diketemukan adalah 24 orang," ujar Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers secara daring, Jumat (23/11/2022).
Dijelaskan Suharyanto, identitas 24 orang yang masih hilang tersebut sudah jelas. “Kalau ditemukan tinggal dikurangi jumlah yang hilang," sambung Suharyanto.
Baca Lainnya :
- Update Terkini Korban Gempa Cianjur, 310 Warga Tewas, 24 Orang Belum Ditemukan0
- Pelindo Kirim Bantuan Logistik Kebutuhan Korban Gempa di Cianjur0
- Gempa Guncang Cianjur, Raja Charles III dan Kerajaan Inggris Sampaikan Duka Cita 0
- Kunjungi Pengungsi Gempa Cianjur, Menhub: Tunjukkan Kita Bangsa yang Kuat Gotong Royong0
- Pelindo Regional 2 Pontianak & Kejaksaan Negeri Kerjasama Tangani Hukum Perdata dan Tata Negara1
Pertambahan jumlah korban jiwa disebabkan temuan 17 jenazah lagi. "Hasil operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Tim SAR per hari ini (Jumat) mendapat jenazah sebanyak 17 orang sehingga jumlah meninggal menjadi 310 orang," kata Suharyanto.
Dijelaskan pula, 17 orang yang ditemukan tewas terdiri dari 9 orang pelintas dan 8 orang warga Cugenang, Cianjur, sudah teridentifikasi nama dan alamatnya. Data BNPB, jumlah warga Cugenang yang hilang dilaporkan sebanyak 32 orang dan sudah ditemukan 8 orang dalam kondisi tak bernyawa. Sehingga masih ada 24 warga Cugenang yang belum ditemukan.
Sedangkan jumlah pasti rumah yang dikategorikan rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan akibat gempa masih fluktuatif. Tim dari Kementerian PUPR masih terus melakukan pendataan.
Sementara jumlah infrastruktur lain yang rusak, seperti sarana pendidikan dan rumah ibadah datanya bertambah.
Rinciannya, sekolah yang rusak mencapai 363 unit, rumah ibadah rusak 144 unit, 3 unit fasilitas kesehatan, dan 16 gedung perkantoran. Sebagai catatan, gempa berkekuatan M 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) siang sekitar pukul 13.21 WIB. Bencana alam ini menyisakan duka bagi rakyat Indonesia dan menuai simpati dunia. (Riz/ Oryza)











