- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Tingkatkan Kelola Keuangan Smart Saving Pelindo Regional 2 Gandeng BRI Edukasi Karyawan

Keterangan Gambar : Pelindo Regional 2 bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) edukasi karyawan meningatkan kecederdasan mengelola keuangan menggelar kegiatan Comprehensive Money Planning and Smart Saving.Foto:Humas Pelindo Reg.2
Indonesiamartimenews.com (IMN),JAKARTA: Pelindo Regional 2 bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) edukasi karyawan meningatkan kecederdasan mengelola keuangan menggelar kegiatan Comprehensive Money Planning and Smart Saving di Museum Maritim Indonesia, Jakarta, Kamis (23/10).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran pengelolaan keuangan yang cerdas bagi seluruh insan Pelindo.
Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 2, Mundzyr Salim, dalam sambutannya menyampaikan, "Kegiatan ini menjadi bagian penting dari program pengembangan karyawan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga kesejahteraan finansial."
Baca Lainnya :
- Dorong Efisiensi dan Kualitas Layanan, Komisaris Pelindo Tinjau Terminal Petikemas0
- Pelindo Terapkan Terminal Booking System, Tingkatkan Kelancaran Arus Barang0
- Ketika Menkeu Purbaya Bikin Kaget Sidak ke Pelabuhan Tanjung Priok: Setiap Saat Saya Bisa Datang0
- Kunjungi Pelindo Regional 2, Tim Kemenko Perekonomian Bahas Logistik dan Pelabuhan0
- Pelindo Regional 2 Gelar Drill K3, Semua Elemen Dilatih Siap Hadapi Tanggap Darurat0
Acara hari ini, lanjutnya, untuk menambah literasi keuangan kita. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Pelindo Regional 2 untuk mengedukasi semua karyawan agar mampu mengatur keuangannya dengan lebih baik.
Hamid Rusdianto, Regional Consumer Division Banking Head BRI,menjelaskan pentingnya perencanaan keuangan yang matang agar setiap karyawan dapat menikmati masa purna tugas dengan tenang.
"Gajian dan pensiun itu sudah pasti besarannya. Tapi hasil akhirnya bisa berbeda-beda. Harusnya di usia purna tugas, kita sudah sejahtera dan bebas cicilan. Perencanaan keuangan harus mencakup tiga hal penting yakni protection and preservation, growth and accumulation, serta distribution,"jelas Hamid.
Acara ini menghadirkan dua narasumber utama dari BRI Group dan Pegadaian yang memberikan perspektif komprehensif tentang pengelolaan keuangan modern di tengah tantangan digital dan gaya hidup konsumtif.
Heru Susanto, Senior Manager Wealth Management Group BRI, menyoroti maraknya fenomena pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol) sebagai salah satu penyebab tekanan finansial masyarakat, terutama di kalangan usia produktif.
“Sekitar 3,99 juta masyarakat bermain judi online dengan total transaksi mencapai 1 kuadriliun rupiah pada tahun 2025. Ketika kalah, banyak yang menutup kebutuhan dengan pinjol. Padahal 60% nasabah pinjol justru berasal dari kelompok usia 19–36 tahun,” ungkap Heru.
Ia menegaskan pentingnya melakukan financial checkup, menyusun perencanaan jangka panjang, serta mempersiapkan sumber passive income agar terhindar dari risiko finansial yang tidak perlu.
Sementara itu, Raja Rumapea, Regional Manager Division Bullion Pegadaian, menekankan pentingnya investasi emas sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang.
Menurut dia,investasi emas tergolong stabil dan mudah dicairkan. Cara cerdas berinvestasi dimulai dari menetapkan tujuan keuangan, menyisihkan 10% pendapatan untuk investasi, serta menjadikan emas sebagai aset maupun dana darurat.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta karena dinilai relevan dengan tantang.an ekonomi saat ini. Pelindo Regional 2 berharap, melalui edukasi keuangan ini, semua pihak dapat lebih bijak dalam mengelola pendapatan, menyiapkan masa depan, serta mendukung produktivitas kerja secara berkelanjut.(Riz/Mar)











