- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Kunjungi Pelindo Regional 2, Tim Kemenko Perekonomian Bahas Logistik dan Pelabuhan

Keterangan Gambar : Dr. Ismariny,M.Sc selaku Plt. Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional beserta tim dari Kemenko Perekonomian mendengarkan penjelasan soal pelabuhan dan logistik nasional. Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pelindo Regional 2 Tanjung Priok bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI menggelar diskusi dan visitasi dalam rangka memperkuat koordinasi.
Kegiatan ini digelar di Gedung Cabang PelindoTanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (14/10/2025). Hadir dalam kunjungan tersebut, Dr. Ismariny,M.Sc selaku Plt. Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional beserta tim dari Kemenko Perekonomian.
Acara ini juga dihadiri oleh Andi Hamdani selaku Group Head Terminal Kantor Pusat PT Pelindo; Yandri Trisaputra, Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok; dan para pimpinan Terminal Operator di Lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok.
Baca Lainnya :
- Pelindo Regional 2 Gelar Drill K3, Semua Elemen Dilatih Siap Hadapi Tanggap Darurat0
- Tangani Krisis Sampah, Pelindo Terminal Petikemas Gandeng Universitas Lambung Mangkurat0
- TPK Kupang Catat Arus Peti Kemas 96.205 TEUs, Kinerja Bongkar Muat Meningkat0
- Dukung MHT Award 2025, KSO TPK Koja Dapat Apresiasi Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo0
- Dirjenhubla:TKBM Tulang Punggung Logistik Nasional Harus Mendapatkan Perhatian Serius0
Kegiatan diskusi dan visitasi ini dalam rangka penguatan koordinasi data dan proses bisnis indikator Ship Turn Around Time (TAT) dan Container Dwelling Time (DT).
Sebagai tindak lanjut dari upaya penurunan biaya logistik nasional serta peningkatan indikator kinerja logistik global, saat ini pemerintah tengah fokus melakukan efektivitas dan efisiensi layanan logistik di pelabuhan. Hal ini bertujuan unyuk mendukung penurunan biaya logistik nasional melalui peningkatan kinerja TAT dan DT .
Executive General Manager Pelindo Regional 2 Cabang Tanjung Priok, Yandri Trisaputra dalam kesempatan tersebut menyampaikan soal pelabuhan dan rantai logistik nasional.
"Perlu dipahami bahwa pelabuhan merupakan salah satu bagian dari rangkaian logistik nasional yang panjang," kata Yandri.
"Pelindo sebagai operator mengatur dari sisi pelabuhan, seperti terminal operator dan proses sandar kapal, dan masih ada keterlibatan kementerian/lembaga lain dalam proses rangkaian logistik yang juga mempengaruhi kinerja secara keseluruhan. Untuk itu diperlukan koordinasi dan sinergi yang efisien untuk mencapai target biaya logistik minimum,” urai Yandri.
Tingkatkan Efektivitas dan Efisiensi
Sementara itu Plt. Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional, Dr. Ismariny menjelaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan logistik pelabuhan guna mencapai target biaya logistik sebesar 8% terhadap PDB.
“Sinergi pemerintah dan Pelindo menjadi sangat penting, mengingat peran strategis Pelindo sebagai operator pelabuhan terbesar di Indonesia dalam mendorong kinerja indikator Port Stay dan Cargo Stay," kata Ismariny.
"Melalui harmonisasi data dan definisi indikator TAT dan DT, diharapkan perbaikan kinerja logistik dapat terukur secara nasional dan selaras dengan standar global,” ujarnya.
Hasil dari diskusi dan visitasi ini akan menjadi dasar dalam sinkronisasi data antar lembaga dan penyusunan kebijakan lanjutan untuk mendukung implementasi Rancangan Peraturan Presiden tentang Penguatan Logistik Nasional.
Langkah sinergis antara pemerintah dan Pelindo ini menegaskan komitmen Indonesia dalam meningkatkan daya saing logistik global yang akan memperkuat fondasi menuju Ekonomi Unggul, Indonesia Maju 2045.
Kegiatan diakhiri dengan mengunjungi Ruang Integrated Planing and Control. Dari ruang tersebut bisa melihat secara langsung kegiatan operasional Pelabuhan Tanjung Priok secara keseluruhan. (Arry/Mar)











