Kunjungi Pelindo Regional 2, Tim Kemenko Perekonomian Bahas Logistik dan Pelabuhan

By Indonesia Maritime News 16 Okt 2025, 06:31:55 WIB Pelabuhan
Kunjungi Pelindo Regional 2, Tim Kemenko Perekonomian Bahas Logistik dan Pelabuhan

Keterangan Gambar : Dr. Ismariny,M.Sc selaku Plt. Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional beserta tim dari Kemenko Perekonomian mendengarkan penjelasan soal pelabuhan dan logistik nasional. Foto: Pelindo



Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pelindo Regional 2 Tanjung Priok bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI menggelar diskusi dan visitasi dalam rangka memperkuat koordinasi.

Kegiatan ini digelar di Gedung Cabang PelindoTanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (14/10/2025). Hadir dalam kunjungan tersebut, Dr. Ismariny,M.Sc selaku Plt. Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional beserta tim dari Kemenko Perekonomian.

Acara ini juga dihadiri oleh Andi Hamdani selaku Group Head Terminal Kantor Pusat PT Pelindo; Yandri Trisaputra, Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok; dan para pimpinan Terminal Operator di Lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok.

Baca Lainnya :

Kegiatan diskusi dan visitasi ini dalam rangka penguatan koordinasi data dan proses bisnis indikator Ship Turn Around Time (TAT) dan Container Dwelling Time (DT).

Sebagai  tindak lanjut dari upaya  penurunan biaya logistik nasional serta peningkatan indikator kinerja logistik global, saat ini pemerintah tengah fokus melakukan efektivitas dan efisiensi layanan logistik di pelabuhan. Hal ini bertujuan unyuk mendukung penurunan biaya logistik nasional melalui peningkatan kinerja TAT dan DT .

Executive General Manager Pelindo Regional 2 Cabang Tanjung Priok, Yandri Trisaputra dalam kesempatan tersebut menyampaikan soal pelabuhan dan rantai logistik nasional.

"Perlu dipahami bahwa pelabuhan merupakan salah satu bagian dari rangkaian logistik nasional yang panjang," kata Yandri.

"Pelindo sebagai operator mengatur dari sisi pelabuhan, seperti terminal operator dan proses sandar kapal, dan  masih ada keterlibatan kementerian/lembaga  lain dalam proses rangkaian logistik yang juga mempengaruhi kinerja secara  keseluruhan. Untuk itu diperlukan koordinasi dan sinergi yang efisien untuk mencapai target biaya logistik minimum,” urai Yandri.

Tingkatkan Efektivitas dan Efisiensi

Sementara itu Plt. Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional, Dr. Ismariny menjelaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan logistik pelabuhan guna mencapai target biaya logistik sebesar 8% terhadap PDB.

“Sinergi pemerintah dan Pelindo menjadi sangat penting, mengingat peran strategis Pelindo sebagai operator pelabuhan terbesar di Indonesia dalam mendorong kinerja indikator Port Stay dan Cargo Stay," kata Ismariny.

"Melalui harmonisasi data dan definisi indikator TAT dan DT, diharapkan perbaikan kinerja logistik dapat terukur secara nasional dan selaras dengan standar global,” ujarnya.

Hasil dari diskusi dan visitasi ini akan menjadi dasar dalam sinkronisasi data antar lembaga dan penyusunan kebijakan lanjutan untuk mendukung implementasi Rancangan Peraturan Presiden tentang Penguatan Logistik Nasional.

Langkah sinergis antara pemerintah dan Pelindo ini menegaskan komitmen Indonesia dalam meningkatkan daya saing logistik global yang akan memperkuat fondasi menuju Ekonomi Unggul, Indonesia Maju 2045.

Kegiatan diakhiri dengan mengunjungi Ruang Integrated  Planing and Control. Dari ruang tersebut bisa melihat secara langsung kegiatan operasional Pelabuhan Tanjung Priok secara keseluruhan. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook