Resmi Daftar Pilpres di KPU, Anies Baswedan: Kita Membawa Misi Besar

By Indonesia Maritime News 19 Okt 2023, 17:06:04 WIB Politik
Resmi Daftar Pilpres di KPU, Anies Baswedan: Kita Membawa Misi Besar

Keterangan Gambar : Ketua KPU Hasyim Asy'ari (tengah) diapit Anies Baswedan dan Cak Imin. Foto: ist



Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), resmi menjadi Capres/Cawapres setelah mendaftar di KPU Kamis (19/10/2023) pagi. Pasangan AMIN diantar oleh puluhan ribu pendukung yang menyemut di depan Gedung KPU.

Mobil Komando yang membawa pasangan AMIN serta mobil komando yang dinaiki Ketum Partai NasDem Surya Paloh, dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu tiba di kantor KPU sekitar pukul 09.30. Keduanya sempat menunggu lama di atas mobil karena kesulitan turun lantaran terhalang oleh massa yang menyemut.

Baca Lainnya :

Cak Imin pun mengimbau massa membuka jalan supaya mereka bisa turun dan segera masuk ke Gedung KPU. Begitu pula politisi NasDem yang juga anggota DPR, Syahroni yang berada di atas mobil ikut meminta massa membuka jalan.

Keduanya pun selanjutnya turun dari mobil dan melangkah masuk ke Gedung KPU. Pasangan AMIN dan para petinggi partai koalisi diterima oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari.

Mereka kemudian menyerahkan sejumlah dokumen yang diperlukan untuk dapat ditetapkan sebagai capres dan cawapres oleh KPU. Perwakilan partai koalisi kemudian menyerahkan dokumen persyaratan secara simbolis kepada Ketua KPU Hasyim Asy'ari.

Setelah penyerahan simbolis, Anies dan Cak Imin kemudian foto bersama Ketua KPU sambil menunjukkan dokumen yang diserahkan. Sebagai Capres, Anies diberi kesempatan memberi kata sambutan.

APRESIASI KE KPU

Anies menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran KPU, Bawaslu dan semua pihak yang bertugas dalam mempersiapkan pendaftaran tersebut yang telah menerima kedatangannya dan rombongan.

Ia meminta maaf atas keterlambatan datang. Rencana semula, AMIN akan mendaftar pukul 08.00. Namun karena lalu lintas macet, bukan hanya lalu lintas kendaraan, melainkan juga manusia yang padat sehingga kedatangan AMIN jadi terlambat.

Anies juga berterima kasih karena komunikasi dengan KPU dan bimbingan soal persyaratan pendaftaran dan lainnya, berjalan dengan baik. "Seperti yang disampaikan tadi, ini adalah misi besar yang kami emban. Saya rasa semua yang bekerja di sini merasakan misi besar. Mudah-mudahan kita diberi kemudahan," ucap Anies.

Ia juga memberi apresiasi kepada semua petugas yang terlibat di dalam proses Pemilu. "Yang di lapangan berpeluh, yang di lapangan membawa segala macam kebutuhan logistik, yang mereka mengamankan, yang mereka mungkin tak berada di ruang-ruang berAC tapi mereka bekerja memastikan bahwa proses pemilu pilpres berjalan dengan baik," sambung Anies.

"Izinkan kami menyampaikan rasa respek, rasa terima kasih kepada petugas-petugas ini," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Anies berharap di dalam perjalan ke depan masih terus diberi bimbingan. "Kami percaya di bawah kepemimpinan bapak ibu sekalian, Insya Allah pilpres pemilu akan berjalan dengan tertib, rapi, jujur, adil dan menghasilkan hasil yang nantinya kredibel di hadapan seluruh rakyat Indonesia," tandas Anies.

Sementara itu  KPU sendiri menyatakan berkas pendaftaran Anies dan Cak Imin lengkap. Ketua KPU Hasyim Asy'ari memyatakan akan melakukan verifikasi terhadap dokumen-dokumen itu.

"Nanti secara administratif yang kami terima ini nanti penilaiannya ukurannya adalah lengkap atau belum lengkap. Itu saja kira-kira. Ada yang belum lengkap masih bisa dilengkapi," kata Hasyim Asy'ari.

"Tapi sebelum sampai ke sini kan ada tim verifikasi dengan LO gabungan partai politik sudah diperiksa dinyatakan lengkap. Alhamdulillah," sambung dia.

Setelah itu dokumen akan memasuki tahapan verifikasi yang ukurannya adalah dua. "Apakah dokumennya benar atau belum, sah atau belum," tandasnya.

Pasangan Anies dan Cak Imin adalah bacapres/bacawapres pertama yang mendaftar. Seperti diketahui pendaftaran bakal capres dan cawapres Pilpres 2024 dimulai hari ini sampai 25 Oktober. Jika nantinya dokumen Anies dan Cak Imin dinyatakan belum benar atau belum sah, masih diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan. (Bow/Oryza)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook