- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Lantik 9 Pj Gubernur, Mendagri Tito Karnavian: Jangan Berpolitik Praktis

Keterangan Gambar : Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Melantik 9 Penjabat (Pj) Gubernur. Foto: ist
Indonesiamaritimenews com (IMN), JAKARTA: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melantik 9 Penjabat (Pj) Gubernur, 4 di antaranya purnawirawan jenderal Polri. Pelantikan itu digelar di Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (5/9/2023).
Sembilan Pj yang dilantik tersebut menggantikan kepala daerah definitif yang habis masa tugasnya terhitung 5 September 2023. Kesembilan kepala daerah yang masa tugasnya selesai yaitu Gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Bali, Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.
Acara diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Kepres) tentang pemberhentian dengan hormat Gubernur dan Wakil Gubernur. Kemudian embacaan sumpah jabatan dipimpin oleh Mendagri Tito Karnavian.
Baca Lainnya :
- Sah! Anies Baswedan dan Cak Imin Resmi Duet di Pilpres 20240
- 10 Gubernur Segera Lengser, Ini Daftar Nama Penjabat Pengganti 0
- Geger Anies Baswedan Pilih Cak Imin Sebagai Cawapres, Koalisi Perubahan Terancam Bubar0
- Pemilu 2024 Berpotensi Rusuh Bila Politisi Tidak Melakukan Hal ini0
- Ade Jona Prasetio Berbaur Masyarakat Amplas dan Yatim Melakukan Baksos0
"Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya sebagai penjabat gubernur dengan sebaik-baiknya, dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan menjalankan segala Undang-Undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat negara dan bangsa," ucap para Pj Gubernur saat dilantik oleh Mendagri, Selasa 5 September 2023.
Setelah itu pembacaan Surat Keputusan Presiden tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur, yakn Keppres No. 74/P/2023 tentang Pengangkatan Pj Gubernur.
Adapun sembilan Pj Gubernur yang dilantik yaitu:
1. Pj Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin
2. Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin
3. Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana
4. Pj Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya
5. Pj Gubernur NTT, Ayodhia Kalake
6. Pj Gubernur Kalimantan Barat, Harrison Azroi
7. Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin
8. Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto
9. Pj Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun.
Satu Pj Gubernur belum dilantik yakni Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), karena masa jabatan Gubernur definitif baru berakhir pada 19 September 2023 mendatang.
PESAN MENDAGRI
Dalam amanatnya, Tito mengatakan pelantikan tersebut menandai bahwa 9 Penjabat tersebut telah resmi menjadi kepala daerah, pimpinan sipil tertinggi di daerah itu yang menentukan daerah tersebut ke depan.
Tito juga menyampaikan terimakasih kepada pejabat yang telah mengakhiri masa jabatannya. "Terima kasih kepada bapak-bapak yang telah mengakhiri masa jabatannya," kata Tito.
Ia juga meminta kepada pejabat baru untuk meminta masukan kepada pejabat lama mengenai hal-hal yang positif dan bisa diteruskan oleh pejabat baru.
"Sebagai ASN saya minta untuk di tahun politik ini mengambil posisi netral, tidak pada posisi politik praktis. Tapi politik negara untuk membangun daerah masing-masing," tegas Mendagri.
Acara pelantikan ini juga dihadiri sejumlah pejabat antara lain Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly, dan Menpan-RB Abdullah Azwar Anas. (Fat/Oryza)











