- Lampung dan Banten Diguyur Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
- Gunung Anak Krakatau Erupsi Muntahkan Lava Pijar, Warga Pesisir Banten Panik
- Keren, Formasi Laut Kapal Perang TNI AL dan Maritim Amerika di Laut Banten
- Budi Daya Lobster di Lombok Timur, KKP Dorong Kemajuan Ekosistem
- Presiden Prabowo Dorong Konektivitas Langsung Indonesia-Rusia, dari Kapal Laut hingga Pesawat
- 4 Kapal Perang TNI AL dan US Navy Dikerahkan di Perairan Jawa, Ada Apa ?
- KKP - ISI Yogyakarta Kembangkan Harta Karun BMKT untuk Ilmu Pengetahuan dan Seni
- Navy Brotherhood, Kapal Perang TNI AL dan Tentera Malaysia Jaga Selat Malaka
- Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi Pengguna Jasa
- Podcast PWI CHANNEL Resmi Diluncurkan, Wamen Komdigi Angga Raka Tampil Perdana
PTP Nonpetikemas Tingkatkan Kompetensi TKBM melalui Pelatihan dan Sertifikasi BNSP di Pelabuhan Panjang

Keterangan Gambar : PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberi pelatihan dan sertifikasi kepada 10 Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Cabang Panjang .Foto : PTP Nonpetikemas
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberi pelatihan dan sertifikasi kepada 10 Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Cabang Panjang sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bidang pendidikan pada 19 s/d 21 Agustus 2026.
Program tersebut mencakup pelatihan dan sertifikasi untuk bidang oGeneral Cargo, Curah Kering, dan Curah Cair (Barang Berbahaya). Peserta memperoleh pembekalan berdasarkan standar kompetensi yang berlaku, kemudian mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Pelabuhan Indonesia.
Baca Lainnya :
- Terminal Kijing PTP Nonpetikemas Bukukan Total Throughput 3,27 juta ton, Tumbuh 88,25%0
- Arus Petikemas IPC TPK Tembus 2,17 Juta TEUs per-Juli 2026, Naik 8%0
- Wuiih.. Lele Bandung Mendunia, Tembus Pasar Taiwan0
- Dorong Transparansi dan Kelancaran Logistik, IPC TPK Operasikan Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor0
- Lancarkan Logistik dan Transparansi, IPC TPK Operasikan Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor0
SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya PTP Nonpetikemas menerapkan pendekatan Creating Shared Value (CSV) dalam pelaksanaan TJSL. Peningkatan kapasitas TKBM memberikan manfaat bagi tenaga kerja melalui penguatan keterampilan dan pengakuan kompetensi, sekaligus mendukung kebutuhan operasional perusahaan terhadap tenaga kerja bongkar muat yang memenuhi standar.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan bekal yang dapat digunakan secara langsung oleh para TKBM dalam menjalankan pekerjaannya. Sertifikasi juga menjadi bentuk pengakuan atas kemampuan yang dimiliki, sehingga dapat membuka ruang bagi peningkatan daya saing tenaga kerja.” ujar Fiona.
Selain memberikan manfaat bagi peserta, program tersebut turut mendukung SDGs Nomor 4: Pendidikan Bermutu, melalui pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Panjang, Doddy Setiawan mengatakan, program ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi para TKBM untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam menghadapi tuntutan pekerjaan di lingkungan pelabuhan.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari dan menjadi bekal bagi mereka untuk berkembang ke depannya. Dari sisi operasional, kami juga berharap peningkatan kapasitas ini dapat mendukung kelancaran kegiatan bongkar muat di PTP Nonpetikemas Cabang Panjang.” tambah Doddy.
PTP Nonpetikemas akan terus mengembangkan program pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan di sekitar wilayah operasional, dengan mengedepankan manfaat yang dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan bisnis perusahaan.(Arry/Oryza)











