Breaking News
- IPC TPK Palembang Melejit Saat Perdagangan Global Lesu, Tumbuh 6,15% Sepanjang 2025
- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih
- Kodaeral V Hadiri 700 Air Defence Run di Surabaya, Olahraga Terpadu dan Jaga Soliditas
- Pesawat ATR 42-500 Bawa 10 Orang Hilang Kontak di Kabupaten Maros Makassar
- Tim Gabungan TNI AL Amankan Terduga Penjual Senjata Api Ilegal
MenpanRB Tjahyo Kumolo Imbau Kantor Pemerintahan di Jabodetabek Terapkan WFH
-

Keterangan Gambar : MenpanRB Tjahyo Kumolo Imbau Kantor Pemerintahan di Jabodetabek Terapkan WFH.Foto: Ist
Indonesiamaritimenews.com(IMN),JAKARTA: Seluruh kantor pemerintahan yang berlokasi di Jabodetabek diimbau menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) hingga Senin (7/2/2022).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, rekomendasi ini diberikan guna memutus mata rantai virus corona di lingkungan kantor pemerintahan.
Kantor melakukan WFH sepenuhnya selama 3 hari untuk memutus potensi penularan antar pegawai. "Jika dihitung dengan Sabtu-Minggu tanggal 5 dan 6 februari menjadi 4 hari, cukup untuk waktu inkubasi, kecuali rumah sakit, puskesmas dan layanan umum masyarakat," kata Tjahjo kepada awak
media, Jumat (4/2/2022).
Bila memang tak bisa melakukan WFH sepenuhnya, sebaiknya yang menjalani aktivitas kerja di kantor hanya 10 persen pegawai. "Hanya 10 persen yang masuk kantor. Hal ini masih sejalan dengan SE MenpanRB yang mengatur di wilayah PPKM 2 paling banyak 50 persen," tukas Tjahyo.
Pimpinan lembaga pemerintahan di Jabodetabek juga diimbau membatasi agenda tatap muka bila memang bisa dialihkan melalui daring. Selain itu juga memperketat masuknya tamu-tamu, pembatasan rapat fisik di kantor serta peningkatan penyemprotan disinfektan.
Kebijakan yang dikeluarkan Tjahyo menyusul melonjaknya kasus Covid-19. Data yang dihimpun indonesiamaritimenews.com penambahan kasus positif Covid-19 terus melonjak. Data yang dirilis BNPB per 4 Februari 2022 pukul 12:00 WIB sebanyak 4.446.694 kasus. Ada penambahan kasus sembuh sebanyak 7.190 orang. Sehingga total kasus sembuh 4.161.987 orang. Kasus meninggal dunia bertambah 42 kasus, sehingga total kasus meninggal dunia sebesar 144.453 kasus.(RIZ/Oriz)
Write a Facebook Comment











