- IPC TPK Gandeng Mitra Operasional Deklarasi Pelabuhan Bersih Bebas Pungli
- Heboh Lagi Kebakaran Kapal Berbendera Indonesia: Analisis Kasus Kebakaran KMP Batumandi
- Kondisi Kapal KMP Batumandi Kini, Penanganan Korban Luka Bakar, Anak-anak dan Lansia
- Menhub Minta Polri-KNKT Usut Kebakaran KMP Batumandi, Kapolri: Kami akan Selidiki
- Lewat Karirhub, Kemnaker dan Universitas Harkat Negeri Jembatani Kampus dan Industri
- InaSkills 2026 Digelar 26-31 Oktober, Jaring Talenta Keterampilan Nasional
- Jaga Pesisir Pantura, Pelindo Dukung Pemulihan Ekosistem Mangrove di Demak
- Jajaran Komisaris PELNI Temui Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali di Mabesal Cilangkap
- KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang Dimangsa Api, TNI AL Kerahkan 3 Kapal dan Tim Kesehatan
- KMP Batumandi Terbakar di Merak, Gubernur Banten Apresiasi Nelayan Sigap Menolong Penumpang
Kasal: Pertempuran Laut Aru, Gambaran Loyalitas Prajurit Jalasena Sejati

Keterangan Gambar : Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin peringatan Hari Dharma Samudra di atas KRI Banda Aceh-593. Foto: Dispen AL
Indonesiamaritimenews.com (IMN)JAKARTA: Pertempuran Laut Aru yang terjadi 61 tahun lalu pada 15 Januari 1962 adalah gambaran loyalitas, militansi Prajurit Jalasena sejati dalam gelombang diplomasi politik berbangsa dan bernegara.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, Senin (16/1/2023) seusai memimpin peringatan Hari Dharma Samudra di atas KRI Banda Aceh-593, di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara.
Pemimpin TNI AL tersebut menyampaikan ucapan selamat Hari Dharma Samudera kepada seluruh prajurit TNI AL di manapun berada dan bertugas.
Baca Lainnya :
- Amankan Jalur Logistik Pembangunan IKN, TNI AL Perkuat Alutsista0
- Mantap! Ungguli 5 Negara, Atlet TNI AL Sapu Bersih Medali ITB JIT 2023 0
- Kunjungi Pulau Enggano, Menhub Minta Konektivitas Laut dan Udara Digeber0
- Prakiraan Tinggi Gelombang di Perairan Indonesia pada 14-20 Januari 20230
- Kasal dan Wamenhan RI Bahas Program P3DN Guna Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional0
"Selamat memperingati Hari Dharma Samudera 2023, Kita wujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Hantaman gelombang laut takkan berhenti, demikian juga perjuangan bangsa maritim yang besar terus berkobar dari generasi ke generasi", ucapnya.
PERTEMPURAN LAUT
Tercatat dalam sejarah Indonesia, sejumlah pertempuran laut yang penuh heroisme telah terjadi sejak kemerdekaan RI pada 1945. Puncaknya pada tanggal 15 Januari 1962 terjadi pertempuran di Laut Aru dalam perjuangan membebaskan Irian Barat. Dalam peristiwa tersebut telah gugur putra-putra terbaik bangsa ABK RI Macan Tutul serta Komodor Yos Sudarso yang berada di kapal tersebut.
Selanjutnya momentum tanggal 15 Januari pada setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Dharma Samudera, untuk mengenang kepahlawanan dan pengorbanan para patriot dalam perjuangan demi membela kehormatan dan harga diri bangsa.
“Tentunya ini memberikan gambaran betapa heroiknya peristiwa pertempuran di Laut Aru dalam memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia khususnya di laut, dan peristiwa ini menggugah para pemuda untuk meneruskan perjuangan dalam mempertahankan kedaulatan negara di laut NKRI”, ungkap Laksamana TNI Muhammad Ali. (Ted/ Oryza)











