- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Harkitnas 2025, Insan Pelindo Regional 4 Berperan Strategis Dorong Konektivitas Pertumbuhan Ekonomi

Keterangan Gambar : Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar menggelar upacara pengibaran di halaman Kantor Pelindo Regional 4 di Makassar, Sulsel (20/5/2025). Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAKASSAR: Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar menggelar upacara pengibaran di halaman Kantor Pelindo Regional 4 di Makassar, Sulsel (20/5/2025).
Upacara yang mengusung tema nasional “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat” diikuti oleh seluruh insan Pelindo Group di wilayah kerja Makassar, termasuk perwakilan dari anak perusahaan dan afiliasi.
Baca Lainnya :
- Peduli Ekosistem Laut, Pasukan Katak Tanam Terumbu Karang0
- Rote Ndao NTT Pontesial Jadi Sentra Garam Industri, Ini Jurus KKP Kejar Target Swasembada0
- Kejar Target Perluasan Kawasan Dilindungi, KKP Gelar Simposium Pemangku Kepentingan0
- Perkuat Pengawasan di Laut, KKP Gandeng Instansi dan Pemangku Kepentingan0
- Modeling Budidaya Lobster di Batam, Produksi Kerang Hijau Ikut Terdongkrak0
Executive Director 4 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Abdul Azis, bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.
Dalam amanat tertulisnya, Menteri Meutya Hafid mengatakan bahwa kebangkitan bukanlah sebuah peristiwa yang selesai dalam satu masa. Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup.
"Ia menuntut kita untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman ini, zaman yang menghadirkan ujian jauh lebih kompleks: disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital kita," kata Meutya Hafid seperti yang dibacakan oleh Abdul Azis.
Menurut Meutya, kitahidup di zaman ketika batas-batas geografis semakin kabur, dan peradaban bergerak dalam kecepatan yang tak lagi ditentukan oleh jarak, melainkan oleh kemampuan untuk beradaptasi dan memimpin perubahan. Di tengah arus besar itu, Indonesia tidak berdiri terombang-ambing, tidak pula berdiri di tepi sebagai penonton.
“Pilihan ini bukan tanpa landasan. Sejak awal, para pendiri bangsa telah meletakkan prinsip yang menjadi jangkar kita dalam menghadapi dunia: politik luar negeri yang bebas dan aktif. Dalam arus globalisasi yang semakin kuat, kita bersyukur bahwa Indonesia terus melangkah dengan tenang, menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian. Prinsip politik luar negeri bebas aktif, yang telah menjadi pedoman sejak awal kemerdekaan, senantiasa menuntun langkah kita,” kata Meutya dalam sambutannya yang dibacakan Executive Director 4 Pelindo Regional 4.
Di tengah polarisasi dunia, menurut Menteri Komunikasi dan Digital, Indonesia mengambil posisi sebagai trusted partner - bebas dalam menentukan kepentingan nasional, dan aktif membangun dialog yang produktif dengan berbagai pihak. Prinsip inilah yang menjadikan Indonesia kian dihormati di berbagai forum internasional.
Kehadiran kita di pentas global bukan sekadar untuk menyuarakan kepentingan nasional, tetapi juga untuk membawa gagasan dan solusi yang memberi manfaat bersama. Di tengah dunia yang terus menghadapi ketidakpastian, Indonesia tampil sebagai mitra dialog yang mampu menjembatani kepentingan.
Semangat inilah yang juga tercermin dalam setiap langkah kebangkitan Nasional di dalam negeri. Indonesia menapaki jalur pembangunan yang tidak semata terfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan setiap kebijakan membuka ruang bagi kemajuan yang adil dan merata. Sebuah ikhtiar besar agar pembangunan yang megah tetap berpijak kokoh pada kepentingan rakyat.
Di akhir sambutannya, Menteri Komunikasi dan Digital mengucapkan, “Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional ke-117. Mari melangkah bersama, dengan langkah yang tenang namun penuh keyakinan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih beradab.”
Teguhkan Semangat
Sementara itu, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis mengatakan, Hari Kebangkitan Nasional ke-117 menjadi momentum penting bagi kita semua untuk meneguhkan semangat persatuan dan kolaborasi dalam membangun bangsa.
“Sebagai insan Pelindo, kita punya peran strategis dalam mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Mari jadikan semangat kebangkitan ini sebagai energi positif untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi negeri,” seru Abdul Azis.
Hal senada juga dikatakan oleh General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin. Ia menyampaikan bahwa momen Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menjadi pengingat pentingnya peran Pelindo sebagai garda terdepan dalam memperkuat konektivitas nasional dan mendorong pertumbuhan wilayah timur Indonesia.
Menurut Iwan, Pelindo Regional 4 Makassar telah berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari kebangkitan Indonesia melalui peningkatan layanan, penguatan infrastruktur pelabuhan, serta peningkatan kapasitas SDM.
“Semangat kebangkitan nasional harus terpatri dalam setiap langkah dan kerja nyata kita,” tandas Iwan Sjarifuddin. (Bow/Oryza)











