- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Hadapi Tantangan Industri Logistik, Pekerja TTL Ikuti Pelatihan CTO di Terminal Petikemas Berlian
- Pasca Gempa Bumi 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Kembali Beroperasi
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia
- 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa
- HUT Ke-64 Pasukan Katak Donor Darah dan Bagikan Sembako ke Nelayan
- Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU
- Kapal Perang dan 480 Prajurit TNI AL Kawal Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang
- Pengaturan Gate Pass di Tanjung Priok Terkoordinasi Lintas Sektoral, Arus Barang Lancar
Duarr! Bom Bunuh Diri Meledak di Polsek Astana Anyar Bandung, Pelaku Tewas 3 Polisi Terluka

Keterangan Gambar : Ilustrasi. Fot: Ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),BANDUNG: Bom bunuh diri meledak.di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jabar, Rabu (7/12/2022) pagi. Satu terduga pelaku tewas, tiga polisi luka-luka.
Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung mengatakan peristiwa teejadi sekitar pukul 08.20 WIB. Saat itu anggota Polsek Astana Anyar sedang melaksanakan apel pagi.
Tiba-tiba ada seorang laki-laki menerobos masuk ke Mapolsek Astana Anyar. Priq itu mengacungkan senjata tajam dan menerobos barisan apel pagi. Seketika anggota yang sedang apel menghindar.
Baca Lainnya :
- Presiden Jokowi Wanti-wanti Ancaman Cuaca Ekstrem di Penghujung 20220
- Hadapi Tantangan Global, Indonesia Ajak Negara Kepulauan Perkuat Ekonomi Biru0
- Syukuran Sederhana HUT ke-73 Polda Metro Jaya, Ini Pesan Kapolda Kepada Anggotanya0
- Genjot Ekonomi Nelayan Sampang, Ini Langkah Kementerian Kelautan0
- Heboh Pulau Widi Halmahera Dilelang di Amerika, Begini Sikap Pemerintah0
Duarr! Ledakan keras terjadi bersamaan dengan tewasnya lelaki tersebut di lobi polsek dengan tubuh tercerai berai.
"Tiga orang anggota kami mengalami luka-luka," jelas Aswin.
Tim Gegana Polri dan Tim Densus 88 sedang menyelidiki kasus ini. (Haf / Oryza)











