- Tok! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada 21 Maret 2026, Muhammadiyah Lebaran Lebih Dulu
- Pantau Arus Mudik Lebaran 2026, Kapal TNI AL Patroli Pengamanan di Selat Bali
- Warga Menteng Ternyata Tak Semua Kaya, Kasal dan Menteri PKP Bagikan Sembako
- Mudik Naik Kapal Perang TNI AL, 1.447 Pemudik Tiba di Semarang
- Pelajaran dari Industrialisasi Pertahanan Iran: Model Kemandirian Terpaksa
- H-4 Lebaran, 6 Juta Pemudik Pulkam Naik Angkutan Umum
- Pantau Puncak Arus Mudik Kapal PELNI, WamenPANRB dan Wamenhub Kunjungi KM Labobar Hingga ke Anjungan Kapal
- Tinjau Pelabuhan Ciwandan, Menhub: Puncak Mudik Lebaran 2026 Kondusif dan Lancar
- Asyiknya Mudik Lebaran ke Bangka Belitung Naik Kapal Perang TNI AL, Dijamu Buka Puasa dan Sahur
- Mudik Asyik, 4.000 Pemudik Ceria Pulkam Naik Bus Gratis dari Pelindo Terminal Petikemas
Bakti Prajurit Jalasena di Tengah Bencana
Pray For Sumatera

Keterangan Gambar : Prajurit TNL AL menolong lansia yang terjebak banjir di Sumatera Utata. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: TNI AL mengerahkan para prajuritnya guna membantu operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) di wilayah-wilayah yang terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025).
Sejumlah daerah yang terdampak parah meliputi Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan beberapa kawasan pemukiman di lereng perbukitan serta sepanjang aliran sungai.
Hujan deras yang turun secara terus menerus menyebabkan rumah warga terendam, jalan terputus, dan banyak desa terisolasi. Ratusan warga kini mengungsi ke tempat aman sambil menunggu kondisi membaik.
Baca Lainnya :
- Percepatan Penanganan Bencana di Sumatera, Pemerintah Kirim 11 Helikopter0
- Aceh Diterjang Banjir dan Longsor, BNPB: 47 Orang Meninggal, 51 Hilang0
- Update Korban Banjir dan Longsor di Sumbar, 90 Orang Meninggal, 85 Hilang0
- Hujan Ekstrem di Sumbar, 13 Daerah Dilanda Banjir, 3.076 Rumah Terendam0
- Aceh Siaga Darurat, 14 Kabupaten Dilanda Banjir Bandang, Ratusan Warga Diperkirakan Tewas0
Sebagai respon cepat, TNI AL mengerahkan Batalyon Infanteri 8 Marinir untuk memperkuat operasi SAR khususnya di wilayah Kabupaten Langkat, seperti Desa Pelawi, Kecamatan Sei Lepan, dan Kampung Terowongan, Kecamatan Babalan. Kehadiran prajurit Yonif 8 Marinir mempercepat pembukaan akses ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau karena tertutup material banjir dan longsor.
Dalam siaran resmi TNI AL diungkapkan, di medan yang penuh risiko, prajurit Marinir TNI AL bergerak menggunakan perahu karet menyusuri arus deras untuk mengevakuasi warga yang terjebak di rumah, atap bangunan, hingga yang bertahan di pepohonan. Puluhan warga berhasil diselamatkan, termasuk anak-anak dan lansia, meski prajurit harus menghadapi kondisi licin, debit air tinggi, serta potensi longsor susulan.
Hingga kini operasi SAR masih terus berlangsung. Marinir TNI AL bersama unsur SAR gabungan tetap bersiaga 24 jam di titik-titik rawan. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih diprediksi terjadi dalam beberapa hari mendatang.
Korps Marinir TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus memberikan bantuan maksimal hingga seluruh warga terdampak dapat tertangani dengan baik.
Hal tersebu telah menjadi penekanan dari Bapak Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, untuk selalu tanggap bencana, dan merespon secepat mungkin di wilayah-wilayah terdampak. Salah satunya seperti yang saat ini tengah terjadi di Sumatera Utara, dan TNI AL menerjunkan para personel dalam penanggulangan bencana tersebut. (Arry/Mar)











