- Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Optimal
- Penyelundupan 30.789 Ekor Benih Bening Lobster Digagalkan di Bandara Juanda, Pelaku Kabur
- Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Menggeliat, Sudah Pasarkan 273 Ton Ikan
- Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran, Safety Training di Atas Kapal PELNI
- Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II Mulai Dibuka, Ini Syaratnya
- Patah Tulang Dioperasi di KRI dr. Soeharso, Petani Korban Gempa NTT Kini Punya Secercah Harapan
- Update Data Gempa Bumi di NTT: 87 Meninggal Dunia, 150.576 Jiwa Mengungsi
- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
Aceh Diterjang Banjir dan Longsor, BNPB: 47 Orang Meninggal, 51 Hilang

Keterangan Gambar : Banjir besar melanda 14 kabupaten/kota di Provinsi Aceh akibat intensitas curah hujan yang tinggi sejak Rabu (26/11/2025). Foto: BPBA Aceh
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melansir data terbaru korban bencana banjir longsor di Provinsi Aceh terus bertambah.
Data yang terangkum hingga Sabtu (29/11/2025) tercatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang, sementara warga yang hilang 51 orang. Korban tersebar di berbagai wilayah yang terdampak bencana.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan ada penambahan korban jiwa setelah dilakukan penyisiran di berbagai lokasi terdampak bencana.
"Ada penambahan korban. Yang pertama untuk korban jiwa meninggal dunia 47, 51 masih hilang, 8 luka-luka," jelas Suharyanto, Sabtu (29/11/2025).
Baca Lainnya :
- Update Korban Banjir dan Longsor di Sumbar, 90 Orang Meninggal, 85 Hilang0
- Hujan Ekstrem di Sumbar, 13 Daerah Dilanda Banjir, 3.076 Rumah Terendam0
- Aceh Siaga Darurat, 14 Kabupaten Dilanda Banjir Bandang, Ratusan Warga Diperkirakan Tewas0
- Sumut Dikepung Banjir Parah, Deli Serdang dan Kota Medan Lumpuh, 32 Warga Meninggal0
- PELNI Gratiskan Angkutan Barang Bantuan Bencana ke Sumut dari Seluruh Indonesia, Ini Syaratnya0
Adapun rincian korban yaitu:
-Aceh Tengah: 16 meninggal dunia, 2 hilang
-Bener Meriah: 12 meninggal dunia, 13 hilang
-Aceh Tenggara: 7 meninggal dunia, 25 hilang, 5 luka-luka
-Pidie Jaya: 4 meninggal dunia, 4 hilang
Bireuen: 4 meninggal dunia
-Gayo Lues: 2 meninggal, 4 hilang
Subulussalam: 1 meninggal dunia
-Lhokseumawe: 1 meninggal dunia, 3 hilang
-Aceh Tamiang: 3 luka-luka
Suharyanto mengatakan, data korban terus berkembang karena satgas gabungan terus melakukan pencarian. Ia menambahkan, di setiap wilayah kabupaten/kota lmasih melakukan pendataan terhadap korban meninggal dunia, hilang, maupun luka-luka. Adapun jumlah pengungsi akibat bencana banjir dan longsor mencapai 48.887 KK.
Sementara itu beberapa ruas jalur darat yang menghubungkan kabupaten/kota, provinsi, dan nasional masih terputus. Bantuan logistik dilakukan melalui jalur udara karena jalur darat belum bisa ditembus.
Seperti diketahui, ntensitas curah hujan yang tinggi bukan hanya melanda Sumatera Utara, melainkan juga Aceh serta Sumatera Barat. Bencana hidrometeorologi menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah Provinsi Aceh.
Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi tahun 2025. Sesuai dengan surat keputusan Gubernur Aceh Nomor 100.3.3/1416/2025 tentang Penetapan Status keadaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh Tahun 2025, status darurat ditetapkan untuk 14 hari, berlaku sejak 28 November hingga 11 Desember 2025.
(Arry/Mar)











