- Ini Langkah IPC TPK Kenalkan Industri Petikemas ke Generasi Muda Jakarta Utara
- Buka Maritime Expo 2026, Wamenhub Suntana Apresiasi Pengabdian Pelaut Indonesia
- Bangun Proyek Dermaga Tanpa Izin, Dua Perusahaan di Riau Disegel KKP
- Puluhan Ekor Hiu Bambu Hasil Penangkaran Dilepas KKP di Laut Kepulauan Seribu
- Libur Sekolah, Penjualan Tiket Diskon Kapal PELNI Tembus 214 Ribu Penumpang
- Kapal Perang Inggris HMS Tamar (P233) Merapat di Jakarta, Ada Apa ?
- Pelindo Regional 2 Priok Gandeng Kejaksaan Tangani Kepastian Hukum Penyelenggaraan Kegiatan Kepelabuhanan
- Ini Hasil RUPS Pelindo 2025: Kinerja Tumbuh, Setor ke Negara Rp7,81 Triliun
- Latma Malindo Jaya 28AB-26, Indonesia dan Malaysia Himpun Kekuatan Laut Hadapi Tantangan Maritim
- Operasi Senyap TNI AL di Tengah Malam, Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 4,25 Ton Miliaran Rupiah
Kapal Motor Bawa 23 ABK Mati Mesin Terombang-ambing di Laut Halmahera, Dievakuasi KRI Teluk Parigi-539

Keterangan Gambar : KRI Teluk Parigi-539 (KRI TGI-539) mengevakuasi Kapal motor KM. Bintang Marios 04 mengalami mati mesin di Perairan Tanjung Babi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), HALMAHERA: Kapal motor KM. Bintang Marios 04 mengalami mati mesin di Perairan Tanjung Babi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Beruntung kapal tersebut ditolong oleh kapal perang TNI AL.
KRI Teluk Parigi-539 (KRI TGI-539) jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) mengevakuasi kapal motor KM. Bintang Marios 04 yang mengalami mati mesin di Perairan Tanjung Babi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Sabtu (2/5/2026).
Tindakan cepat prajurit TNI AL tersebut berhasil memastikan keselamatan seluruh awak kapal serta mengevakuasi kapal menuju pangkalan dengan aman.
Baca Lainnya :
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Bersama KRI Dorang-874: BI dan TNI AL Sasar Pulau 3T di Maluku0
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Bitung Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami0
- Kapal Patroli KN Jembio-P215 Padamkan Kebakaran KM Inti Marina VII di Perairan Pulau Ular0
- KM Inti Mariana VII Terbakar di Selat Sunda, TNI AL Evakuasi 28 Penumpang, 1 Tewas, 2 Hilang0
- Longsor di Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, 6 Warga Tewas, 84 Masih Dicari0
Insiden bermula pada pukul 14.20 WIT ketika Paga laut KRI TGI-539 mendapati sebuah speed boat melambaikan tangan meminta pertolongan. Setelah didekati, dua orang awak speed boat naik ke atas KRI dan melaporkan bahwa kapal motor mereka mengalami kerusakan mesin total pada jarak sekitar 15 nautical mile dari posisi KRI.
Komandan KRI TGI-539 Letkol Laut (P) Agus Wahyu segera memerintahkan unsur untuk bergerak menuju lokasi guna memberikan bantuan dan pertolongan. Pada pukul 17.30 WIT, KRI TGI-539 berhasil tiba di posisi kapal dan segera melaksanakan pengecekan serta pengamanan terhadap seluruh personel di atas kapal.
Setelah dipastikan seluruh 23 Anak Buah Kapal dalam keadaan selamat, prajurit KRI TGI-539 melaksanakan prosedur towing terhadap KM. Bintang Marios 04 yang berbobot 54 GT dengan menarik kapal menuju Pangkalan Sorong untuk penanganan lebih lanjut.
Kapal motor yang dinakhodai Fedy Lahiwu tersebut diketahui tengah berlayar dari Bitung menuju Biak sebelum mengalami gangguan mesin. Gangguan yang dialami yaitu mesin terkunci dan tidak dapat dioperasikan kembali.
Sementara itu, Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara, menyampaikan apresiasi atas kesigapan dan profesionalisme prajurit KRI TGI-539 dalam melaksanakan tugas kemanusiaan di laut.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan operasi SAR ini mencerminkan komitmen TNI Angkatan Laut untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, memberikan pertolongan, serta menjamin keselamatan pelayaran di seluruh wilayah perairan Indonesia.
TNI AL menyatakan, keberhasilan evakuasi ini menegaskan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan responsivitas prajurit Kolinlamil dalam menjalankan tugas operasi serta pengabdian kepada masyarakat maritim. (Bow/Mar)











