- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
Kapal Motor Bawa 23 ABK Mati Mesin Terombang-ambing di Laut Halmahera, Dievakuasi KRI Teluk Parigi-539

Keterangan Gambar : KRI Teluk Parigi-539 (KRI TGI-539) mengevakuasi Kapal motor KM. Bintang Marios 04 mengalami mati mesin di Perairan Tanjung Babi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), HALMAHERA: Kapal motor KM. Bintang Marios 04 mengalami mati mesin di Perairan Tanjung Babi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Beruntung kapal tersebut ditolong oleh kapal perang TNI AL.
KRI Teluk Parigi-539 (KRI TGI-539) jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) mengevakuasi kapal motor KM. Bintang Marios 04 yang mengalami mati mesin di Perairan Tanjung Babi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Sabtu (2/5/2026).
Tindakan cepat prajurit TNI AL tersebut berhasil memastikan keselamatan seluruh awak kapal serta mengevakuasi kapal menuju pangkalan dengan aman.
Baca Lainnya :
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Bersama KRI Dorang-874: BI dan TNI AL Sasar Pulau 3T di Maluku0
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Bitung Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami0
- Kapal Patroli KN Jembio-P215 Padamkan Kebakaran KM Inti Marina VII di Perairan Pulau Ular0
- KM Inti Mariana VII Terbakar di Selat Sunda, TNI AL Evakuasi 28 Penumpang, 1 Tewas, 2 Hilang0
- Longsor di Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, 6 Warga Tewas, 84 Masih Dicari0
Insiden bermula pada pukul 14.20 WIT ketika Paga laut KRI TGI-539 mendapati sebuah speed boat melambaikan tangan meminta pertolongan. Setelah didekati, dua orang awak speed boat naik ke atas KRI dan melaporkan bahwa kapal motor mereka mengalami kerusakan mesin total pada jarak sekitar 15 nautical mile dari posisi KRI.
Komandan KRI TGI-539 Letkol Laut (P) Agus Wahyu segera memerintahkan unsur untuk bergerak menuju lokasi guna memberikan bantuan dan pertolongan. Pada pukul 17.30 WIT, KRI TGI-539 berhasil tiba di posisi kapal dan segera melaksanakan pengecekan serta pengamanan terhadap seluruh personel di atas kapal.
Setelah dipastikan seluruh 23 Anak Buah Kapal dalam keadaan selamat, prajurit KRI TGI-539 melaksanakan prosedur towing terhadap KM. Bintang Marios 04 yang berbobot 54 GT dengan menarik kapal menuju Pangkalan Sorong untuk penanganan lebih lanjut.
Kapal motor yang dinakhodai Fedy Lahiwu tersebut diketahui tengah berlayar dari Bitung menuju Biak sebelum mengalami gangguan mesin. Gangguan yang dialami yaitu mesin terkunci dan tidak dapat dioperasikan kembali.
Sementara itu, Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara, menyampaikan apresiasi atas kesigapan dan profesionalisme prajurit KRI TGI-539 dalam melaksanakan tugas kemanusiaan di laut.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan operasi SAR ini mencerminkan komitmen TNI Angkatan Laut untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, memberikan pertolongan, serta menjamin keselamatan pelayaran di seluruh wilayah perairan Indonesia.
TNI AL menyatakan, keberhasilan evakuasi ini menegaskan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan responsivitas prajurit Kolinlamil dalam menjalankan tugas operasi serta pengabdian kepada masyarakat maritim. (Bow/Mar)











