- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
- Kunjungi SMA Pesantren Unggul Al Bayan Sukabumi, Ini 5 Bekal Menaker untuk Generasi Muda
- Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal Kemenhub, Perkuat Profesionalitas SDM
- Ini Kesepakatan Kemenhub dan Pelindo, Alur-Pelayaran Pulau Baai Tahap II, Keselamatan dan Kelancaran Logistik Jadi Prioritas
- Diplomasi Indonesia Berhasil, Kuota Tangkapan Tuna Sirip Biru Selatan Naik 25 Persen
- Ikan Lele dan Nila Hasil Budi Daya Tematik Diolah Jadi Produk Siap Masak
- Indonesia–Mesir Perluas Kerja Sama Pendidikan dan Riset, Al-Azhar siap Sambut Ribuan Mahasiswa
- Pasar Meluas, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand
- Kemnaker Luncurkan Pelatihan Kerja di Sukabumi, Paket Vokasi 1.600 Calon Peserta
Percepatan Penanganan Bencana di Sumatera, Pemerintah Kirim 11 Helikopter

Keterangan Gambar : Pemerintah mengirim 11 helikopter dari Jakarta untuk percepatan penanganan bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. Foto: BPMI Setpres
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Banjir bandang dan longsor secara beesamaan menerjang tiga wilayah yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Ratusan warga meninggal dunia dan ribuan rumah rusak.
Pemerintah terus memperkuat upaya percepatan penanganan bencana di wilayah terdampak melalui dukungan sarana udara berskala besar. Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa total 11 helikopter telah dikerahkan dari Jakarta menuju wilayah terdampak.
“Sampai dengan hari ini, pemerintah telah mengirimkan total 11 helikopter TNI dan Basarnas dari Jakarta ke lokasi daerah terdampak bencana,” tulis Seskab Teddy dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).
Baca Lainnya :
- Aceh Diterjang Banjir dan Longsor, BNPB: 47 Orang Meninggal, 51 Hilang0
- Update Korban Banjir dan Longsor di Sumbar, 90 Orang Meninggal, 85 Hilang0
- Hujan Ekstrem di Sumbar, 13 Daerah Dilanda Banjir, 3.076 Rumah Terendam0
- Aceh Siaga Darurat, 14 Kabupaten Dilanda Banjir Bandang, Ratusan Warga Diperkirakan Tewas0
- Sumut Dikepung Banjir Parah, Deli Serdang dan Kota Medan Lumpuh, 32 Warga Meninggal0
Menurut Seskab Teddy, sebanyak 9 helikopter telah berada di lokasi sejak 26 November 2025. Helikopter tersebut secara simultan menjalankan operasi distribusi bantuan serta pemantauan dampak bencana.
“Sembilan helikopter sudah berada di lokasi sejak tanggal 26 November 2025 dan dua helikopter tambahan telah terbang ke Aceh dari Jakarta pagi ini,” katanya.
Seskab Teddy menjelaskan bahwa seluruh helikopter tersebut difokuskan untuk operasi distribusi logistik secara terus-menerus, terutama menuju daerah-daerah terdalam dan kawasan yang akses daratnya terputus. Seluruh operasi udara, menurutnya, dilakukan dengan mengutamakan faktor keselamatan dan kondisi cuaca sebagai pertimbangan utama.
“Helikopter-helikopter ini terbang di lokasi sekitar bencana untuk terus-menerus mendistribusikan logistik, terutama di daerah terdalam serta di daerah yang jalur daratnya terputus. Serta terus memperhatikan faktor cuaca sebagai pertimbangan utama dalam upaya penanganan bencana ini,” tandasnya. (Arry/Mar)











