- Dilepas Kasal, Wamendag, Wamen UMKM: KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet ASEAN Keliling 8 Negara
- PM Takaichi: Jepang-Indonesia Siap Perkuat Ekonomi, Maritim dan
- Wakasal Pimpin Deck Reception Taruna AAL dan ASEAN Plus Cadet Sail di Geladak KRI Bima Suci
- Gala Premiere The Hostages Hero, Kisah Nyata Heroisme Prajurit TNI AL
- Disambut Kodaeral III, 3 Kapal Perang Rusia Merapat di Tanjung Priok, Ada Apa ?
- Arus Balik Lebaran Melonjak, Sehari PELNI Layani 27 Ribu Penumpang
- Serunya HBH PWI Jaya, Potluck 50 Menu dari Bakso, Lupis, Pempek hingga Pisang Rebus Bikin Ngiler
- Geliat Angkutan Lebaran, 147,55 Juta Orang Lakukan Perjalanan, Lebih Separuh dari Jumlah Penduduk
- Arus Balik di Tol Trans Jawa Lancar, Menhub: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
- 651.000 Penumpang dan 169.000 Kendaraan Otewe Pulau Jawa, Arus Mudik Bakauheni Merak Lancar
497 Unit Kendaraan di Kapal MV Serasi I, Jadi Harta Karun di Dasar Laut

Keterangan Gambar : Evakuasi ABK KM Serasi I di Perairan Bangka. Foto. ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),BANGKA: Sebanyak 497 unit kendaraan di lambung Kapal MV Serasi I kini jadi ‘harta karun’ tenggelam di dasar lautan Perairan Selat Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tak ada satu pun yang bisa diselamatkan pasca insiden tabrakan dengan Kapal MV Batanghari Mas.
Seperti diketahui, Kapal MV Serasi I yang membawa muatan 497 unit kendaraan karam di Perairan Selat Bangka, pada Kamis (1/12/2022) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Kapal tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan Kapal MV Batanghari Mas.
Setelah menabrak MV Serasi I, Kapal MV Batanghari Mas yang membawa Kontainer tetap melanjutkan pelayaran ke Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sedangkan Kapal MV Serasi I yang mengalami kebocoran, tenggelam dengan posisi menungging bersama muatan di dalamnya. Sebanyak 17 anak buah kapal (ABK) bisa diselamatkan.
Baca Lainnya :
- Astagfirullah... Bus Pariwisata Terjun ke Jurang, 7 Wisatawan dari Manyaran Semarang Tewas0
- Awas! Semeru Muntahkan Awan Panas, Radius 8 Kilometer Daerah Terlarang0
- 6 Satker BKIPM, Sabet Penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan0
- Indonesia Koordinir 11 Negara Sepakati Program Perikanan Berkelanjutan0
- 3 Jenazah Jatuhnya Helikopter Polri Ditemukan, Kapolri: Almarhum Gugur Dalam Tugas0
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muntok, I Made Suartama, menyatakan Kapal MV Batanghari Mas yang menabrak KMV Serasi I di titik lokasi sekitar 60 Nautical Mile (NM) dari pelabuhan Tanjungkalian.
Kapal MV Batanghari Mas dengan rute dari Tanjung Api-api Palembang Tujuan Tanjung Priok, Jakarta, melanjutkan perjalanan.
Sedangkan Kapal MV Serasi I rute Pelabuhan Patimban, Provinsi Jawa Barat, menuju Belawan Provinsi Sumatera Utara bermuatan kendaraan, tenggelam. Kapal ini membawa 497 unit kendaraan, diantaranya sebagai berikut, kendaraan roda empat ada 496 unit, dua unit alat berat dan satu unit sepeda motor.
“Setelah kejadian mereka langsung pergi ke Pelabuhan Tanjung Priok. Kami sudah komunikasi untuk mengamankan kapal dan muatannya," jelas I Made. Soal kerugian, sambung I Made, sudang pasti dialami KMV Serasi I. Karena selain kapalnya karam, ratusan kendaraan yang diangkut juga tertimbun menjadi ‘harta karun’ di dasar laut. (Arry/Oryza))











