- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
Upaya Penuhi Target 2022, Pertamina Mencari Cadangan Migas Baru, Bor Sumur Eksplorasi SRT-1X

Keterangan Gambar : Foto : BUMN.go.id
Indonesiamaritimenes.com (IMN), SUMSEL, Upaya Pertamina memenuhi target Migas tahun 2022 mencari cadangan migas baru, Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang melakukan pengeboran sumur eksplorasi SRT-1X di Desa Mendis Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Baca Lainnya :
- Pangdam III Siliwangi Tinjau Senjata Unggulan Pindad 0
- Harga Minyak Goreng Curah Naik Rp14000/liter, Minyak Kemasan Diserahkan ke Harga Pasar0
- Sambut Rombongan Marc Marquez di Istana, Presiden Jokowi Tidak Ikut Konvoi Pembalap MotoGP0
- Inti Isra Miraj Rasulullah Muhammad SAW Menerima Perintah Allah SWT Mengerjakan Sholat 5 Waktu0
- Ribuan Nelayan Labuan Bajo Peroleh Bantuan Bantuan Tunai PKLWN 0
Sumur ini mulai dibor pada 7 Maret 2022 menggunakan rig PDSI 42.3/N-1500E dengan estimasi waktu selama 62 hari. Pengeboran sumur SRT-1X merupakan pemenuhan Komitmen Kerja Pasti PHE Jambi Merang yang termasuk dalam Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatera Zona 1.
General Manager Zona 1, Ani Surakhman, menjelaskan bahwa sumur SRT-1X merupakan sumur eksplorasi ketiga yang dibor oleh Zona 1 pada tahun 2022. “Sebelumnya telah dilakukan pengeboran sumur eksplorasi CMA-001 di Field Pangkalan Susu dan sumur SGET-001 di Field Jambi. Selain itu, kami juga telah mengebor lima sumur pengembangan, yaitu sumur SGC-031, SGC-032, KTT-045 dan SKB-002 di Field Jambi, serta sumur P-460 di Field Rantau,” jelas Ani, Selasa (5/3/2022).
Zona 1 Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina berupaya memenuhi target produksi migas tahun 2022 yang ditetapkan pemerintah, yaitu minyak 22.817 barel per hari (BOPD) dan gas 185 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Target ini dicapai dengan rencana kerja sumur yaitu 27 sumur pengembangan, 3 sumur eksplorasi, 7 sumur workover, serta melakukan well services-well intervention sebanyak 934 sumur.
“Kami berkomitmen meningkatkan produksi migas, di antaranya melalui pengeboran sumur pengembangan, meningkatkan kinerja operasi, mengoptimalkan lapangan produksi eksisting, melanjutkan program kerja eksplorasi, transformasi resources toproduction, serta memanfaatkan teknologi untuk implementasi enhanced oil recovery (EOR),” ujar Ani.
Program kerja yang masif dan agresif diakui Ani Surakhman merupakan salah satu strategi sebagai upaya meningkatkan produksi migas Zona 1. Implementasi ini sejalan dengan semangat SUMATERA (SUstainable, MAssive, To grow, Efficient, Resilient, Aggressive) yang digadang oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) – Regional Sumatera.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Anggono Mahendrawan, menyampaikan bahwa SKK Migas dan KKKS akan terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan produksi migas, khususnya di wilayah Sumbagsel. “Saya mengapresiasi KKKS PHE Jambi Merang atas pelaksanaan pengeboran sumur eksplorasi SRT-1X, semoga berhasil menemukan cadangan migas baru sesuai dengan harapkan kita bersama. Sehingga dapat berkontribusi dalam upaya mencapai target produksi minyak 1 juta barel per hari dan gas bumi 12 miliar standar kaki kubik per hari pada tahun 2030,” ujar Anggono.
Catatan Indonesiamaritimenews.com, Sumur eksplorasi berbeda dengan sumur pengembangan, sumur eksplorasi bertujuan untuk menemukan cadangan migas baru, sedangkan sumur pengembangan dibor pada struktur yang telah terbukti cadangan migasnya dengan tujuan untuk meningkatkan produksi. (Arry/Oriz)











