- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
UKW Angkatan ke-65, Wali Kota Jakpus dan Ketua PWI Jaya Tekankan Pentingnya Kompetensi Wartawan

Keterangan Gambar : Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, dan Ketua PWI DKI Jaya, Kesit Handoyo beserta jajaran dalam acara Uji Kompetensi Wartawan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Foto: Joko Dolok
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, dan Ketua PWI DKI Jaya, Kesit Handoyo, sama-sama menilai kompetensi, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap kode etik menjadi hal penting bagi wartawan di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
Hal itu disampaikan dalam pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-65 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jaya di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026). UKW berlangsung dua hari pada 25–26 Mei 2026.
Sebanyak 32 peserta mengikuti UKW kali ini, terdiri dari 26 peserta tingkat muda, 4 peserta tingkat madya, dan 2 peserta tingkat utama. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Aceh, Bangka Belitung, hingga Pekanbaru.
Baca Lainnya :
- 9 WNI Korban Kekejaman Israel Tiba di Jakarta, Menlu Sugiono: Terimakasih Pemerintah Turki, Yordan dan Mesir0
- Disandera Militer Israel, 9 WNI Ditendang, Dipukul, Disetrum0
- 9 WNI Disandera Israel Akhirnya Dibebaskan, Menlu Sugiono: Pemerintah Mengecam Perlakuan Tidak Manusiawi0
- PWI Pusat Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia Oleh Israel0
- Lanal Tegal Tanam 10.000 Bibit Mangrove, Warga Pesisir Brebes Dibagikan Sembako 0
Arifin mengatakan, sertifikasi kompetensi kini menjadi kebutuhan penting di hampir semua profesi, termasuk dunia jurnalistik.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta UKW di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Saat ini hampir semua profesi membutuhkan sertifikasi kompetensi, termasuk wartawan,” kata Arifin.
Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang cepat sekaligus akurat kepada masyarakat. Ia juga menilai sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers selama ini berjalan baik.
“Kami merasa sangat terbantu dengan berita-berita yang terupdate dari rekan-rekan media. Sinergitas ini harus terus dibangun, termasuk kritik dan masukan dari media demi membangun Jakarta Pusat yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kesit Handoyo menegaskan UKW bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dalam menjaga kualitas dan integritas wartawan.
“UKW menjadi langkah penting untuk menciptakan wartawan yang profesional dan taat kode etik jurnalistik,” ujar Kesit.
Ia menjelaskan, peserta UKW harus berasal dari perusahaan pers yang memenuhi ketentuan administrasi dan standar kelembagaan media, seperti berbadan hukum, memiliki struktur redaksi yang jelas, serta dipimpin pimpinan redaksi yang telah memiliki sertifikat UKW Utama.
Menurut Kesit, di tengah perkembangan media digital yang semakin cepat, wartawan dituntut tidak hanya cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga akurat, profesional, dan bertanggung jawab. (*/Mar)











