- Kekuatan Baru Armada TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321 Disambut Panglima TNI dan Kasal
- ASEAN Plus Cadet Sail 2026 Dimulai, 141 Peserta dari 26 Negara Berlayar Bersama
- Seskab Teddy dan Menhub Dudy Cek Arus Balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang
- Arus Balik Lebaran 2026 Utamakan Keselamatan: Jangan Cuma Sopir Batangan, Siapkan Cadangan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, One Way Nasional Tol Kalikangkung - Cikampek Resmi Diberlakukan
- Warga Kehabisan Angkutan Lebaran, KRI Marlin-877 Bantu Mudik Gratis, Disambut Meriah Bupati Kepulauan Selayar
- Prajurit KRI Prabu Siliwangi-321 Salat Idulfitri 1447 H di Tengah Deburan Ombak Samudra Hindia
- Jelang Puncak Arus Balik, Menhub: Pengusaha Angkutan Logistik Patuhi Ketentuan Operasional
- Hari H Lebaran 2026 Pemudik Masih Ramai, Penumpang Angkutan Umum Capai 873 Ribu Orang
- Hadapi Arus Balik Lebaran 2026 Sumatera-Jawa, Ini Strategi Menhub
TNI AL Berangkatkan Armada Kapal Perang, Latma Carat 2022 Bersama Tentara Amerika

Keterangan Gambar : Personel TNI AL dan armada Kapal Perang diberangkatkan ke perairan Laut Jawa untuk latihan bersama tentara Amerika Serikat. Foto: Dispen TNI AL
Indonesiamaritimenews.com ( IMN) JAKARTA: TNI Angkatan Laut (TNI AL) memberangkatkan personel dan unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dalam Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness And Training (CARAT) 2022, menjelang seri Sea Phase (Tahap Laut/Manuver Lapangan).
Armada TNI AL diberangkatkan dari Dermaga Madura, Koarmada II, Ujung Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (17/12/2022). Personel dan unsur tersebut bersiap bergerak menuju perairan laut Jawa untuk melaksanakan persiapan, pemantapan personel dan material serta pelaksanaan beberapa seri latihan Sea Phase dan pendaratan pasukan di pantai Banongan, Situbondo. KRI Surabaya-591 akan digunakan sebagai kapal markas.
Baca Lainnya :
- Sertijab Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono: Saya Akan Konsisten Lanjutkan Program Jenderal Andika0
- Dilantik Presiden Jokowi di Istana , Laksamana Yudo Margono Resmi Jabat Panglima TNI0
- Kasal: Tunjukkan Rasa Bangga Jadi Prajurit Jalasena 0
- Akhirnya Diusung Nasdem Sebagai Capres 2024, Anies Baswedan: Bismillah0
- Harga BBM Meroket, Massa Buruh Desak DPR Bentuk Pansus0
Selain KRI Surabaya-591, TNI AL juga mengerahkan beberapa unsur lainnya yakni: KRI Raden Eddy Martadinata-331, KRI Abdul Halim Perdakusuma-355, KRI Diponegoro-365, KRI Teluk Palu-523, KRI Surabaya-591, KRI Singa-651, Helikopter Panther, Tank BMP 3F, KAPA K61, LVTP7-A1, Meriam How 105 mm dan RM70 Grad Vampire. Sedangkan dari unsur pasukan TNI AL mengerahkan unsur Marinir, Taifib, Kopaska dan Penyelam.
Di sisi lain dukungan yang dikerahkan Amerika untuk operasi amfibi ini meliputi USS Makin Island (LHD-8) yang dilengkapi dengan Marine Expeditionary Unit (MEU) ke-13 dan Amphibious Transport Dock USS Anchorage serta personel US Navy dan US Marine Corps (USMC).
Latma CARAT yang melibatkan personel militer dari Amerika Serikat ini, merupakan forum kerja sama militer antar Indonesia dan Amerika Serikat (military to military) yang dilaksanakan tiap tahun sekali.
Pada Latma CARAT 2022 penyelenggaraannya dilaksanakan di Surabaya, Perairan Utara Jawa dan Pantai Banongan Situbondo dengan materi latihan menitik beratkan pada interoperability dalam melaksanakan amphibious operations, enhancing combatant warfare capability dan maritime security cooperations.
TINGKATKAN KERJASAMA
Para personel akan mengikuti latihan komunikasi (Comex), latihan manuver taktis (Manex), pengambilan foto saat formasi kapal di laut (Photoex), latihan penembakan meriam kapal (GUNEX/NGS) dan latihan operasi amfibi/latihan pendaratan pasukan ke darat (Amphibiex).
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan hubungan kerja sama antara Indonesia dengan Amerika Serikat melalui penyelenggaraan Latma CARAT. Latihan bersama ini memiliki manfaat dan tujuan sangat penting guna mendukung tugas kedepannya. Sehingga kehadiran dan peran TNI AL di wilayah kawasan Asia Tenggara menghasilkan interoperabilitas dan kerja sama dengan US Navy dalam mewujudkan keamanan maritim di wilayah kawasan kedua negara.
Keterlibatan personel TNI AL dalam Latma ini, di samping untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) TNI AL yang unggul dan profesional sesuai program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono. Selain itu juga sangat penting dilaksanakan oleh setiap Prajurit TNI AL sebagai wujud implementasi Prioritas Kasal dalam menghadapi segala ancaman dengan membangun sistem pembinaan kekuatan, melalui kesiapan operasi yang bersinergi dan mempunyai interoperabilitas tinggi. (Riz/ Oryza)











